Polisi Tangkap Sejumlah Pelaku Pengerusakan Kantor Bupati Keerom

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 02 Oktober 2020
Polisi Tangkap Sejumlah Pelaku Pengerusakan Kantor Bupati Keerom

Lokasi pembakaran kantor di Kompleks Kantor Bupati Keerom, Arso Kota, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (1/10/2020). (ANTARA /HO-Humas Polda Papua)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kerusuhan terjadi di Kabupaten Keerom terjadi karena buntut aksi protes massa yang menolak hasil pengumuman hasil pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2018.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan, petugas terpaksa membubarkan massa aksi, karena upaya negosiasi tidak berjalan. Lalu massa melakukan penutupan salah satu akses jalan Trans Papua di Kabupaten Keerom, setelah insiden pengerusakan Kantor Bupati Keerom pada Kamis (1/10).

"Mereka sejak tadi malam pasca pengerusakan dan pembakaran kantor langsung palang jalan. Situasi tidak memungkinkan karena gelap, lanjut tadi pagi lakukan negosiasi namun massa menolaknya," ujar Ahmad saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (2/10).

Baca Juga

Buntut Sebutan Bencong, Mabes Polri Evaluasi Kapolres Blitar

Kamal menyampaikan, petugas terpaksa melakukan tindakan preventif pagi tadi untuk membubarkan dan membuka akses jalan yanh di tutup oleh massa yang menolak hasil CPNS.

"Massa tetap juga menolak bahkan melempari petugas. Makanya dibubarkan paksa," katanya.

Akibat insiden ini, Kamal menyampaikan terdapat empat orang yang diamankan, satu orang diamankan akibat peblokiran jalan dan tiga orang diamankan akibat tindakan pengerusakan Kantor Bupati Keerom, Papua

"Empat yang diamankan tiga sudah di tetapkan pelaku pengerusakan dan satu orang pemalangan (pemblokiran jalan)," jelasnya.

Kemudian, Kamal menjelaskan polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terksit aksi pengerusakan dan pemblokiran jalan. Sementara, untuk kondisi di lokasi saat ini sudah berangsur kondusif dan massa telah membubarkan diri dari lokasi kejadian.

Sekedar informasi, peristiwa ini terjadi pada Kamis (1/10) sekitar pukul 16.16 WIT, telah terjadi aksi pengerusakan dan pembakaran Kantor Bupati Keerom yang dilakukan oleh massa yang tidak terima hasil pengumuman CPNS Formasi 2018 di Kabupaten Keerom.

Kamal menjelaskan kronologis kejadian bermula sekitar pukul 16.16 Wit sekitar 250 massa yang tidak terima dengan hasil pengumuman CPNS melakukan pengerusakan di sekitar wilayah Kantor Bupati Keerom.

Massa melempari kaca bangunan Kantor Bupati dengan batu, sehingga anggota gabungan BKO Brimob Polda Papua bersama anggota Polres Keerom mengeluarkan tembakan peringatan ke udara serta menembakan gas air mata.

Serta melakukan penyemprotan dengan menggunakan mobil Water Canon Polres Keerom untuk memukul mundur dan melerai massa yang melakukan pengerusakan Kantor Bupati.

Selain melakukan pengerusakan, Kamal menyampaikan sekitar pukul 16.45 Wir massa juga melakukan aksi pembakaran yang menyebabkan seluruh bangunan Kantor Disnaker, Kantor PMK, Kabupaten Keerom hangus terbakar.

"Gabungan anggota BKO Brimob Kotaraja bersama personil Polres Keerom kembali mengeluarkan tembakan peringatan ke udara serta mengeluarkan tembakan gas air mata untuk melerai masa yang melakukan aksi pembakaran, sehingga massa dapat dikendali dan mundur," tutur Kamal.

Baca Juga

Bank Milik Daerah Rawan Dipakai Buat Danai Petahana di Pilkada

Atas kejadian tersebut, massa juga semoat melakukan pemblokiran di Jalan Trans Papua yang sempat di tutup oleh massa.

"Kasus perusakan dan pembakaran ini dilakukan pasca pengumuman hasil CPNS Formasi 2018 Kabupaten Keerom. Kami meminta warga lainnya untuk dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dengan adanya kejadian yang terjadi saat ini," tutup Kamal. (Knu)

#Kerusuhan Massa #Papua
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,5 yang mengguncang kawasan Maluku Tengah, Maluku, pagi tadi getarannya terasa hingga Papua.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Indonesia
Hakim Tolak Penangguhan Penahanan Delpedro Marhaen dkk, Sidang Kasus Dugaan Penghasutan Tetap Lanjut
Majelis Hakim menolak penangguhan penahanan Delpedro Marhaen dkk. Sidang kasus dugaan penghasutan pun resmi dilanjutkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
Hakim Tolak Penangguhan Penahanan Delpedro Marhaen dkk, Sidang Kasus Dugaan Penghasutan Tetap Lanjut
Indonesia
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Aparat gabungan Polres Yahukimo dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 meningkatkan langkah pengamanan dengan melaksanakan olah TKP lanjutan, patroli gabungan, serta razia di sejumlah titik
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Indonesia
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Lalu Hadrian menegaskan bahwa hambatan pendidikan di Papua memang nyata adanya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Indonesia
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Presiden RI, Prabowo Subianto, mendorong pengembangan tanaman berbasis komoditas di Papua.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Indonesia
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Kebutuhan anggaran yang dialokasikan BGN untuk menambah hingga 2.500 SPPG yang menyasar 750 ribu penerima manfaat, diperkirakan mencapai Rp 25 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Indonesia
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Dana otsus, harus dipergunakan untuk program-program pembangunan prioritas di daerah, yang ditujukan langsung untuk kepentingan rakyat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Indonesia
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengingatkan kepala daerah di Papua tidak menggunakan dana otsus untuk jalan-jalan.
Soffi Amira - Selasa, 16 Desember 2025
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Indonesia
Belajar dari Bencana, Prabowo Dorong Pembangunan Lumbung Pangan di Papua
Presiden RI, Prabowo Subianto, mendorong pembangunan lumbung pangan di Papua. Hal itu menjadi pelajaran dari berbagai bencana alam yang melanda Indonesia.
Soffi Amira - Selasa, 16 Desember 2025
Belajar dari Bencana, Prabowo Dorong Pembangunan Lumbung Pangan di Papua
Indonesia
Prabowo Targetkan 2.500 SPPG di Papua Beroperasi Penuh pada 17 Agustus 2026
Presiden RI, Prabowo Subianto, menargetkan 2.500 SPPG di Papua bisa beroperasi penuh pada 17 Agustus 2026.
Soffi Amira - Selasa, 16 Desember 2025
Prabowo Targetkan 2.500 SPPG di Papua Beroperasi Penuh pada 17 Agustus 2026
Bagikan