Polisi Sita Dua Truk Berisi 3,7 Juta Pil Zenith

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 07 Desember 2017
Polisi Sita Dua Truk Berisi 3,7 Juta Pil Zenith

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menyita dua truk bermuatan 3,7 juta pil carnophen atau zenith yang diangkut dari Semarang dan tiba di Pelabuhan Sampit pada Rabu (6/12) malam.

"Kami masih mendalami kasus ini. Tujuan truk ini adalah Sampit dan Palangka Raya, tapi kami telusuri ternyata alamatnya tidak jelas. Makanya akan kami dalami lagi. Mereka menggunakan ekspedisi perseorangan," kata Kapolres Kota Waringin Timur AKBP Muchtar Supiandi Siregar di Sampit, Kamis (7/12), dilansir Antara.

Dua truk itu menumpang KM Kirana I tiba di Pelabuhan Sampit sekitar pukul 19.30 WIB. Dalam keterangan, isi truk itu bermuatan karpet dan jenis konveksi.

Polisi yang mendapat informasi pengiriman obat terlarang itu sudah berjaga di pelabuhan. Setelah digeledah, ternyata dua truk itu berisi 3.740.000 butir pil zenith yang dimuat dalam puluhan dus.

Dump truk bernomor polisi KH 8762 AR disopiri pria berinisial BA, warga Jalan Rindang Benua RT 05/03 Pahandut, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya. Dump truk ini bermuatan 34 dus besar berisi 68 buah dus kecil dan 16 dus kecil obat jenis carnophen dengan isi 1 dus kecil berisi 200 kotak.

Truk bernomor polisi N 9076 UV disopiri pria bernisial KA warga Dusun Sawiran RT 04/06, Desa Dawuhan, Sengon, Kabupaten Plurwodadi Jawa Tengah. Truk ini bermuatan 47 dus kecil dan 28 dus besar berisi 103 dus kecil.

Ini merupakan tangkapan terbesar di Kalimantan Tengah. Jika dikalikan harga normal per butir Rp 4.000 maka total nilai obat terlarang yang disita kali ini mencapai Rp 14.960.000.000. (Rp 15 miliar)

"Kami akan telusuri asal usul barang ini. Kami masih mengumpulkan informasi untuk mengungkap kasus ini," tegas Muchtar.

Sementara itu, Manajer PT Dharma Lautan Utama Cabang Sampit Hendrik Sugiharto mengatakan, pihaknya sama sekali tidak tahu terkait truk yang ternyata berisi 3,7 juta butir pil zenith. Pihaknya juga baru mengetahui kejadian itu ketika polisi datang ke pelabuhan dan membongkar temuan itu.

"Saya tidak tahu menahu masalah itu. Saya juga baru tahu tadi malam pas ada tim gabungan. Bahkan sasarannya apa, saya juga tidak tahu. Info ada tim gabungan pun kami selaku operator juga tidak ditembusi terkait hal itu," kata Hendrik.

Hendrik mengaku mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan polisi. Menurutnya, pengawasan sangat penting untuk mendeteksi pelanggaran hukum. Bahkan menurutnya, seharusnya ini justru sudah bisa dideteksi sebelum truk sempat bertolak menuju Sampit.

Selama ini truk dari Semarang umumnya berisi sembako dan paket barang lainnya. Pihaknya selaku operator hanya mengetahui dari laporan dokumen pengiriman dan informasi sopir sehingga tidak tahu persis apa isi sebenarnya. (*)

#Obat Terlarang #Kalimantan Timur
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Pakai Narkoba Sabu, Anggota Brimob Polda Kaltim Dipecat Kesatuannya
Bripka Dedy Wiratama yang bertugas sebagai Bintara Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim terbukti melanggar Kode Etik Profesi Polri berupa penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Pakai Narkoba Sabu, Anggota Brimob Polda Kaltim Dipecat Kesatuannya
Indonesia
PHK Massal Ancam Pekerja Tambang di Kaltim, Pemprov Dorong Pemangkasan Jam Lembur
Potensi pekerja tambang yang terdampak kebijakan efisiensi atau PHK bisa mencapai 1.500 orang.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
PHK Massal Ancam Pekerja Tambang di Kaltim, Pemprov Dorong Pemangkasan Jam Lembur
Indonesia
Cuci Duit Bandar Narkoba Kaltim, Perwira Menengah Polisi Ditangkap Bareskrim
Penyidik membawa Deky ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, untuk pemeriksaan lebih lanjut
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Cuci Duit Bandar Narkoba Kaltim, Perwira Menengah Polisi Ditangkap Bareskrim
Indonesia
Bareskrim Polri Bongkar Kampung Narkoba di Samarinda, Kaltim, Sempat Nyaru Jadi Pembeli
Dalam operasi gabungan tersebut, polisi menangkap 13 tersangka yang memiliki peran berbeda.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Bareskrim Polri Bongkar Kampung Narkoba di Samarinda, Kaltim, Sempat Nyaru Jadi Pembeli
Indonesia
Polisi Bongkar Peredaran 'Pil Koplo' di Karanganyar, 1 Orang Berhasil Diamankan
Polres Karanganyar membongkar peredaran obat keras di Mojogedang, Rabu (13/5). Satu orang diduga bandar berhasil ditangkap.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Polisi Bongkar Peredaran 'Pil Koplo' di Karanganyar, 1 Orang Berhasil Diamankan
Indonesia
BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Toko kosmetik di Ciracas, Jakarta Timur, kedapatan menjual obat terlarang. BBPOM pun langsung turun tangan ke lokasi.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
  BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Indonesia
BGN Evaluasi MBG di Kaltim, 38 SPPG Belum Punya IPAL
BGN mengevaluasi program MBG di Kalimantan Timur. Sebanyak 38 SPPG diketahui belum memiliki IPAL.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
BGN Evaluasi MBG di Kaltim, 38 SPPG Belum Punya IPAL
Indonesia
Gas Bumi Jumbo Ditemukan di Blok Ganal Kaltim, Potensinya Sampai 5 Triliun Kaki Kubik
Temuan ini memiliki potensi sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas bumi serta 300 juta barel kondensat.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Gas Bumi Jumbo Ditemukan di Blok Ganal Kaltim, Potensinya Sampai 5 Triliun Kaki Kubik
Indonesia
Polisi Bongkar Pabrik ‘Pil Jin’ di Semarang, Obat Berbahaya Picu Detak Jantung
Polisi membongkar pabrik pil Zenith di Semarang dan menyita 120 ribu butir serta 1,8 ton bahan baku. Tiga tersangka diamankan dalam operasi ini.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Polisi Bongkar Pabrik ‘Pil Jin’ di Semarang, Obat Berbahaya Picu Detak Jantung
Indonesia
Video Toko Penjual Tramadol Dihujani Mercon Viral di Medsos, Polisi Diminta Usut Pemilik dan Pemasoknya
Menurutnya, pembiaran terhadap peredaran obat ini akan berdampak buruk pada kesehatan serta stabilitas ekonomi masyarakat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 10 Maret 2026
Video Toko Penjual Tramadol Dihujani Mercon Viral di Medsos, Polisi Diminta Usut Pemilik dan Pemasoknya
Bagikan