Bareskrim Polri Bongkar Kampung Narkoba di Samarinda, Kaltim, Sempat Nyaru Jadi Pembeli

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Bareskrim Polri Bongkar Kampung Narkoba di Samarinda, Kaltim, Sempat Nyaru Jadi Pembeli

Barang Bukti Narkoba jenis Shabu/ dok Bareskrim Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DIREKTORAT Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar praktik peredaran narkotika yang diduga telah berlangsung selama empat tahun di kawasan Gang Langgar, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Dalam operasi gabungan tersebut, polisi menangkap 13 tersangka yang memiliki peran berbeda mulai dari bandar, kurir, penjual, hingga pengawas atau sniper kampung narkoba.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Eko Hadi Santoso mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan panjang sejak Maret 2026 setelah pihaknya menerima laporan masyarakat terkait dengan maraknya peredaran narkoba secara terbuka dan terorganisasi di wilayah Samarinda.

“Berdasarkan fakta yang diperoleh dari hasil penyelidikan, penindakan di lapangan, serta keterangan awal para tersangka yang ditangkap, diketahui bahwa peredaran narkoba di Kampung Narkoba Gang Langgar tersebut beredar secara terstruktur dan terorganisasi” kata Brigjen Eko Hadi Santoso dalam laporan resminya, Senin (18/5).

Baca juga:

Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara Ditangkap Polda Kaltim atas Dugaan Kasus Narkotika

Operasi penindakan dilakukan oleh tim gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC (Narcotic Investigation Center) yang dipimpin Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury. Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan adanya sistem pengawasan berlapis di kawasan tersebut. Para pengawas atau sniper berjaga di sejumlah titik gang sambil membawa handy talky untuk memantau keluar masuk pembeli narkoba.

Petugas juga melakukan undercover buy atau penyamaran sebagai pembeli narkoba. Hasilnya, tim mendapati transaksi sabu berlangsung secara terang-terangan. Dalam sehari, lapak narkoba di Gang Langgar disebut mampu menjual sekitar 1.000 hingga 1.200 klip sabu dengan harga Rp 150 ribu per paket kecil. “Loket penjualan narkoba di Gang Langgar sudah beroperasi selama empat tahun. Penjualan narkoba per hari mencapai 1.000 sampai 1.200 klip kecil,” ujar Brigjen Eko Hadi.

Pada 14 Mei 2026, tim lebih dulu menangkap dua pembeli narkoba di Hotel Manau, Samarinda. Dari tangan tersangka Hariyanto ditemukan 22 paket kecil sabu yang dibeli dari Gang Langgar. Penangkapan tersebut kemudian dikembangkan hingga aparat bergerak melakukan operasi besar keesokan harinya.

Dalam penggerebekan di Gang Langgar pada 15 Mei 2026, polisi menangkap sejumlah tersangka yang berperan sebagai sniper, penjual sabu, hingga pengendali lapak narkoba. Salah seorang tersangka yang ditangkap ialah Firnandes alias Nando yang disebut sebagai bandar narkoba sekaligus anak dari pemilik lapak berinisial H Endi yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Petugas turut menyita puluhan paket sabu, handy talky, alat isap sabu, uang tunai, telepon genggam, hingga perangkat komputer yang diduga digunakan untuk pendataan transaksi narkoba. Selain itu, aparat juga menemukan kamera pengawas serta puluhan amplop yang diduga dipakai untuk distribusi sabu di kawasan tersebut.

Tidak berhenti di Samarinda, pengembangan kasus berlanjut ke Balikpapan. Pada 16 Mei 2026, tim gabungan menangkap seorang kurir bernama Hadi Saputra di kawasan Balikpapan Utara. Dari dalam mobil Honda Jazz merah yang digunakan tersangka, polisi menemukan 15 kilogram sabu dan 315 cartridge vape yang diduga mengandung THC atau etomidate.

Menurut Brigjen Eko Hadi, tersangka Hadi Saputra mengaku sudah sekitar 10 kali melakukan pengiriman narkotika di wilayah Kalimantan Timur dengan upah Rp 15 juta setiap pengiriman.

Polisi menduga barang haram tersebut akan diedarkan di sejumlah wilayah di Kalimantan Timur. “Konversi jiwa yang berhasil diselamatkan dari pengungkapan 15 kilogram sabu dan 315 cartridge vape mengandung etomidate/THC ini mencapai 75.630 jiwa,” ungkap Brigjen Eko Hadi.

Dalam laporan tersebut, Bareskrim juga mengungkap estimasi nilai ekonomi dari peredaran narkoba di Gang Langgar selama empat tahun mencapai sekitar Rp 630,7 miliar. Polisi memperkirakan sebanyak 350,4 kilogram sabu telah beredar dari lokasi tersebut dengan jumlah pengguna mencapai lebih dari 1,7 juta jiwa.

Saat ini seluruh tersangka dan barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu sejumlah DPO, termasuk H Endi selaku pemilik lapak narkoba dan H Andi Sudi yang diduga sebagai pemasok utama sabu ke Gang Langgar.(knu)

Baca juga:

Bukannya Kapok, Mantan Napi Narkoba LP Tegal kembali Ditangkap karena Tampung Uang Bandar Miliaran Rupiah

#Narkoba #Kasus Narkoba #Kalimantan Timur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 Polisi Hilang Saat Bentrok Penggerebekan Narkoba Kalteng, Diduga Hanyut di Sungai Katingan
Dua anggota Polres Katingan hilang saat operasi penggerebekan narkoba di Desa Tumbang Kalemei. Diduga hanyut di Sungai Katingan, tim gabungan Ditpolairud, Brimob, dan Basarnas masih melakukan pencarian intensif.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
2 Polisi Hilang Saat Bentrok Penggerebekan Narkoba Kalteng, Diduga Hanyut di Sungai Katingan
Indonesia
Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta kepada Aipda Yudhi yang Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada Aipda Yudhi yang gugur saat operasi penggerebekan narkoba di Katingan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta kepada Aipda Yudhi yang Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba
Indonesia
BNN Bongkar 3,37 Ton Ganja Asal Thailand, Legislator Gerindra Minta Penguatan Pencegahan hingga Rehabilitasi
Bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman kejahatan narkotika transnasional.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
BNN Bongkar 3,37 Ton Ganja Asal Thailand, Legislator Gerindra Minta Penguatan Pencegahan hingga Rehabilitasi
Indonesia
Bentrok Penggerebekan Narkoba di Kalteng: Aipda Yudhi Gugur, 2 Polisi Hilang, 1 Warga Tewas Ditembak
Operasi penggerebekan bandar narkoba di Katingan ricuh. Seorang polisi gugur, dua hilang, dan satu keluarga pelaku tewas. Polisi kerahkan 50 personel tambahan untuk pengamanan.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Bentrok Penggerebekan Narkoba di Kalteng: Aipda Yudhi Gugur, 2 Polisi Hilang, 1 Warga Tewas Ditembak
Indonesia
Polri Bongkar Kasus Narkoba Senilai Rp 10,4 Triliun, Kapolri Listyo: Selamatkan 89 Juta Jiwa
Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengatakan, bahwa pihaknya sudah membongkar kasus narkoba senilai Rp 10,4 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Polri Bongkar Kasus Narkoba Senilai Rp 10,4 Triliun, Kapolri Listyo: Selamatkan 89 Juta Jiwa
Indonesia
Polresta Surakarta Sita 3,5 Kilogram Sabu, Pelaku Dapat Upah Rp 17 Juta
Pelaku mengatakan menjalankan aksinya demi memperoleh imbalan uang dari jaringan yang mengendalikannya.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
Polresta Surakarta Sita 3,5 Kilogram Sabu, Pelaku Dapat Upah Rp 17 Juta
Indonesia
Penyelundupan Sabu 325 Kilogram Jaringan Thailand-Aceh Terbongkar, Manfaatkan Jalur Laut
Narkotika diserahkan dengan cara sheep to sheep dan ciri-ciri kapal tersebut kapal besi besar berwarna cokelat tanpa bendera.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Penyelundupan Sabu 325 Kilogram Jaringan Thailand-Aceh Terbongkar, Manfaatkan Jalur Laut
Indonesia
12 Paket Sabu Tumis Cumi Gagal Tembus Pemeriksaan Lapas Narkotika Cipinang
Petugas Lapas Narkotika Jakarta menggagalkan penyelundupan 12 paket sabu yang disembunyikan dalam oseng cumi.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
12 Paket Sabu Tumis Cumi Gagal Tembus Pemeriksaan Lapas Narkotika Cipinang
Indonesia
WNA Prancis Tuduh Kapolda NTB Beking Bisnis Narkoba, Pengadilan Buka Opsi Mediasi
Pengadilan Negeri Mataram membuka opsi mediasi dalam kasus WNA Prancis Ludovic Roche yang didakwa mencemarkan nama baik Kapolda NTB lewat unggahan video di media sosial.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
WNA Prancis Tuduh Kapolda NTB Beking Bisnis Narkoba, Pengadilan Buka Opsi Mediasi
Indonesia
Sugiono 20 Kali Lolos Jadi Kurir Ganja Pakai Modus Kamuflase Mi Instans
Seorang kurir bernama Sugiono ditangkap bersama barang bukti seberat 5,29 kilogram ganja.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Sugiono 20 Kali Lolos Jadi Kurir Ganja Pakai Modus Kamuflase Mi Instans
Bagikan