Polisi Selidiki Unsur Pidana dalam Situs IndoXXI

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 24 Desember 2019
Polisi Selidiki Unsur Pidana dalam Situs IndoXXI

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra (kiri). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polri menilai tepat pemblokiran web streaming bajakan ilegal IndoXXI (Lite) yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Kabagpenum Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra mengatakan, situs bajakan tersebut sangat merugikan dunia usaha dan insan perfilman.

Baca Juga:

Gara-Gara Diretas Tulisan 'RIP KPK', Situs Kemendagri Belum Bisa Diakses

Asep menuturkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Kominfo guna memastikan pelanggaran hukum yang dilakukan IndoXXI.

"Pada prinsipnya tentu berdasarkan informasi masyarakat baik juga pemetaan kita. Di mana ada pelanggaran HAKI di situ karena mempublikasikan yang menjadi hak orang lain ditayangkan secara ilegal oleh orang yang tidak punya kompetensi," jelas Asep kepada wartawan, Senin (23/12).

IndoXXI diblokir pemerintah. (Foto: MP/net)
IndoXXI diblokir pemerintah karena dinilai merugikan dunia usaha. (Foto: MP/net)

Asep menambahkan, pihaknya akan menunggu perkembangan usai Kominfo memblokir situs tersebut.

"Saya kira ini adalah website yang merugikan dan tentu kita akan tunggu perkembangannya apa yang dilakukan Kominfo dan jajarannya," tegas Asep.

Asep menyebut, penyelidikan situs-situs akan dilakukan guna menelusuri adakah pelanggaran hak cipta dan intelektual dalam situs-situs film bajakan.

“Kita akan koordinasi lebih lanjut apakah di situ ada sebuah indikasi pelanggaran hukum terutama penegakan hukum terkait dengan hak atas kekayaan intelektual, maka kita akan bekerja lebih lanjut yang bersama-sama Kominfo,” ujarnya.

Penelusuran situs-situs itu, kata Asep, berasal dari aduan masyarakat dan pemegang hak siar film original.

“Kan aduan masyarakat baik juga pemegang hak cipta, ini menjadi sebuah peluang terbesar di mana ada pelanggaran HAKI di situ karena mempublikasikan yang menjadi hak orang lain, tayangkan ya secara ilegal oleh orang-orang yang tidak punya kompetensi atau tidak punya kewenangan adalah sebuah website yang merugikan,” jelasnya.

Baca Juga:

Website PN Jakarta Pusat Dibajak, Muncul Gambar Lutfi Alfiandi

Direktur Jenderal Aptika Kominfo Semuel Pangerapan menyampaikan bahwa pihaknya telah menghapus lebih dari 1.000 laman terkait pembajakan, salah satunya seperti yang dilakukan oleh IndoXXI.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra (kiri). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra (kiri). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Berdasarkan survei dari YouGov untuk Coalition Against Piracy (CAP) atau koalisi melawan pembajakan, pemblokiran tersebut telah dilakukan Kominfo dalam waktu enam bulan terkahir atau sekitar Juli 2019.

Dalam survei itu dijelaskan bahwa hampir 63 persen (dari 1.045 sampel) konsumen online di Indonesia memiliki perilaku menonton konten online dengan cara mengakses situs web streaming bajakan atau situs torrent demi tidak membayar biaya langganan.

Sementara itu, IndoXXI merupakan aplikasi paling populer dan digunakan oleh 35 persen perangkat streaming gelap (ISD).

Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh CAP, IndoXXI populer bagi kalangan pengguna yang berusia di rentang 18-24 tahun, yakni sebanyak 44 persen. (Knu)

Baca Juga:

Kritik Pemprov DKI, PSI Tuntut Transparansi APBD Diunggah di Situs Resmi

#Situs Online #Situs Radikal #Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Faktor Usia Mulai Terasa, Robert Pattinson Curhat Tantangan Fisik Syuting 'The Batman Part II'
Robert Pattinson mulai merasakan dampak usia saat melakoni adegan perkelahian di The Batman Part II. Simak pengakuan lengkapnya mengenai proses syuting!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Faktor Usia Mulai Terasa, Robert Pattinson Curhat Tantangan Fisik Syuting 'The Batman Part II'
ShowBiz
Transformers Rayakan 40 Tahun, Film Animasi 1986 Kembali Lewat 'Optimus Prime: Awakening'
Film lawas The Transformers: The Movie kembali ke bioskop. Ada kejutan film pendek Optimus Prime: Awakening.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Transformers Rayakan 40 Tahun, Film Animasi 1986 Kembali Lewat 'Optimus Prime: Awakening'
ShowBiz
Noah Jupe Dipastikan Gabung 'Avengers: Secret Wars', Karakternya Masih Dirahasiakan
Noah Jupe dipastikan gabung Avengers: Secret Wars. Namun, karakternya masih dirahasiakan.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
Noah Jupe Dipastikan Gabung 'Avengers: Secret Wars', Karakternya Masih Dirahasiakan
ShowBiz
Amy Madigan Gabung Film 'The Comebacker', Film Bisbol Terbaru Tom Hanks
Amy Madigan bergabung dalam film 'The Comebacker' bersama Tom Hanks dan Callum Turner. Film Sony Pictures ini diadaptasi dari cerita Dave Eggers.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Amy Madigan Gabung Film 'The Comebacker', Film Bisbol Terbaru Tom Hanks
ShowBiz
Jajaran Pemain Film 'Copperhead' Makin Gila, Jason Momoa hingga Kiefer Sutherland Ikut Bergabung
Jason Momoa, Tenoch Huerta, Adria Arjona, dan Kiefer Sutherland resmi bergabung dalam film thriller Copperhead garapan Miles Teller.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jajaran Pemain Film 'Copperhead' Makin Gila, Jason Momoa hingga Kiefer Sutherland Ikut Bergabung
ShowBiz
Netflix Umumkan 'Arrivals: A New Manifest Mystery', Kembali dengan Cerita Baru
Netflix mengumumkan Arrivals: A New Manifest Mystery segera kembali. Serial ini akan hadir dengan kisah baru.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Netflix Umumkan 'Arrivals: A New Manifest Mystery', Kembali dengan Cerita Baru
ShowBiz
Ariana Grande Kembali ke Layar Lebar lewat Film 'Focker in Law', Tayang 25 November 2026
Ariana Grande kembali ke layar lebar lewat 'Focker in Law', film terbaru waralaba Meet the Parents yang tayang di bioskop 25 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Ariana Grande Kembali ke Layar Lebar lewat Film 'Focker in Law', Tayang 25 November 2026
ShowBiz
Disney dan Pokemon Gandeng Aardman Garap Serial Stop-Motion 'The Misadventures of Sirfetch'd & Pichu'
Serial ini akan membawa gaya visual khas Aardman ke dalam dunia Pokemon yang sudah dikenal penggemar di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Disney dan Pokemon Gandeng Aardman Garap Serial Stop-Motion 'The Misadventures of Sirfetch'd & Pichu'
ShowBiz
Rachel Amanda Bintangi Film Horor 'Hasut', Kisah Healing yang Berujung Bencana
Rachel Amanda membintangi film horor psikologis Hasut yang tayang 8 Oktober 2026. Film ini mengisahkan empat sahabat menjalani ritual penyembuhan di hutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Rachel Amanda Bintangi Film Horor 'Hasut', Kisah Healing yang Berujung Bencana
ShowBiz
'Autopsy: Dead Body Can Talk', Kisah Dokter Forensik Ungkap Kematian Tak Wajar
Film forensic psychological thriller 'Autopsy: Dead Body Can Talk' mengisahkan dokter forensik dr. Sumi Hastri dalam mengungkap kematian tak wajar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
'Autopsy: Dead Body Can Talk', Kisah Dokter Forensik Ungkap Kematian Tak Wajar
Bagikan