Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

3 Alasan Film 'Obsession' Tidak Tayang di Bioskop Tanah Air

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
3 Alasan Film 'Obsession' Tidak Tayang di Bioskop Tanah Air

Film horor romantis Obsession sukses mencuri perhatian penonton di berbagai negara (imdb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Film horor romantis Obsession sukses mencuri perhatian penonton di berbagai negara dan menjadi salah satu kejutan terbesar di box office tahun ini. Namun, di tengah popularitasnya yang terus meningkat, film tersebut justru tidak masuk dalam daftar tayang bioskop Indonesia.

Obsession mengisahkan Bear, seorang pemuda pendiam yang bekerja di toko alat musik bekas dan diam-diam menaruh perasaan pada rekan kerjanya, Nikki. Selama bertahun-tahun ia tak pernah berani mengungkapkan isi hatinya.

Suatu hari, hidup Bear berubah setelah mengalami kehilangan besar yang membuatnya terpuruk. Dalam kondisi rapuh, ia menemukan sebuah jimat misterius bernama One Wish Willow yang konon mampu mengabulkan satu permintaan.

Baca juga:

Film 'Love Barista' Tayang 5 Juni 2026, Simak Sinopsis hingga Daftar Pemainnya

Didorong rasa putus asa, Bear berharap Nikki mencintainya lebih dari siapa pun. Awalnya keinginannya tampak menjadi kenyataan. Nikki mendadak sangat perhatian dan ingin selalu berada di dekatnya.

Namun, kebahagiaan itu perlahan berubah menjadi mimpi buruk. Perasaan cinta Nikki berkembang menjadi obsesi yang mengerikan. Sikapnya semakin tidak terkendali dan membuat Bear menyadari bahwa ada harga mahal yang harus dibayar karena mencoba mengendalikan hati orang lain.

Film yang dibintangi Michael Johnston, Inde Navarrette, Cooper Tomlinson, Megan Lawless, dan Andy Richter ini memadukan unsur romansa, thriller psikologis, dan horor supranatural dalam satu cerita yang menegangkan.

Proyek ini dikerjakan oleh sutradara Curry Barker. Sosok yang sama di balik sejumlah film seperti Milk and Serial, Chair, Warnings hingga Anytging but Ghost. Namun Obsession jadi film yang gemilang secara komersialisasi dan ranting.

Secara rating, Obsession mendapatkan sambutan positif dari kritikus. Di situs agregator ulasan film Rotten Tomatoes, “Obsession” memperoleh skor fantastis antara 94 persen hingga 96 persen dan menyandang status Certified Fresh.

Alasan Obsession tidak tayang di Indonesia

1. Diproduksi sebagai film independen berbiaya rendah

Obsession merupakan film independen dengan anggaran produksi yang relatif kecil. Pada awal pengembangannya, film ini tidak didukung oleh studio Hollywood besar yang memiliki jaringan distribusi internasional luas.

Kondisi tersebut membuat peluang film untuk masuk ke pasar bioskop internasional, termasuk Indonesia, menjadi lebih terbatas dibandingkan film-film produksi studio besar.

2. Tidak memiliki distributor besar di Indonesia

Keberhasilan sebuah film tayang di Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kualitas cerita, tetapi juga dukungan distributor lokal. Hingga saat ini, belum ada distributor besar yang diketahui mengambil hak edar Obsession untuk pasar Indonesia.

Tanpa dukungan distribusi yang kuat, film independen sering kali kesulitan mendapatkan slot penayangan di jaringan bioskop nasional.

Baca juga:

Sinopsis 'Backrooms', Film Horor A24 yang Siap Teror Bioskop Indonesia Juni 2026

3. Pertimbangan bisnis jaringan bioskop

Pengelola bioskop biasanya mempertimbangkan potensi keuntungan sebelum memutuskan menayangkan sebuah film. Faktor seperti popularitas aktor, kekuatan promosi, hingga nama studio menjadi bahan pertimbangan utama.

Karena Obsession tidak dibintangi superstar Hollywood dan lahir dari produksi independen, distributor lokal kemungkinan menilai risiko finansialnya cukup tinggi untuk diputar secara luas di Indonesia.

Meski demikian, kesuksesan film ini membuktikan bahwa karya beranggaran kecil tetap mampu menarik perhatian publik melalui cerita yang unik dan konsep horor psikologis yang berbeda dari kebanyakan film mainstream. (Tka)

#Horor #Film Horor #Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
'Fortnite' Hadirkan Karakter Odysseus, Terinspirasi Matt Damon dari Film 'The Odyssey' Christopher Nolan
Fortnite menghadirkan karakter Odysseus yang terinspirasi Matt Damon dari film The Odyssey karya Christopher Nolan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
'Fortnite' Hadirkan Karakter Odysseus, Terinspirasi Matt Damon dari Film 'The Odyssey' Christopher Nolan
ShowBiz
'Superman' dan 'The Boys' Pimpin Nominasi Critics Choice Super Awards
'Superman' menjadi film dengan nominasi terbanyak, termasuk kategori Film Superhero Terbaik.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
'Superman' dan 'The Boys' Pimpin Nominasi Critics Choice Super Awards
ShowBiz
'The Batman Part II' Rilis Teaser Perdana, Robert Pattinson Kembali Jadi Ksatria Kegelapan Februari 2028
Warner Bros merilis teaser perdana The Batman Part II dan mengumumkan jadwal tayang 18 Februari 2028. Robert Pattinson kembali sebagai Bruce Wayne.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
'The Batman Part II' Rilis Teaser Perdana, Robert Pattinson Kembali Jadi Ksatria Kegelapan Februari 2028
ShowBiz
Paramount Siapkan Film Animasi Horor-Komedi 'Freddy the 13th', Tayang pada 2028
'Freddy the 13th' menggabungkan unsur ketakutan dengan komedi keluarga.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Paramount Siapkan Film Animasi Horor-Komedi 'Freddy the 13th', Tayang pada 2028
ShowBiz
Serial Prekuel 'Friday the 13th', 'Crystal Lake', Tayang Oktober 2026, Ungkap Asal-usul Pamela Voorhees
Serial ini akan mengungkap kisah sebelum tragedi berdarah yang terjadi dalam film 'Friday the 13th' (1980).
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Serial Prekuel 'Friday the 13th', 'Crystal Lake', Tayang Oktober 2026, Ungkap Asal-usul Pamela Voorhees
ShowBiz
Dari Ritual Nyepi hingga Kuil Terkutuk, 3 Film Horor Korea Ini Siap Bikin Merinding
Mulai dari Salmokji: Whispering Water, Taboo: The Silent Day (Nyepi), hingga The Shrine, berikut rekomendasi film horor Korea Selatan terbaru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Dari Ritual Nyepi hingga Kuil Terkutuk, 3 Film Horor Korea Ini Siap Bikin Merinding
ShowBiz
Film 'Para Perasuk' Jadi Pembuka Asian American International Film Festival 2026 di New York
Film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja terpilih sebagai Official Selection sekaligus Opening Night Film di Asian American International Film Festival (AAIFF) 2026 di New York.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Film 'Para Perasuk' Jadi Pembuka Asian American International Film Festival 2026 di New York
ShowBiz
'Danur: The Last Chapter' Jadi Film Indonesia Terlaris 2026, Tembus 3,6 Juta Penonton
Danur: The Last Chapter resmi menjadi film Indonesia terlaris sepanjang 2026 dengan raihan lebih dari 3,6 juta penonton.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
'Danur: The Last Chapter' Jadi Film Indonesia Terlaris 2026, Tembus 3,6 Juta Penonton
Lifestyle
12 Negara Bagian Ajukan Gugatan untuk Hentikan Merger Raksasa Paramount dan Warner Bros, Bisa Rusak Iklim Usaha
Konsolidasi media terbesar dalam sejarah Hollywood itu akan menghambat persaingan usaha dan menyebabkan kenaikan harga bagi konsumen.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
12 Negara Bagian Ajukan Gugatan untuk Hentikan Merger Raksasa Paramount dan Warner Bros, Bisa Rusak Iklim Usaha
ShowBiz
Netflix Hadirkan 3 Film Horor Baru di Juli, Ada Franchise 'Danur'
Bagi pencinta film horor lokal, Juli menjadi bulan yang dipenuhi judul-judul baru dengan cerita yang beragam.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Netflix Hadirkan 3 Film Horor Baru di Juli, Ada Franchise 'Danur'
Bagikan