MerahPutih.com - Kabar membanggakan datang dari industri perfilman Indonesia. Film Para Perasuk terpilih sebagai Official Selection dalam ajang 49th Asian American International Film Festival (AAIFF) dan dipercaya menjadi film pembuka pada program Opening Night Screening.
Kabar bahagia dari New York! Para Perasuk telah terpilih sebagai Official Selection di 49th Asian American International Film Festival (AAIFF) dan akan menjadi film pembuka pada Opening Night Screening,
akun media sosial resmi film Para Perasuk.
Pemutaran Para Perasuk dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli 2026 di New York. Penonton dapat membeli tiket melalui situs resmi AAIFF.
Baca juga:
3 Fakta Menarik Film 'Para Perasuk' Karya Sutradara Wregas Bhanuteja
Festival Film Asia-Amerika Tertua di Amerika Serikat
Asian American International Film Festival (AAIFF) merupakan festival film yang diselenggarakan oleh Asian CineVision sejak 1978.
Festival ini dikenal sebagai festival film Asia-Amerika pertama sekaligus salah satu yang paling lama berlangsung di Amerika Serikat.
Selama hampir lima dekade, AAIFF menjadi ruang penting bagi sineas independen Asia dan Asia-Amerika untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik internasional.
Festival tersebut juga memiliki misi menjadikan film dan media sebagai sarana perubahan sosial, sekaligus mendorong keberagaman dan inklusivitas dalam industri perfilman.
Baca juga:
Maudy Ayunda Rilis 2 Lagu Soundtrack Film 'Para Perasuk', Angkat Emosi dan Penerimaan Diri
Sinopsis Para Perasuk
Para Perasuk merupakan film drama garapan sutradara Wregas Bhanuteja yang mengangkat kisah tentang tradisi, identitas, dan perjuangan masyarakat desa.
Film ini berlatar di Desa Latas, sebuah wilayah kecil di pinggiran kota yang dikenal memiliki tradisi pesta kerasukan.
Tradisi turun-temurun tersebut menjadi bagian dari kehidupan sekaligus hiburan masyarakat setempat.
Cerita berpusat pada Bayu yang diperankan Angga Yunanda, seorang pemuda berusia 20 tahun yang bercita-cita menjadi Perasuk utama.
Ia ingin memimpin sebuah pesta besar kerasukan untuk mengumpulkan dana demi menyelamatkan mata air keramat yang menjadi tempat para Perasuk mencari roh.
Namun, perjalanan Bayu tidak berjalan mudah. Ia perlahan menyadari bahwa ambisi saja tidak cukup untuk menjadi seorang Perasuk sejati.
Ia juga harus memahami makna tradisi sekaligus perjuangan menjaga desa yang dicintainya.
Dibintangi Angga Yunanda hingga Maudy Ayunda
Selain Angga Yunanda sebagai Bayu, Para Perasuk juga dibintangi Anggun C. Sasmi sebagai Guru Asri, seorang guru perasuk yang dikenal karismatik dan berwibawa.
Film ini turut menghadirkan Maudy Ayunda sebagai Laksmi, Bryan Domani sebagai Ananto, Chicco Kurniawan sebagai Pawit, Indra Birowo sebagai Bapak Bayu, serta Ganindra Bimo sebagai Fahri. (Tka)

