MerahPutih.com - Film horor 'Obsession' digadang-gadang bakal menjadi salah satu film horor terlaris tahun 2026. Film in telah berhasil menembus pendapatan global sebesar USD 100 juta atau sekitar Rp1,63 triliun di awal penayangan.
Pencapaian ini terbilang luar biasa mengingat film tersebut diproduksi dengan anggaran yang sangat kecil, yakni hanya sekitar USD 750 ribu hingga USD 1 juta atau setara Rp 12,2 miliar hingga Rp16,3 miliar.
Tak hanya sukses secara finansial, film ini juga menjadi fenomena di media sosial berkat efek viral dan ulasan positif dari para penonton.
Pada akhir pekan kedua penayangannya, pendapatan Obsession justru dilaporkan meningkat sekitar 30 persen dibandingkan pekan pembukaannya. Kondisi ini terbilang langka untuk film horor, karena sebagian besar film dalam genre tersebut biasanya mengalami penurunan jumlah penonton setelah minggu pertama.
Baca juga:
Saat debut di bioskop, Obsession berhasil meraih pendapatan domestik sebesar USD 17,1 juta hingga USD 17,2 juta atau sekitar Rp 279 miliar hingga Rp 281 miliar. Angka tersebut langsung menempatkan film ini sebagai salah satu kejutan terbesar di industri perfilman tahun ini.
Keberhasilan film ini semakin lengkap dengan sambutan positif dari kritikus. Di situs agregator ulasan film Rotten Tomatoes, “Obsession” memperoleh skor fantastis antara 94 persen hingga 96 persen dan menyandang status Certified Fresh.
Sementara itu, skor penonton juga sangat tinggi, mencapai 90 persen, menjadikannya salah satu film horor dengan ulasan terbaik sepanjang 2026.
Film garapan Curry Barker ini mengangkat kisah horor yang berpusat pada praktik pelet dan obsesi cinta yang berubah menjadi teror mengerikan. Cerita mengikuti Baron “Bear” Bailey yang diperankan Michael Johnston, seorang pemuda pemalu dan canggung yang bekerja di sebuah toko musik. Selama bertahun-tahun, Bear diam-diam mencintai sahabat masa kecil sekaligus rekan kerjanya, Nikki Freeman yang diperankan Inde Navarrette.
Ketidakmampuan Bear mengungkapkan perasaannya membuatnya semakin frustrasi. Setelah kembali gagal mendekati Nikki, ia mendatangi sebuah toko mistik dan membeli benda antik supernatural bernama One Wish Willow yang konon dapat mengabulkan satu permintaan ketika dipatahkan.
Dalam keputusasaan, Bear mematahkan benda tersebut sambil berharap Nikki akan jatuh cinta kepadanya. Permintaan itu memang terkabul, tetapi dengan cara yang mengerikan. Perasaan cinta Nikki berubah menjadi obsesi yang tidak terkendali, memicu rangkaian peristiwa menyeramkan yang mengancam keselamatan orang-orang di sekitarnya.
Selain Michael Johnston dan Inde Navarrette, film ini juga dibintangi Cooper Tomlinson sebagai Ian, Megan Lawless sebagai Sarah Harper, Andy Richter sebagai Carter Harper, serta Haley Fitzgerald sebagai Viola, karyawan toko mistik yang menjual benda kutukan One Wish Willow.
Di balik layar, Curry Barker tidak hanya bertindak sebagai sutradara dan penulis skenario, tetapi juga menjadi penyunting film. Proyek ini turut mendapat dukungan dari produser eksekutif Jason Blum melalui Blumhouse Productions, sementara musik film digarap oleh komposer Rock Burwell.
Sejauh ini film Obsession belum tayang di bioskop Indonesia. Film ini tayang di Amerika pada 15 Mei 2026. (TKA)

