Polisi Periksa Empat Orang Saksi Penembakan Senayan

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 05 September 2017
Polisi Periksa Empat Orang Saksi Penembakan Senayan

Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polsek Metro Tanah Abang telah memeriksa empat orang saksi terkait kasus penembakan di kawasan Senayan jalan layang depan Gedung TVRI, Jakarta Pusat.

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono mengatakan, tiga saksi yang diperiksa dari pihak korban, sedangkan satu orang lagi pedagang sate taican.

"Yang tiga orang luka korban diperiksa, mereka setelah visum pulang, di visum di RSCM. Pedagang taican satu orang sudah, yang sudah kita periksa yang di tempat korban beli, jadi ada empat," kata Lukman di Jakarta, Selasa (5/9).

Lukamn menuturkan, ketiga korban yang diperiksa berinisial AT, NT, dan LH. Korban lainnya yang berada di dalam mobil belum diperiksa dan juga belum melakukan tes urine, karena masih dalam kondisi shock.

"Masih kelelahan korban. Kita belum tes urine, karena kondisi mereka lagi sakit, shock, memar gitu, nanti sehat kita periksa lalu tes urine juga," katanya.

Lukman mengatakan, ketujuh korban semuannya berkelamin laki-laki, tidak ada wanita. Korban yang cekcok, saat ini belum diperiksa polisi karena dengan alasan kesehatan.

"Laki-laki semua, tidak ada perempuan. Korban Yang cekcok belum diperiksa," kata mantan Koorspripim Polda Metro Jaya.

Lukman menceritakan, dari pengakuan pelaku yang cekcok hanya satu orang saja setelah itu mereka berusaha damai dan meminta maaf.

Namun, setelah minta maaf, korban pergi meninggalkan pelaku, kemudian pelaku malah melakukan pengejaran dan melakukan penembakan.

"Pihak korban dengan pihak pelaku satu orang dan berusaha damai, minta maaf," kata Lukman.

Sementara itu, Lulman mengaku, kerusakan mobil korban terdapat di beberapa sisi seperti kaca depan, samping dan belakang.

"Kerusakan mobil, kaca depan pecah, belakang, kaca samping tengah dan belakang, kaca depan dibuka jadi gak pecah. Korban juga nggak tahu jumlah yang pukul mobil. Tapi ada satu proyektil nempel di belakang, ke tulang mobil berhenti di situ," tututpnya.(Asp)

Baca juga berita terkait penembakan Senayan di: Polisi Temukan Barang Bukti Kasus Penembakan Senayan

#Penembakan #Kasus Penembakan #Polisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Polri menegaskan sertifikat Pramuka Garuda hanya dokumen pendukung seleksi. Calon anggota tetap wajib mengikuti tes sesuai aturan rekrutmen Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Indonesia
Polisi Bongkar Jalur Ganja Aceh ke Pulau Jawa, Sita 132 Kg Barang Haram
Pengungkapan tersebut merupakan hasil penanganan tiga laporan polisi yang berkaitan.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Bongkar Jalur Ganja Aceh ke Pulau Jawa, Sita 132 Kg Barang Haram
Indonesia
Profil Untung Sangaji, Eks Polisi Pahlawan Bom Sarinah yang Bongkar Gudang 995 Senjata di Sekolah Jaksel
Untung Sangaji menjadi sosok kunci di balik pembongkaran 995 pucuk senjata api dan airgun, ribuan amunisi, alat cetak peluru, hingga narkotika di lingkungan sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Profil Untung Sangaji, Eks Polisi Pahlawan Bom Sarinah yang Bongkar Gudang 995 Senjata di Sekolah Jaksel
Indonesia
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Menurut polisi, tidak ada kaitan antara senpi dan ekstrakurikuler di sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Indonesia
Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata
Polres Metro Jakarta Selatan berencana memanggil eks Ketua Yayasan berinisial IWD untuk mendalami keterkaitannya dengan temuan 995 airsoft gun dan senjata lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata
Indonesia
Polisi Selidiki 995 Senjata di Yayasan Sekolah Pondok Pinang, Dalami Izin Kepemilikan
Polisi menyelidiki penemuan 995 senjata di yayasan sekolah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, termasuk kepemilikan, dokumen, dan perizinannya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Selidiki 995 Senjata di Yayasan Sekolah Pondok Pinang, Dalami Izin Kepemilikan
Indonesia
Polri Perkuat Deteksi Dini dan Patroli Berlapis untuk Cegah Gangguan Keamanan di Pusat Ekonomi
Pengamanan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Mabes Polri hingga tingkat polsek.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Polri Perkuat Deteksi Dini dan Patroli Berlapis untuk Cegah Gangguan Keamanan di Pusat Ekonomi
Indonesia
Polda Metro Jaya Kerahkan Ribuan Personel Amankan Puluhan Agenda di Jakarta dan Sekitarnya
Secara keseluruhan terdapat 47 agenda yang mendapat pelayanan pengamanan, terdiri atas tiga kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 44 kegiatan masyarakat.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan Ribuan Personel Amankan Puluhan Agenda di Jakarta dan Sekitarnya
Indonesia
Polisi Turunkan Tim Laboratorium Forensik Usut Kebakaran Hotel Pullman Jakbar
Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) dari Polres Metro Jakarta Barat telah turun ke lokasi untuk pemeriksaan awal.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Polisi Turunkan Tim Laboratorium Forensik Usut Kebakaran Hotel Pullman Jakbar
Indonesia
Obat Nyamuk Bakar Diduga Penyebab 12 Rumah Aspol Polresta Surakarta Habis Dilahap Api
Untuk korban kebakaran ditempatkan di Rumdin Walkot Solo dan di SDN Bumi di Penumping, Laweyan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Obat Nyamuk Bakar Diduga Penyebab 12 Rumah Aspol Polresta Surakarta  Habis Dilahap Api
Bagikan