Polisi Malaysia Buru Warga Nepal Pelaku Pembunuhan TKI

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 20 Maret 2018
Polisi Malaysia Buru Warga Nepal Pelaku Pembunuhan TKI

Ilustrasi. (Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Warga Nepal pelaku pembunuhan terhadap Santi Restauli Simbolon (25) yang ditemukan membusuk di dalam lemari selama tiga hari di sebuah rumah di Paya Terubong, George Town, Pulau Penang, Malaysia, Selasa (13/3), hingga kini belum tertangkap.

"Betul belum ditangkap. Hingga sekarang kami belum juga mendapatkan identitas tersangka pelaku yang dikabarkan sudah ditangkap polisi," ujar Pelaksana Fungsi Konsuler 1 pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, Ahmad Dahlan ketika dihubungi dari Kuala Lumpur, Selasa (20/3), seperti dilansir Antara.

Ahmad Dahlan mengatakan Atase Polri KJRI Penang sedang berkoordinasi dengan polisi setempat untuk mendapatkan informasi lebih jauh tentang tersangka pembunuhan tersebut.

Pernyataan yang sama disampaikan oleh Pelaksana Fungsi Konsuler 2, KJRI Penang, Neni Kurniati.

"Belum tertangkap hingga sekarang. Pihak kepolisian sudah menetapkan yang bersangkutan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan menyebarkan fotonya ke berbagai media masa," ujar Neni Kurniati.

Koordinator Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur Yusron B Ambary mengatakan informasi media online yang menyatakan pembunuhnya sudah tertangkap tidak benar.

"Sampai hari ini terduga pelaku masih buron dan masih dalam pencarian pihak polisi. KJRI Penang terus melakukan koordinasi dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM). Kami berharap agar pelaku dapat segera ditangkap dan hukum dapat ditegakkan," katanya.

Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana saat ditanya wartawan beberapa hari lalu di Sarawak tentang hukuman terhadap pelaku pembunuhan mengatakan hukuman terhadap pelaku pembunuhan adalah seperti yang berlaku di negara terkait.

"Ya seperti apa yang berlaku di negara ini. Kalau membunuh ya hukuman mati," tegasnya.

Ketua Polisi Daerah Timur Laut, ACP Anuar Omar beberapa waktu lalu mengatakan korban merupakan teman wanita salah seorang penghuni rumah tersebut yang dikenali sebagai warga Nepal bernama Sandip Gurung yang pernah beberapa kali datang ke rumah tersebut.

Pelaku berusia 27 tahun tersebut saat ini telah menghilangkan jejak. (*)

#Malaysia #TKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Indonesia resmi membuka ruang udara Kalimantan untuk pesawat Malaysia dalam operasi modifikasi cuaca.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Indonesia
2 Pesawat Maritim Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla Sumatra, Isi Ulang 6.000 Liter Air Hanya 12 Detik
Dua pesawat Bombardier CL-415MP milik APMM Malaysia membantu pemadaman karhutla di Sumatra. Kapasitas angkut 6.000 liter air, isi ulang hanya 12 detik, siklus penerbangan 7 menit.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
2 Pesawat Maritim Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla Sumatra, Isi Ulang 6.000 Liter Air Hanya 12 Detik
Indonesia
Brunei Darussalam dan Malaysia Kompak Gunakan Mekanisme ASEAN Tanggapi Kabut Asap Karhutla Indonesia
Malaysia melalui Kementerian Sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Lingkungan (NRES) juga akan mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Brunei Darussalam dan Malaysia Kompak Gunakan Mekanisme ASEAN Tanggapi Kabut Asap Karhutla Indonesia
Indonesia
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup
Penutupan dilakukan untuk melindungi siswa dari paparan kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup
Indonesia
Kopilot Bawa Narkoba ke Indonesia, Pemerintah Malaysia Bakal Tempatkan Polisi di Bandara KLIA
Malaysia mempertimbangkan penugasan anggota kepolisian di dalam Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) untuk mencegah hal serupa terjadi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Kopilot Bawa Narkoba ke Indonesia, Pemerintah Malaysia Bakal Tempatkan Polisi di Bandara KLIA
Indonesia
Kopilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke Indonesia, DPR Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat
Kasus tersebut harus menjadi evaluasi agar pengawasan terhadap jalur kru penerbangan semakin diperketat.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke Indonesia, DPR Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat
Indonesia
Pilot Malaysia Diduga 3 Kali Bawa Narkotika ke Indonesia, Terima Bayaran Rp 219 Juta
Bareskrim Polri mengungkap pilot Malaysia Mohd Saufi bin Othman diduga tiga kali membawa narkotika ke Indonesia. Tersangka mengaku menerima bayaran Rp 219,4 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Pilot Malaysia Diduga 3 Kali Bawa Narkotika ke Indonesia, Terima Bayaran Rp 219 Juta
Indonesia
Pilot Malaysia Positif Narkoba saat Terbangkan Pesawat ke RI, Diduga sudah Berkali-Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi
Hasil pemeriksaan menunjukkan MS positif mengonsumsi MDMA, metamfetamin, dan kokain.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
Pilot Malaysia Positif Narkoba saat Terbangkan Pesawat ke RI, Diduga sudah Berkali-Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi
Indonesia
3 Kali Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba, Upah Rp 220 Juta
hasil pengamanan pilot ke Bareskrim Polri dan dilakukan tes urine dengan hasil mengejutkan bahawa yang bersangkutan positif menggunakan sabu, ekstasi (ineks), dan kokain. ​
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
3 Kali Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba, Upah Rp 220 Juta
Indonesia
Bareskrim Bongkar Modus Pilot Malaysia Bawa 70.114 Butir Ekstasi dan Sabu dalam Koper
Bareskrim Polri mengungkap modus pilot Malaysia berinisial MSBO yang menyelundupkan 70.114 butir ekstasi dan sabu melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Bareskrim Bongkar Modus Pilot Malaysia Bawa 70.114 Butir Ekstasi dan Sabu dalam Koper
Bagikan