Polisi Buru Tiga Pelaku Pemerkosaan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 17 Juli 2017
Polisi Buru Tiga Pelaku Pemerkosaan

Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra (seragam polisi) menunjukkan foto DPO pelaku pemerkosaan. (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Usai menangkap salah satu tersangka pelaku pemerkosaan terhadap AN bocah berusia (13), Polres Cirebon, Jawa Barat, kini memburu tiga pelaku lainnya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)

Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan, setelah dilakukan pengembangan oleh penyidik terhadap satu tersangka yang telah ditangkap, didapati tiga nama pelaku lainnya.

"Dari hasil pengembangan terhadap pelaku yang telah ditangkap, kita dapati tiga nama pelaku lainnya," kata Risto di Mapolresta Cirebon, Senin (17/7).

Tiga pelaku lainnya yang kini masuk dalam daftar pencarian orang Polres Cirebon yakni M (22), H (20), dan R (19), yang ketiganya merupakan warga Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon.

Risto meminta kepada tiga pelaku yang masih buron ini untuk segera menyerahkan diri.

Selain itu, polisi juga meminta kepada pihak keluarga pelaku agar proaktif untuk membantu polisi mencari tiga pelaku yang buron tersebut.

"Saya tegaskan lagi agar keluarga pelaku untuk pro aktif menyerahkan kepada polisi," tandasnya.

Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Panguragan dibantu tim khusus anti bandit (Tekab) 852 Polres Cirebon, menangkap salah satu tersangka pelaku pemerkosaan terhadap AN.

Pelaku yang berinisial HNA ini berprofesi sebagai pengamen. Tersangka HNA yang masih berusia 16 tahun ini ditangkap saat sedang ngamen di lampu merah Palimanan, Cirebon pada Kamis (13/7) lalu. (*)

Berita ini merupakan laporan dari kontributor merahputih.com di Cirebon, Mauritz. Baca berita terkait kekerasan anak lainnya di: Polisi Libatkan Psikolog Tangani Kasus Perundungan

#Kasus Pemerkosaan #Kekerasan Anak #Cirebon
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Seorang Pelajar di Palmerah Jakarta Dibacok Orang Tidak Dikenal, Korban Alami Tiga Jahitan di Kepala
Pelaku pembacokan itu, diketahui menggunakan jaket serta masker. Salah satu terduga pelaku juga nampak mengenakan celana sekolah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Seorang Pelajar di Palmerah Jakarta Dibacok Orang Tidak Dikenal, Korban Alami Tiga Jahitan di Kepala
Lifestyle
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Save the Children menggelar Festival Anak Pahlawan pada 13-16 Agustus 2026. Acara ini mengajak masyarakat mewujudkan lingkungan aman.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Indonesia
DPR Kecam Pemerkosaan 27 Pria terhadap Gadis 15 Tahun di Sampang, Desak Pelaku Buron Ditangkap
DPR mengecam kasus pemerkosaan 27 pria terhadap remaja 15 tahun. Polisi pun didesak menangkap 15 pelaku yang masih buron.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
DPR Kecam Pemerkosaan 27 Pria terhadap Gadis 15 Tahun di Sampang, Desak Pelaku Buron Ditangkap
Olahraga
Kapten Timnas Tanjung Verde Diduga Terlibat Kasus Pemerkosaan, Polisi Selandia Baru Kumpulkan Bukti
Kapten Timnas Tanjung Verde, Ryan Mendes, diduga terlibat kasus pemerkosaan di Selandia Baru. Kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Kapten Timnas Tanjung Verde Diduga Terlibat Kasus Pemerkosaan, Polisi Selandia Baru Kumpulkan Bukti
Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Meskipun pembahasan sempat tertunda akibat masa reses parlemen, Komisi X memastikan isu ini menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
DPR melalui Esti Wijayanti mendesak penonaktifan dosen terduga pelaku kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
Indonesia
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
DPR mendesak razia daycare ilegal setelah maraknya kekerasan anak. Data menunjukkan 43 persen daycare belum berizin dan minim standar pengasuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
Bagikan