MerahPutih.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi tak mau mengomentari dicopotnya Ferrial Sofyan dari kursi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta oleh Partai Demokrat.
Sebab menurut Prasetyo, didepaknya Ferrial merupakan urusan rumah tangga partai berlamba mercy.
"Itu soal internal" kata Prasetyo di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, (7/2).
Ferrial dicopot oleh ketua Umum partai Demokrart Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui surat perintah bernomor 06/SK/DPP.PD/I/2019. Posisi Ferrial akan digantikan oleh Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Santoso.
Politisi PDIP ini mengaku sudah menerima salinan surat perintah dari Partai Demokrat soal dicopotnya Ferrial. Surat ini sudah diterimnya sejak ahkhir Januari 2019 lalu. Saat ini proses pencopotan jabatan sedang diproses oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta.
"Iya sudah (terima suratnya) akhir Januari," bebernya.
Meski begitu Prasetyo menuturkan, pencopotan Ferrial dari jabatannya hanya merupakan penyegaran di dalam internal partai saja. Tak ada kasus fatal yang menyandung Anak buah SBY itu.
"Enggak ada apa-apa, biasa itu, perputaran aja," ungkapnya.
Pergantian Ferrial tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP Demokrat Nomor 06/SK/DPP.PD/I/2019, tentang Pergantian Unsur Pimpinan (Wakil Ketua) DPRD Provinsi DKI Jakarta Fraksi Partai Demokrat. Surat itu ditandatangani langsung SBY dan Sekjen Demokrat, Hinca Pandjaitan pada 23 Januari 2019.
Surat pencopotan Ferrial juga ditandatangani oleh Taufiqurahman sebagai ketua Fraksi Demokrat-PAN di DPRD DKI Jakarta. Dalam surat tersebut tertulis, pergantian posisi ke Santoso bedasarkan SK dari DPP ke DPD pada tanggal 24 Januari 2019. (Asp)