Polda Metro Masih Bungkam Soal Rincian Penyalahgunaan Wewenang
Mantan Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Bintoro/ humas Polres Jaksel
MerahPutih.com - Polda Metro Jaya berjanji menuntaskan dugaan pemerasan miliaran rupiah oleh mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro dalam kasus pembunuhan anak.
Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Radjo Alriadi Harahap mengungkap, peran Bintoro dalam perkara pemerasan terhadap tersangka kasus dugaan pembunuhan, AN dan MBH.
"Peran AKBP B adalah penyalahgunan wewenang dan saat ini sudah kami laksanakan patsus (penempatan khusus) semenjak tanggal 25 hari Sabtu, tanggal 25 Januari 2025," ungkap Radjo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (29/1).
Namun, dia belum mengungkap rinci penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Bintoro.
Baca juga:
Kasus Pemerasan yang Diduga Libatkan AKBP Bintoro Dianggap Layak Diteruskan ke Ranah Pidana
"Nanti dalam sidang kode etik bisa diketahui secara pasti. Untuk saat ini kami masih melaksanakan pendalaman lebih lanjut untuk pemeriksaan," lanjut dia.
Kasus ini bermula dari perkara dugaan pembunuhan dan kekerasan terhadap dua anak di bawah umur yang menjerat 2 orang tersangka, yaitu AN dan MBH alias BH, yang terjadi di salah satu hotel di Jaksel.
AKBP Bintoro selaku Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel saat itu mengusutnya. Dua korban merupakan anak di bawah umur berinisial N dan X.
Keduanya diduga dicekoki narkoba hingga overdosis. Mereka juga diduga setelahnya diperkosa dan meninggal dunia.
Perkara itu dilaporkan ke Polres Jaksel dan teregistrasi dengan nomor LP/B/1181/IV/2024/SPKT/Polres Metro Jaksel dan LP/B/1179/IV/2024/SPKT/Polres Metro Jaksel pada April 2024. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
KPK Tetapkan Bupati Pati Sudewo Tersangka Kasus Pemerasan Rp 2,6 Miliar
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Didakwa Peras Pemohon Sertifikat K3 Rp 6,5 Miliar
KPK Bongkar Dugaan Pemerasan di Kejari Hulu Sungai Utara, 15 Saksi Diperiksa
KPK Tetapkan Kajari Hulu Sungai Utara Tersangka Pemerasan Rp 1,5 Miliar
KPK Tetapkan 3 Jaksa di Kabupaten Hulu Sungai Utara Jadi Tersangka Pemerasan
Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Pemerasan Kasus ITE, 3 Jaksa Diberhentikan
OTT KPK di Kalsel, Kajari dan Kasi Intel Hulu Sungai Utara Dibawa ke Jakarta
Ada Dugaan Gratifikasi, KPK Geledah Rumah Dinas Plt Gubernur Riau SF Hariyanto
KPK Tetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid dan 2 Pejabat Sebagai Tersangka Korupsi Pemerasan Anggaran 2025
Napi Pemeras Video Seks Mengaku TNI Dijebloskan ke Sel Isolasi di Rutan Kendari