Polda Metro Kirim 48 Truk Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 24 November 2022
Polda Metro Kirim 48 Truk Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Warga yang terdampak gempa mengungsi di tenda terpal di Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Rabu (23/11/2022). (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Solidaritas untuk korban gempa Cianjur terus berdatangan. Tak terkecuali dari Polda Metro Jaya yang turut mengirimkan puluhan truk bantuan.

Sebanyak 48 truk bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Cianjur itu dilepas Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Kamis (24/11).Bantuan tersebut berupa sandang, pangan, obat, dan alat ibadah.

Fadil mengatakan, bantuan ini merupakan lanjutan dari sebelumnya berupa tenaga SAR dari Satuan Brimob dan Sabhara Polda Metro Jaya.

"Hari ini saya memberangkatkan gelombang kedua," kata Fadil di Polda Metro Jaya.

Baca Juga:

Jokowi Pastikan Pencarian Korban Hilang Gempa Cianjur Jadi Prioritas

Tercatat ada sekitar 34 item bantuan yang diberangkatkan hari ini.

Mulai dari mi instan, minyak goreng, hingga uang tunai dari celengan bencana personel Polda Metro Jaya.

Lalu pakaian, karpet, terpal, peralatan mandi, obat-obatan, snack, beras, susu, masker, pembalut wanita, sendal, dan kebutuhan-kebutuhan anak.

"Ada juga kebutuhan-kebutuhan tidur, seperti selimut, sarung, mukena, dan sebagainya," kata Fadil.

Selanjutnya barang tersebut akan dikoordinasikan dengan dengan Polda Jawa Barat untuk membantu percepatan pemulihan masyarakat yang masih minim bantuan.

Pada Sabtu 26 November 2022 lusa, Polda Metro akan memberangkatkan gelombang ketiga yang terdiri dari relawan kemanusiaan sebanyak kurang lebih 1.500 orang.

Mereka terdiri dari tenaga kesehatan dan mahasiswa.

"Relawan ini sudah lama bekerja sama dengan kita ketika ada vaksinasi merdeka. Jadi dokter-dokter dan mahasiswa akan berangkat nanti di gelombang ketiga," pungkas Fadil.

Baca Juga:

PAM Jaya Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Sekadar informasi, gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11) siang. Getaran gempa tersebut terasa hingga Jakarta dan sekitarnya.

Setidaknya 12 kecamatan terdampak gempa, antara lain Kecamatan Cianjur, Kecamatan Karang Tengah, Kecamatan Warung Kondang, Kecamatan Gekbrong, Kecamatan Cugenang

Kecamatan Cilaku, Kecamatan Cibeber, Kecamatan Sukaresmi, Kecamatan Bojong Picung, Kecamatan Cikalong Kulon, Kecamatan Sukaluyu, dan Kecamatan Pacet.

Bupati Cianjur Herman Suherman telah menetapkan masa tanggap darurat bencana alam gempa bumi selama 30 hari per Senin 21 November 2022. (Knu)

Baca Juga:

Pemerintah Masih Fokus Upaya Pencarian Korban Gempa Cianjur

#Gempa Bumi #Polda Metro Jaya
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Korban Tewas Gempa Pacitan, Syok Meninggal meski Lolos dari Reruntuhan
Korban sempat keluar rumah dan berbincang dengan tetangga ketika gempa terjadi, lalu tiba-tiba jatuh saat hendak kembali ke rumah.
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Korban Tewas Gempa Pacitan, Syok Meninggal meski Lolos dari Reruntuhan
Indonesia
Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Pandji Pragiwaksono Dicecar 63 Pertanyaan terkait Kasus ‘Mens Rea’
Pandji Pragiwaksono menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Ia dicecar 63 pertanyaan oleh polisi.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Pandji Pragiwaksono Dicecar 63 Pertanyaan terkait Kasus ‘Mens Rea’
Indonesia
Datangi Polda Metro untuk Diperiksa, Pandji Pragiwaksono Janji Kasus Mens Rea bakal ‘Lebih Seru’
Pandji tampak didampingi pengacara, Haris Azhar.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
Datangi Polda Metro untuk Diperiksa, Pandji Pragiwaksono Janji Kasus Mens Rea bakal ‘Lebih Seru’
Indonesia
Gempa M 6,4 Guncang Pacitan, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
Gempa berkekuatan 6,4 Magnitudo mengguncang Pacitan. Getaran pun terasa hingga Soloraya. Warga pun panik hingga keluar rumah.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Gempa M 6,4 Guncang Pacitan, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
Indonesia
Pandji Pragiwaksono Klarifikasi Materi Stand Up 'Mens Rea' di Polda Metro Jaya
Pandji Pragiwaksono mengklarifikasi materi stand up Mens Rea di Polda Metro Jaya. Ia mengungkap hasil dialognya dengan MUI.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Pandji Pragiwaksono Klarifikasi Materi Stand Up 'Mens Rea' di Polda Metro Jaya
Indonesia
Komika Pandji Datangi Polda Metro Jaya Buntut Laporan Mens Rea, Didampingi Haris Azhar
Pandji tidak banyak berkomentar. Ia hanya mengatakan persiapannya hanya sudah sarapan dan minum kopi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Komika Pandji Datangi Polda Metro Jaya Buntut Laporan Mens Rea, Didampingi Haris Azhar
Indonesia
Korban Gempa Pacitan di Bantul Jadi Belasan, Sampai Ada yang Patah Tulang
BPBD Bantul juga mencatat jumlah kerusakan bangunan akibat gempa bertambah menjadi 13 unit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Korban Gempa Pacitan di Bantul Jadi Belasan, Sampai Ada yang Patah Tulang
Indonesia
Gempa Pacitan Terasa Sampai Yogyakarta, 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa
Tim lapangan KAI Daop 6 langsung melakukan pemeriksaan prasarana dan saran secara menyeluruh meliputi jembatan, jalur rel dan prasarana pendukung lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
Gempa Pacitan Terasa Sampai Yogyakarta, 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Gempa Pacitan, BMKG Sebut Aktivitas Subduksi sebagai Penyebab
gempa bumi di Pacitan disebut punya mekanisme thrust fault. Itu berarti gempa terjadi akibat pergerakan naik pada lempeng bumi.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
Gempa Pacitan, BMKG Sebut Aktivitas Subduksi sebagai Penyebab
Indonesia
Gempa Pacitan Pagi Tadi Ternyata Masuk Kategori Megathrust, Untung tidak di Atas M 7,0
Gempa Pacitan memiliki mekanisme sumber berupa pergerakan naik (thrusting), yang menjadi ciri khas gempa di zona subduksi megathrust selatan Jawa.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Gempa Pacitan Pagi Tadi Ternyata Masuk Kategori Megathrust, Untung tidak di Atas M 7,0
Bagikan