Bersiap Hadapi Begal Jalanan, Resmob Polda Metro Latihan Menembak biar enggak Salah Tembak

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Bersiap Hadapi Begal Jalanan, Resmob Polda Metro Latihan Menembak biar enggak Salah Tembak

Anggota Polri Latihan Menembak terhadap Aksi Begal.(foto: Merahputih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANCAMAN gangguan kejahatan jalanan bisa terjadi kapan pun. Kenekatan pelaku kejahatan bahkan makin lama makin meningkat. Untuk itu, Subdirektorat Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menggelar latihan peningkatan kemampuan personel sebagai bagian dari upaya menghadapi berbagai bentuk kejahatan jalanan yang belakangan mengalami peningkatan, khususnya kasus begal.

Panit Unit II Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKP Fechy Jowiberthi Ataupah mengatakan latihan yang digelar mencakup berbagai materi taktis yang dibutuhkan personel saat bertugas di lapangan.

"Kami latihan menembak serta latihan penangkapan terhadap sasaran berjalan, sasaran yang menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat," kata AKP Fechy kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/6).

Latihan bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme anggota dalam menjalankan tugas penegakan hukum di lapangan.

AKP Fechy Jowiberthi Ataupah, Panit Unit II Subdit Resmob Polda Metro Jaya



Ia menjelaskan kemampuan personel perlu terus diasah agar setiap tindakan kepolisian dapat dilakukan secara tepat, terukur dan meminimalkan risiko. "Khsusunya menghindari adanya korban baik dari anggota maupun masyarakat," ujarnya.

Baca juga:

Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras



AKP Fechy mengatakan program pelatihan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali. Untuk periode kali ini, latihan telah berjalan selama dua pekan dan masih akan berlangsung selama tiga pekan mendatang dengan berbagai skenario penanganan kejahatan. "Kami akan terus berlatih demi meningkatkan kemampuan personel dalam melaksanakan tugas," katanya.

Lebih lanjut, AKP Fechy menyoroti maraknya aksi begal yang terjadi di sejumlah wilayah Jakarta dalam beberapa bulan terakhir. Menurutnya, peningkatan kemampuan personel menjadi salah satu langkah strategis untuk mengantisipasi tingginya angka kejahatan jalanan tersebut. "Inilah salah satu bentuk antisipasi kami terhadap tingginya angka kejahatan, khususnya begal di jalan," ujarnya.

Ia menegaskan, selain mengedepankan kegiatan penyelidikan, patroli, dan langkah-langkah preventif lainnya, kemampuan personel dalam melakukan penindakan juga menjadi perhatian utama.

Menurut AKP Fechy, personel harus memiliki kesiapan fisik maupun kemampuan teknis saat berhadapan langsung dengan pelaku kejahatan yang berpotensi membahayakan keselamatan petugas dan masyarakat.

"Hal yang kami utamakan yakni penindakan. Oleh karena itu, kemampuan anggota perlu ditingkatkan dalam menindak pelaku begal,” tutup dia.(knu)

Baca juga:

Menteri HAM Natalius Pigai: Begal Tak Boleh Ditembak Mati Tanpa Proses Hukum

#Aksi Begal #Polri #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Penyelidikan dilakukan terhadap seluruh rangkaian aktivitas barang tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Indonesia
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Dugaan pelanggaran dalam kasus ini berkaitan dengan persyaratan impor dan ketentuan karantina.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Indonesia
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Persija vs Persib akan digelar di GBK, Sabtu (12/9). Polda Metro telah menyiapkan kantong parkir untuk masyarakat yang menonton.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Indonesia
Polri: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Baru Lawan Koruptor
Kortastipidkor Polri mendukung rencana DPR mengesahkan RUU Perampasan Aset pada Desember 2026 untuk memperkuat pemberantasan korupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Polri: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Baru Lawan Koruptor
Indonesia
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Para pelaku memanfaatkan fitur siaran langsung untuk membangun jumlah penonton dan interaksi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Indonesia
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Polda Metro Jaya masih membahas permohonan izin pertandingan yang menjadi salah satu duel paling dinanti di kompetisi musim ini.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Indonesia
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Polri menyiapkan 299 personel, 10 unit K9, tim SAR hingga logistik untuk mengantisipasi kemungkinan kondisi darurat akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Presiden Prabowo Subianto meminta Polri menindak tegas pelaku karhutla hingga korporasi. Polri telah menangani 200 LP dengan 138 tersangka dan 8 korporasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Indonesia
Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla, Terjunkan 322 Personel
Mereka akan melaksanakan tugas selama 10 hari, atau menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan situasi di wilayah.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla, Terjunkan 322 Personel
Indonesia
Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Tak Ada Satupun Korporasi Terjerat
Polri telah menetapkan 113 orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Tak Ada Satupun Korporasi Terjerat
Bagikan