Operasi Patuh Jaya 2026 Batal Digelar, Polda Metro Jaya Pastikan Penindakan Lalu Lintas Tetap Berjalan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Operasi Patuh Jaya 2026 Batal Digelar, Polda Metro Jaya Pastikan Penindakan Lalu Lintas Tetap Berjalan

Ilustrasi Polantas Lakukan Pengamanan di jalan. (Foto: Dok. humas Polri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Senin (8/6) resmi ditunda. Meski demikian, kepolisian memastikan kegiatan pengawasan dan penegakan hukum lalu lintas tetap berjalan seperti biasa.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menegaskan bahwa penundaan operasi tidak memengaruhi aktivitas rutin yang selama ini dilakukan jajaran kepolisian di lapangan.

“Giat rutin berjalan seperti biasa. Masyarakat agar tetap patuh terhadap aturan berlalu lintas untuk kepentingan bersama,” kata Komarudin kepada wartawan, Senin (8/6).

Baca juga:

Operasi Patuh 2026 Utamakan Pendekatan Humanis, Pelanggar Berisiko Tetap Ditindak

ETLE hingga Tilang Tetap Diterapkan

Komarudin menjelaskan, penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas tetap dilakukan melalui berbagai mekanisme yang selama ini telah berjalan, termasuk pemanfaatan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Menurut dia, pengawasan dilakukan baik melalui ETLE statis maupun ETLE mobile. Selain itu, petugas juga tetap memberikan teguran simpatik dan melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Penegakan hukum seperti ETLE statis maupun mobile, teguran simpatik, tilang bagi pelanggaran yang berpotensi mengancam keselamatan, dan lain-lain,” lanjutnya.

Baca juga:

Operasi Patuh Jaya 2026 Ditlantas Polda Metro Jaya Ditunda, Pengendara Motor Lawan Arus Siap-siap Kena Tilang Harian

Selain penindakan, Polda Metro Jaya juga memastikan kegiatan preemtif dan preventif di bidang lalu lintas tetap dilaksanakan setiap hari.

Komarudin menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut tetap menjadi bagian dari tugas rutin kepolisian meski Operasi Patuh Jaya belum digelar sesuai jadwal semula.

“Kegiatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum yang dilakukan setiap hari,” ujarnya.

Operasi Patuh Jaya Tetap Masuk Agenda Tahunan

Terkait jadwal pengganti, Komarudin belum mengungkapkan waktu pasti pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026.

Namun, ia memastikan operasi tersebut tidak dibatalkan dan tetap akan dilaksanakan karena merupakan bagian dari agenda rutin tahunan kepolisian.

Kegiatan operasi masuk dalam rencana giat setiap tahun, hanya soal waktu saja,

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komarudin.

(Knu)

#Operasi Patuh Jaya #Polda Metro Jaya #Pelanggaran Lalu Lintas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Polda Metro Jaya mengerahkan 8.095 personel untuk mengamankan sidang tahunan MPR/DPR.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas. Tim forensik memeriksa jenazah dan sampel lingkungan untuk mencari penyebab kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Indonesia
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Ekshumasi makam dilakukan 12 Agustus 2026 di Banyumas untuk mengungkap dugaan kematian tidak wajar Sutrimo ART eks Jampidsus.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Indonesia
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Kasus kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta resmi ditangani Polda Metro Jaya. Olah TKP dilakukan tim gabungan
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Bagikan