Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Penipuan Kredit Tanpa Agunan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 19 Juli 2021
Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Penipuan Kredit Tanpa Agunan

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat memberikan keterangan pers di Markas Polda Metro Jaya, beberapa waktu lalu. (ANTARA/Taufik Ridwan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penipuan kredit tanpa agunan (KTA).

Dari pengembangan kasus tersebut, polisi mencokok tersangka berinisial RAW, karyawan di sebuah bank swasta di Jakarta.

Dari hasil penipuan KTA tersebut, pelaku mengaku sudah menjalankan aksinya selama 6 bulan dan meraup untung sebesar Rp 50 juta.

Baca Juga:

Warga Bandung Sampaikan Penolakan Perpanjangan PPKM Darurat

Tersangka berinisial RAW ini mengaku sebagai pegawai BCA dan menawarkan kredit tanpa agunan, padahal tidak pernah ada informasi seperti itu.

Dengan cara melempar secara acak kepada nomor telepon yang ada, pelaku menggunakan gateway perangkat khusus.

Dalam pesannya itu, dia mengirim pesan SMS-nya yang ada nomor lain untuk bisa dihubungi korban.

"Saat korban menghubungi pelaku, maka langsung membujuk dan merayu lagi," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat menggelar jumpa pers di Polda Metro Jaya, Senin (19/7).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat memberikan keterangan pers di Markas Polda Metro Jaya, beberapa waktu lalu. (ANTARA/Walda)
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (kedua kiri) di Markas Polda Metro Jaya, beberapa waktu lalu. (ANTARA/Walda)

Yusri mengatakan, dalam 6 bulan melakukan operasi penipuan KTA itu, tersangka telah mengantongi keuntungan sebanyak puluhan juta rupiah.

Di mana dari hasil penipuan itu, pelaku mendapatkan keuntungan fee lantaran korbannya telah memindahkan KTA dari satu bank ke bank lainnya.

Setiap fee yang dia dapatkan setidaknya Rp 300 ribu dari tiap korban yang memindahkan KTA-nya ke bank lain.

Totalnya dari Rp 5 - 10 juta per bulan tergantung dari berapa banyak korban.

"Karena KTA itu kan sistemnya berpindah dari bank yang satu ke bank lain, misalnya di sini dari CIMB ke DBS dia bisa dapat Rp 200 ribu - Rp 300 ribu sekali perpindahan. Sehingga total selama ini sekitar Rp 50 juta," tambahnya.

Baca Juga:

Dua Pelaku Pemalsuan Dokumen COVID-19 Ditangkap Polisi, Begini Modusnya

Menurut Yusri, kasus penipuan itu biasanya dilakukan secara berkomplot sehingga polisi masih mendalami kemungkinan adanya tersangka lain.

"Dan dari kasus ini bisa dijadikan pembelajaran buat masyarakat," katanya.

Atas pelanggaran tersebut, RAW dijerat pasal 35 juncto pasal 51 juncto UU ITE dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (Knu)

Baca Juga:

Liburan Idul Adha, Pemeriksaan Seluruh Perjalanan Darat Bakal Diperketat

#Polda Metro Jaya #Kasus Penipuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Minggu 1 November 2026, Cek Syarat dan Biayanya
SIM Keliling Jakarta beroperasi di Duren Sawit dan Kebon Jeruk pada Minggu, 1 November 2026. Simak jadwal, syarat, lokasi, dan biaya perpanjangan SIM.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Minggu 1 November 2026, Cek Syarat dan Biayanya
Indonesia
Kejahatan Digital Makin Canggih, Kapolri Tekankan Pelacakan Aset Pelaku
Kapolri Jenderal, Suyudi Ario Seto, menyoroti pentingnya membongkar jaringan kejahatan sekaligus melacak hasil kejahatan yang dinikmati para pelaku.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Kejahatan Digital Makin Canggih, Kapolri Tekankan Pelacakan Aset Pelaku
Indonesia
Ada 53 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Polda Metro Jaya mencatat 77 kegiatan di Jakarta pada 28 Oktober 2026, termasuk 53 aksi penyampaian aspirasi. Pengamanan dan rekayasa lalu lintas dilakukan situasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada 53 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Indonesia
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Polda Metro Jaya menerima 197 aduan masyarakat pada 11–25 Oktober 2026. Sebanyak 36 laporan selesai. Simak nomor WhatsApp Aduan Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Indonesia
Polda Metro Jaya Buka Ruang Pengaduan Lewat WhatsApp
Dalam pelaksanaannya, Dadang menjelaskan penanganan dilakukan secara terintegrasi melalui lima tim khusus yang saling berkaitan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Polda Metro Jaya Buka Ruang Pengaduan Lewat  WhatsApp
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2026, Polantas Dipasangi Bodycam biar Enggak ‘Main Mata’
Rekaman dari bodycam akan digunakan untuk mendokumentasikan setiap tindakan petugas, termasuk saat menindak pelanggar lalu lintas.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Operasi Patuh Jaya 2026, Polantas Dipasangi Bodycam biar Enggak ‘Main Mata’
Indonesia
Catat nih, Pelanggaran yang Ditindak dalam Operasi Patuh Jaya 2026
Kapolda Metro Jaya menegaskan, operasi tidak hanya mengandalkan penindakan.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Catat nih, Pelanggaran yang Ditindak dalam Operasi Patuh Jaya 2026
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2026, Polisi Siap Datangi Setiap Rumah Warga
Pembinaan dapat dilakukan melalui kunjungan ke rumah maupun sekolah melibatkan Bhabinkamtibmas dan fungsi Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas).
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Operasi Patuh Jaya 2026, Polisi Siap Datangi Setiap Rumah Warga
Indonesia
Daftar Lengkap Sasaran Operasi Patuh Jaya 2026 yang Mulai Digelar Hari Ini Hingga Bulan Depan
Operasi Patuh Jaya 2026 resmi digelar Polda Metro Jaya mulai hari ini! Cek jadwal lengkap, daftar sasaran pelanggaran, dan aturan tilang terbarunya biar gak boncos di jalan.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
Daftar Lengkap Sasaran Operasi Patuh Jaya 2026 yang Mulai Digelar Hari Ini Hingga Bulan Depan
Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Bagikan