Polda Jateng dan Polresta Surakarta Sikat 9 Pelaku Premanisme

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 26 Februari 2021
Polda Jateng dan Polresta Surakarta Sikat 9 Pelaku Premanisme

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi memimpin konferensi pers kasus premanisme di Mapolresta Surakarta, Jumat (26/2). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Jawa Tengah bersama Polresta Surakarta menangkap kelompok premanisme bersenjata tajam di Solo yang kerap meresahkan warga Solo, Jawa Tengah.

Total ada sebanyak sembilan orang tersangka yang ditangkap. Sedangkan, 10 orang ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca Juga

MPR Keberatan Preman Pasar Jadi Penegak Protokol Kesehatan

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, pihaknya tidak akan memberikan ruang pada premanisme di Jawa Tengah termasuk Solo. Ada empat tempat kejadian perkara (TKP) aksi perusakan hingga penganiayaan yang berhasil ditangkap pelakunya oleh polisi.

"Jangan berikan ruang pada pelaku premanisme di Solo. Kami sikat habis sampai ke akar-akarnya," ujar Luthfi dalam konferensi pers di Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (26/2).

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi memimpin konferensi pers kasus premanisme di Mapolresta Surakarta, Jumat (26/2). (MP/Ismail)
Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi memimpin konferensi pers kasus premanisme di Mapolresta Surakarta, Jumat (26/2). (MP/Ismail)

Luthfi mengatakan keempat lokasi premanisme beraksi tersebut, yakni Kelurahan Sondakan ada satu kasus dan Kelurahan Laweyan ada tiga kasus. Dari lokasi tersebut ditangkap sembilan tersangka.

"Masih ada delapan orang DPO (daftar pencarian orang). Para pelaku mengaku melakukan aksi sweeping karena menemukan perjudian di kampung," kata dia.

Ia menyayangkan aksi premanisme pelaku yang tidak melaporkan kasus pekat pada polisi, mereka justru melakukan penganiayaan hingga mengambil uang korbannya dengan paksa.

"Pelaku mengancam, dan merusak benda milik korbannya. Ada korban yang kena bacok juga. Itu sudah preman," kata dia.

Dikatakannya, dari kejadian tersebut, polisi mengetahui bahwa aksi serupa dilakukan di Kelurahan Danukusuman, Serengan pada 11 Februari 2021. Hal itu dari hasil pengembangan polisi

"Dari lokasi kejadian baru ini kami menangkap tiga orang tersangka. Modusnya sama mengancam dengan samurai di poskamling. Dari lima orang pelaku bisa kita tangkap tiga orang, dua DPO," papar dia.

Ia mengatakan enam tersangka dari TKP Kelurahan Sondakan adalah AJ, HS, AYAM alias AB, YJP, FN dan YRS. Sedangkan tiga tersangka dari TKP Danukusuman ialah SZ, DWNZ dan TP. Barang bukti diamankan
samurai dan sajam itu 8 biji, 4 buah kendaraan, ada 1 stik yang digunakan dalam rangka kegiatan melawan hukum.

"Kami peringatkan para DPO segera menyerahkan diri. Kami berjanji akan mengejar seluruh pelaku hingga ke akar-akarnya," kata dia.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi memimpin konferensi pers kasus premanisme di Mapolresta Surakarta, Jumat (26/2). (MP/Ismail)
Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi memimpin konferensi pers kasus premanisme di Mapolresta Surakarta, Jumat (26/2). (MP/Ismail)

Ia menambahkan para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP, Pasal 335 KUHP dan Pasal 2 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Ancaman 15 tahun (penjara). Ada UU darurat dan penganiayaan. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Wakapolri Klarifikasi Isu Pelibatan Preman Tertibkan Protokol Kesehatan

#Polda Jawa Tengah #Polresta Solo #Preman
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Wakapolri Tegaskan Pengusaha tak Perlu Takut Preman, Polri Jamin Kepastian Hukum
Polri memastikan akan memberikan perlindungan dan kepastian hukum agar kegiatan usaha tetap berjalan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wakapolri Tegaskan Pengusaha tak Perlu Takut Preman, Polri Jamin Kepastian Hukum
Indonesia
Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Basah Berformalin di Boyolali, Bisa Produksi 1,5 Ton per Hari
Polda Jateng membongkar pabrik mie basah berformalin di Boyolali. Pabrik tersebut bisa memproduksi hingga 1,5 ton per harinya.
Soffi Amira - Kamis, 12 Maret 2026
Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Basah Berformalin di Boyolali, Bisa Produksi 1,5 Ton per Hari
Indonesia
17,3 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng saat Lebaran, Polda Siagakan 28.980 Personel
Polda Jawa Tengah menyiagakan 28.980 personel untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2026. Diperkirakan 17,3 juta pemudik akan masuk ke wilayah Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
17,3 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng saat Lebaran, Polda Siagakan 28.980 Personel
Indonesia
Polda Jateng Bongkar Tambang Ilegal di Boyolali dan Kendal, 2 Tersangka Sudah Diamankan
Polda Jateng membongkar kasus tambang ilegal di Boyolali dan Kendal. Dua orang tersangka berhasil diamankan.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Polda Jateng Bongkar Tambang Ilegal di Boyolali dan Kendal, 2 Tersangka Sudah Diamankan
Indonesia
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Polda Jateng mengambil sampel DNA dan data antemortem keluarga korban pesawat ATR 42-500.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Polri Kini Sudah Punya 672 SPPG, Paling Banyak Ada di Jawa Tengah
Polri kini sudah memiliki 672 SPPG. Namun, SPPG Polri yang paling banyak berada di Jawa Tengah.
Soffi Amira - Jumat, 17 Oktober 2025
Polri Kini Sudah Punya 672 SPPG, Paling Banyak Ada di Jawa Tengah
Indonesia
Diduga Merusuh, Polda Jateng Tangkap 1.747 Orang dalam 4 Hari, 46 Ditetapkan sebagai Tersangka
Penangkapan dilakukan pada 29 Agustus hingga 1 September 2025 seperti dilaporkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Dwi Subagio di Semarang, Selasa (2/9).
Frengky Aruan - Selasa, 02 September 2025
Diduga Merusuh, Polda Jateng Tangkap 1.747 Orang dalam 4 Hari, 46 Ditetapkan sebagai Tersangka
Indonesia
Groundbreaking 24 SPPG Polres di Solo, Kapolri Pastikan Sasar 90.717 Penerima Manfaat Makan Bergizi
Kapolri mengatakan setelah SPPG ini selesai kemungkinan akan dilaksanakan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Juni 2025
Groundbreaking 24 SPPG Polres di Solo, Kapolri Pastikan Sasar 90.717 Penerima Manfaat Makan Bergizi
Indonesia
Pemberantasan Premanisme di Jabodetabek: Ribuan Spanduk Dicopot dan Ratusan Posko Ormas Dirobohkan
Meski Operasi Berantas Jaya berakhir, penindakan terhadap pelaku premanisme dan kejahatan jalanan tetap dilanjutkan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Mei 2025
Pemberantasan Premanisme di Jabodetabek: Ribuan Spanduk Dicopot dan Ratusan Posko Ormas Dirobohkan
Indonesia
3.399 Preman Terjaring Operasi Berantas Jaya, 56 di Antaranya Merupakan Anggota Ormas
Operasi Berantas Jaya digelar selama dua pekan sejak 9-23 Mei 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Mei 2025
3.399 Preman Terjaring Operasi Berantas Jaya, 56 di Antaranya Merupakan Anggota Ormas
Bagikan