Pola Makan yang Tepat bagi Penyintas Kanker Ketika Kemoterapi

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 07 Maret 2020
Pola Makan yang Tepat bagi Penyintas Kanker Ketika Kemoterapi

Penyintas kanker harus memperhatikan pola makannya. (Foto: Pexels./alidate Van)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEMOTERAPI adalah satu rangkaian yang harus dijalani peyintas kanker. Terapi ini dilakukan menggunakan obat-obatan anti-kanker untuk membunuh sel-sel secara sistematik. Meskipun kemoterapi bertujuan baik, tapi tetap ada efek negatif juga untuk tubuh seperti rambut rontok, mual, muntah, lelah, dan lainnya.

Selain itu, orang yang sedang menjalani kemoterapi harus mengikuti pola makan yang sehat. Dilansir dari Halodoc, berikut pola makan yang tepat untuk orang yang sedang menjalani kemoterapi.

Baca Juga:

Yuk Simak, 5 Manfaat Buah Sitrus Bagi Tubuh Kita!

1. Sedikit tapi sering

makan
Tidak perlu makan banyak yang penting ada nilai gizi yang masuk. (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Pola makan sehat dapat membantu orang untuk meningkatkan kekebalan tubuh untuk melawan kanker. Dengan demikian membantu penyintas kanker mencapai target terapi yang tepat. Biasanya orang yang sedang menjalani terapi ini tidak memiliki nafsu makan. Meski begitu disarankan untuk tetap menerapkan pola makan teratur dan normal. Oleh karena itu disarankan untuk makan sedikit tapi dengan frekwensi sering agar tetap ada gizi yang masuk. Sebaiknya mengonsultasikan diri pada ahli gizi.

2. Perbanyak protein dan serat

makan
Perlu asupan protein yang baik. (Foto: Pixabay/RitaE)

Bagi penyintas kanker, makanan tinggi kalori dan protein dengan pola gizi seimbang sangat dibutuhkan sebagai bagian untuk terapi kemoterapi yang rutin dilakukan. Biasanya orang yang sedang menjalani kemoterapi akan kesulitan makan sehingga rentan penurunan berat badan dan pertumbuhannya terhambat. Oleh karena itu makanan yang tinggi protein dan serat sangat disarankan untuk dikonsumsi agar membantu tubuh untuk meningkatkan daya tahan.

3. Pantangan makanan

makan
Dilarang mengonsumsi jbuah jeruk selama masa kemoterapi. (Foto: Pexels/freestocks.org)

Meski dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi, tinggi kalori dan protein, tapi tak semuanya baik untuk dikonsumsi. Ada beberapa makanan yang harus dihindari seperti jeruk, makanan asam, pedas, dan sayuran mentah. Makanan itu bisa saja menimbulkan gangguan pada pencernaan. Serta sayuran mentah bisa saja membawa materi atau kuman yang bisa menimbulkan keracunan makanan atau infeksi lainnya. (lio)

Baca Juga:

Mengusir Uring-uringan dengan Makanan Ini

#Kanker #Peduli Kanker #Penyakit Kanker
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

ShowBiz
Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3) sore. Ia meninggal usai berjuang melawan kanker ginjal yang dideritanya sejak 2019.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Lifestyle
Imunoterapi Harapan Baru bagi Pasien Usia Produktif, Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Paru
Penentuan terapi tidak lagi bersifat umum, tapi mempertimbangkan tipe kanker, stadium penyakit, hingga karakteristik genetiknya.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
Imunoterapi Harapan Baru bagi Pasien Usia Produktif, Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Paru
ShowBiz
Kabar Duka Musik Rock, Vokalis 3 Doors Down Brad Arnold Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun
Vokalis 3 Doors Down, Brad Arnold, meninggal dunia di usia 47 tahun. Ia mengembuskan napas terakhirnya pada 7 Februari 2026, usai berjuang melawan kanker.
Soffi Amira - Minggu, 08 Februari 2026
Kabar Duka Musik Rock, Vokalis 3 Doors Down Brad Arnold Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun
Indonesia
Penyanyi Raisa Berduka, Ibunda Meninggal Dunia Karena Penyakit Kanker
Jenazah Ria Mariaty disemayamkan di rumah duka yang berada di kawasan Cinere, Depok. Keluarga pun meminta doa dari semua pihak atas meninggalnya beliau.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 November 2025
Penyanyi Raisa Berduka, Ibunda Meninggal Dunia Karena Penyakit Kanker
Dunia
Joe Biden Terapi Radiasi & Hormon Lawan Kanker Prostat Agresif, Hasilnya Ada Harapan
Tubuh Biden disebutkan merespons positif terapi radiasi dan hormon yang dijalani.
Wisnu Cipto - Minggu, 12 Oktober 2025
Joe Biden Terapi Radiasi & Hormon Lawan Kanker Prostat Agresif, Hasilnya Ada Harapan
ShowBiz
Kate Middleton Kunjungi Taman Kesehatan, Curhat ke Pasien Kanker tentang Beratnya Masa Pemulihan
Pada September, ia mengumumkan telah menyelesaikan kemoterapi dan melakukan apa yang ia bisa untuk tetap bebas dari kanker.
Dwi Astarini - Jumat, 04 Juli 2025
Kate Middleton Kunjungi Taman Kesehatan, Curhat ke Pasien Kanker tentang Beratnya Masa Pemulihan
Dunia
Eks Presiden AS Joe Biden Didiagnosis Kanker Prostat, Agresif Menyebar ke Tulang
Kanker Joe Biden telah menyebar hingga ke tulang.
Wisnu Cipto - Senin, 19 Mei 2025
Eks Presiden AS Joe Biden Didiagnosis Kanker Prostat, Agresif Menyebar ke Tulang
Indonesia
Pasien Kanker Darah Tak Perlu ke Singapura, Kini Cangkok Sumsum Tulang Bisa di RS Kariadi Semarang
Angka survival rate para pasien yang sudah menjalani operasi cangkok sumsum tulang naik mencapai 50 persen.
Wisnu Cipto - Selasa, 15 April 2025
Pasien Kanker Darah Tak Perlu ke Singapura, Kini Cangkok Sumsum Tulang Bisa di RS Kariadi Semarang
Dunia
Perjuangan Richard Scoyler, Seorang Ahli Patologi yang Selamatkan Nyawa Ribuan Orang, Tapi Justru Kena Kanker Otak yang Tak Bisa Disembuhkan
Ikuti kisah inspiratif Richard Scolyer dalam perjuangannya melawan kanker otak.
Hendaru Tri Hanggoro - Rabu, 12 Maret 2025
Perjuangan Richard Scoyler, Seorang Ahli Patologi yang Selamatkan Nyawa Ribuan Orang, Tapi Justru Kena Kanker Otak yang Tak Bisa Disembuhkan
Fun
5 Fakta Kanker Darah, Dari Anak Kecil Sampai Lansia Bisa Kena
Kanker darah bukan cuma penyakit orang tua.
Ikhsan Aryo Digdo - Senin, 10 Maret 2025
5 Fakta Kanker Darah, Dari Anak Kecil Sampai Lansia Bisa Kena
Bagikan