Pola Dugaan Korupsi Petinggi BGN Dadan Cs Bukan Bukan Modus Baru

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Pola Dugaan Korupsi Petinggi BGN Dadan Cs Bukan Bukan Modus Baru

3 tersangka mantan Kepala BGN Dadan Hindayana (DH), mantan Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Dukungan Kelembagaan Lodewyk Pusung (LP), serta mantan Wakil Kepala BGN Bidang Operasiona

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kejaksaan Agung menetapkan tiga orang mantan pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada BGN tahun 2025–2026. Penahanan satu hari setelah dicopot Presiden Prabowo Subianto.

Ketua IM57+ Institute, Lakso Anindito menilai pengungkapan dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi pesan tegas bahwa tidak ada program pemerintah yang kebal dari proses hukum.

Lakso mengatakan langkah Kejaksaan Agung membongkar dugaan korupsi dan menetapkan tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka harus dilihat sebagai bentuk penegakan hukum yang setara terhadap seluruh pihak.

Langkah pembongkaran ini merupakan sinyal yang baik untuk memberi pesan bahwa tidak ada program Presiden yang betul-betul tidak tersentuh sehingga tidak dapat dilakukan penegakan hukum,

kata Lakso dalam keterangannya, Kamis (4/6).

Menurutnya, IM57+ Institute menolak adanya impunitas dalam penanganan perkara korupsi. Pola dugaan korupsi yang diungkap Kejagung bukan merupakan modus baru, melainkan praktik yang selama ini kerap ditemukan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Lakso menyoroti dugaan pengaturan pengadaan, mark up, hingga penentuan pemenang proyek yang nilainya mencapai triliunan rupiah. Dugaan itu disebut dilakukan melalui intervensi terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sehingga penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) tidak berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.

Apabila dilihat modusnya, mulai dari indikasi pengaturan pengadaan baik berupa mark up dan pengaturan pemenang dalam pengadaan yang jumlahnya triliunan rupiah bukanlah modus baru dalam pengadaan,

ujarnya.

Ia menyebut sejumlah pengadaan yang menjadi sorotan, mulai dari 21.801 unit motor listrik senilai sekitar Rp1 triliun, 32.000 pasang sepatu, 31.000 unit tablet, hingga 5.400 unit televisi berukuran 75 inci.

Selain itu, Lakso juga menyinggung adanya dugaan pengondisian yayasan yang terafiliasi dengan pihak tertentu. Menurut dia, praktik tersebut merupakan bentuk penyalahgunaan kewenangan yang juga bukan hal baru dalam perkara korupsi.

Di sisi lain, Lakso menegaskan pembenahan sistem dan pengawalan terhadap program prioritas Presiden harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, penindakan hukum harus berjalan beriringan dengan upaya pencegahan agar penyimpangan serupa tidak kembali terjadi.

Kolaborasi antara penindakan melalui penegakan hukum dan pencegahan melalui perbaikan sistem menjadikan hal yang harus terus dilakukan terhadap program-program prioritas Presiden,

tegasnya.

Ia berharap langkah tersebut dapat memastikan penggunaan anggaran negara berlangsung secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. (Pon)

#Badan Gizi Nasional #Dugaan Korupsi #Makan Bergizi Gratis
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Sony Sonjaya Siap Buka-bukaan: Jual-Beli Titik Dapur MBG Atas Atensi Nama-Nama Besar
Krisna Murti mengungkapkan pihak-pihak yang memberi atensi dan menekan kliennya Sony Sonjaya menjual titik-titik dapur SPPG bukan orang sembarangan.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Sony Sonjaya Siap Buka-bukaan: Jual-Beli Titik Dapur MBG Atas Atensi Nama-Nama Besar
Indonesia
Tersangka Eks Waka BGN Sony Sonjaya Siap Buka Mulut Siapa Dalang Bancakan MBG, Tokohnya Banyak!
Permohonan JC akan segera dilayangkan secara resmi ke Jampidsus Kejagung pada Senin (8/6) pekan depan.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Tersangka Eks Waka BGN Sony Sonjaya Siap Buka Mulut Siapa Dalang Bancakan MBG, Tokohnya Banyak!
Indonesia
BGN Didesak Lakukan Evaluasi Menyeluruh Makan Bergizi Gratis, Tidak Ada Lagi Makanan Tidak Layak
Hak siswa atas makanan bergizi yang layak tidak boleh dikurangi sedikit pun.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
BGN Didesak Lakukan Evaluasi Menyeluruh Makan Bergizi Gratis, Tidak Ada Lagi Makanan Tidak Layak
Indonesia
Anggaran MBG Sudah Habiskan Rp 88,15 Triliun
Pemerintah memangkas pagu program MBG pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2026 dari semula senilai Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Anggaran MBG Sudah Habiskan Rp 88,15 Triliun
Indonesia
Sony Sanjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Klaim akan Bongkar Nama Besar yang Terlibat dalam Kasus MBG
Tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG, Sony Sanjaya, siap menjadi justice collaborator dan membuka fakta terkait pihak-pihak yang diduga terlibat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
Sony Sanjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Klaim akan Bongkar Nama Besar yang Terlibat dalam Kasus MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Impor Ratusan 700 Juta Butir Telur dari China untuk MBG
Informasi ini diunggah akun Facebook “Asal Ngontent” yang juga menyinggung Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Frengky Aruan - Jumat, 05 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Impor Ratusan 700 Juta Butir Telur dari China untuk MBG
Indonesia
Pergantian Kepala BGN Harus Jadi Jalan Perbaikan Program Makan Bergisi Gratis
Pergantian Dadan Hindayana dengan Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN, dinilai sebagai hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto dalam mengevaluasi para pembantunya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Pergantian Kepala BGN Harus Jadi Jalan Perbaikan Program Makan Bergisi Gratis
Indonesia
Ditahan KPK, Presiden Prabowo Resmi Pecat Wamen Imipas Silmy Karim
Pemerintah belum menentukan sosok yang akan mengisi posisi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang ditinggalkan Silmy Karim.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Ditahan KPK, Presiden Prabowo Resmi Pecat Wamen Imipas Silmy Karim
Indonesia
MBG Mau Fokus di Wilayah 3 T, Alasan Penunjukkan Wakil Ketua BGN Mayjen Trenggono
Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang fokuskan Program MBG ke wilayah 3T dan kelompok 3B. Mayjen TNI Trenggono ditunjuk karena keahlian teritorial.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
MBG Mau Fokus di Wilayah 3 T, Alasan Penunjukkan Wakil Ketua BGN Mayjen Trenggono
Indonesia
Anggaran Dipangkas Jadi Rp 268 Triliun, Ini Strategi Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN
Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengungkap empat langkah efisiensi setelah anggaran lembaga dipangkas menjadi Rp 268 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Anggaran Dipangkas Jadi Rp 268 Triliun, Ini Strategi Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN
Bagikan