MerahPutih.com - Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, memilih bungkam saat tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (20/7) malam.
Lalu Ahmad tiba di markas antirasuah setelah ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Lalu Ahmad tiba sekira pukul 22.00 WIB, mengenakan kemeja biru muda yang dilapisi jaket berwarna krem, memakai masker putih, serta topi.
Ia memilih bungkam saat ditanya sejumlah pertanyaan oleh awak media.
Baca juga:
Hari Jadi ke-80 Sukoharjo Tanpa Euforia Usai OTT KPK Bupati Etik Suryani
Dalam operasi senyap tersebut, tim penindakan KPK total mengamankan 19 orang. Dari jumlah itu, tujuh orang dibawa ke KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Selain Bupati Lombok Barat, pihak yang diamankan berasal dari unsur aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Lombok Barat serta pihak swasta.
Jubir KPK Budi Prasetyo belum memerinci identitas maupun jumlah masing-masing pihak.
Tentu nanti yang dibawa di Jakarta yang memang sesuai kebutuhan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,
kata Budi.
Budi menambahkan, perkara yang sedang diusut berkaitan dengan penerimaan uang oleh Lalu Ahmad Zaini, yang berhubungan dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap tersebut.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini diduga terkait pelaksanaan sejumlah proyek. (Pon)

