Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Bisnis

Platform E-Commerce Gencarkan Pelatihan Literasi Digital Pada UMKM

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 07 September 2022
Platform E-Commerce Gencarkan Pelatihan Literasi Digital Pada UMKM

Pentingnya literasi digital bagi para pelaku UMKM (Foto: Pixabay/Stocksnap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PLATFORM E-Commerce terus menggencarkan pelatihan literasi digital pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal tersebut dipaparkan Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Bima Laga.

Pelatihan tersebut dimaksudkan sebagai upaya untuk menghadirkan para penjual yang memiliki kecakapan serta kualitas pada bisnis di dunia digital.

"Mereka punya kebutuhan untuk memperbanyak penjual atau pedagang, mereka juga punya kebutuhan bahwa penjual atau pedagang itu memiliki kualitas yang bagus dari sisi literasi, dari sisi show digital, pengetahuan, dan tentu secara berbisnisnya," jelas Bima seperti yang dikutip Antara.

Baca Juga:

Penggunaan Teknologi Harus Diimbangi Literasi Digital yang Mumpuni

Platform E-Commerce terus menggencarkan pelatihan literasi digital pada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) (Foto: Pixabay/Mohamed Hassan)

Langkah melakukan pelatihan literasi pada UMKM kian gencar dilakukan selama pandemi COVID-19. Bima menjelaskan, idEA bersama para anggota e-commerce digandeng oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Invetasi untuk menggalakkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Bima mengatakan, pelatihan terhadap pelaku UMKM semakin digencarkan dengan tujuan mengejar target pemerintah yang mencanangkan 30 juta pelaku UMKM go digital pada 2024.

"Di sini, program pelatihan jadi semakin kencang, karena untuk mengejar target. Di Gernas BBI memiliki target penjual (go digital-Red.) sebanyak-banyaknya. Di tahun 2024 itu 30 juta. posisi sekarang sudah di 19 juta untuk pelaku UMKM go digital," ujar Bima.

Program pelatihan pada UMKM dilakukan di sejumlah provinsi. Bentuknya antara lain keterampilan memotret produk dengan ponsel, membuat konten promosi, memasarkan produk, pengelolaan keuangan, pengembangan produk, pengemasan, dan pengetahuan tentang menghindari kejahatan transaksi di dunia digital.

Setelah melalui tahap pelatihan, para pelaku UMKM akan mendapat pendampingan dan mentoring, sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi.

"Dari pelatihan, lalu pendampingan sampai akhirnya mentoring. Dari pelatihan kita kasih materi, lalu pendampingan itu prakteknya, lalu di mentoring itu kita memantau hasilnya," tutur Bima.

Baca juga:

NFT Naik Daun, Penguatan Literasi Digital Jangan Ditunda Lagi

Para pelaku UMKM diberi pelatihan dan pendampingan (Foto: Pixabay/Elf Moondance)

Pada kesempatan tersebut, Bima berpesan kepada para pelaku UMKM untuk berani go digital. Karena pada era kenormalan baru, peluang bisnis di dunia digital akan semakin berkembang.

Menurut Bima, pelaku UMKM harus selalu open minded dan jangan skeptis terhadap hal baru. Karena hal baru akan menjadi masa depan. "Kami sarankan ikut (go digital-Red.), karena kami punya pelatihan banyak dan itu gratis," ucap Bima.

Untuk info pelatihan UMKM tersebut, kamu bisa memantau akun Instagram @ideassociation dan @banggabuatanindo. Bima menegaskan semua pelatihan di dua akun tersebut gratis. (Ryn)

Baca Juga:

Cegah Hoaks di Masyarakat, Kominfo Gencarkan Literasi Digital

#September Warga +62 JUALAIN #UMKM #Literasi #Digital
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Selain mengutamakan produk lokal, Permendag Nomor 19 Tahun 2026 juga ditujukan untuk memperkuat perlindungan konsumen dalam perdagangan digital.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Indonesia
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Data Sistem Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SSKI) Bank Indonesia pada 2025, total kredit perbankan mencapai Rp 8.149 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Indonesia
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
PNM memperluas layanan keuangan ke wilayah 3T melalui 516 unit dari total 4.035 jaringan pelayanan. Fokus pada pembiayaan dan pemberdayaan perempuan pengusaha ultra mikro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
Indonesia
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Penyusunan regulasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan secepatnya agar status pelaku usaha bagi pengemudi ojol segera memiliki dasar hukum
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit TikTok Shop usai Dugaan Penahanan Dana UMKM
Komisi VII DPR meminta Kemendag dan Komdigi membentuk tim audit independen untuk mengusut dugaan penahanan dana pelaku UMKM di TikTok Shop.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
DPR Desak Pemerintah Audit TikTok Shop usai Dugaan Penahanan Dana UMKM
Indonesia
SPAI Tolak Pengemudi Ojol Masuk Kategori UMKM, Minta Pemerintah Akui sebagai Pekerja
SPAI menolak pengemudi ojol, taksol, dan kurir kargo dikategorikan sebagai UMKM. Desak pemerintah mengakui mereka sebagai pekerja dan menjamin hak ketenagakerjaan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
SPAI Tolak Pengemudi Ojol Masuk Kategori UMKM, Minta Pemerintah Akui sebagai Pekerja
Indonesia
OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Program PED
OJK mengapresiasi dukungan Bank Jakarta dalam Program Pengembangan Ekonomi Daerah yang memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan inklusi keuangan di DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Program PED
Indonesia
Pajak Pedagang Online Harus Lihat Kondisi Riil
Implementasinya harus dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi riil pelaku UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Pajak Pedagang Online Harus Lihat Kondisi Riil
Bagikan