PKS Tegaskan tidak Paksakan Aher jadi Cawapres Anies
Anies Baswedan dan Ahmad Heryawan. Foto: Instagram/@aheryawan
MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan tidak ada paksaan di Koalisi Perubahan dalam memilih calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies Baswedan.
Hal itu sekaligus membantah pernyataan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyebut PKS juga memiliki aspirasi agar Ahmad Heryawan atau Aher menjadi cawapres Anies.
Baca Juga
"Tidak ada paksaan dalam memilih bakal calon wakil presiden. PKS sejak dari awal mengedepankan kebersamaan dan rasionalitas dalam menentukan bacawapres," kata Jubir PKS Muhammad Kholid, Jumat (27/1).
Kholid mengatakan, PKS menghargai keinginan Partai Demokrat yang menyodorkan nama AHY sebagai cawapres Anies.
Baca Juga
Prinsipnya, kata Kholid, PKS akan mendukung sosok terbaik, yang bisa melengkapi dan mendongkrak peluang kemenangan di Pilpres 2024.
"PKS menghormati aspirasi partai-partai dan pilihan bakal calon wakil presiden.
Menurut Kholid, nama Aher hanya salah satu opsi atau alternatif, yang bisa dipertimbangkan dalam pembahasan di koalisi.
"Pembahasan dalam Koalisi Perubahan sudah sangat baik, tinggal dituntaskan bersama," pungkasnya. (Pon)
Baca Juga
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana