Bercerai di Jabar, PKS dan Partai Demokrat Berkoalisi di Dua Provinsi

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 27 Desember 2017
Bercerai di Jabar, PKS dan Partai Demokrat Berkoalisi di Dua Provinsi

Ketua Umum PKS Sohibul Iman saat konferensi pers di Kantor DPP Partai PKS di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (27/12). (Twitter @PKSejahtera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 'bercerai' dengan Partai Demokrat setelah mengusung calonnya sendiri pada Pilkada Jawa Barat pada 2018. Koalisi PKS, Partai Gerindra, dan PAN mengumumkan secara resmi mendukung Mayjen TNI (Purn) Sudrajat dan Akhmad Syaikhu sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jabar.

Jawa Barat disebut memang memiliki pemilih dengan daya magnitude yang besar yakni jumlah pemilihnya merupakan 18 persen suara pemilih nasional.

"Jabar punya megnitute yang luar biasa, karena penduduk dan pemilihnya 18 persen, dan jumlah tidak kecil," kata Ketua Umum DPP PKS Shohibul Iman dalam konferensi pers usai rapat internal di Kantor DPP Partai PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (27/12).

Semula PKS bersama-sama Partai Demokrat mendukung pasangan Deddy Mizwar dan Akhmad Syaikhu. Terkait perubahan ini, Shohibul telah berbicara dengan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Amir Syamsuddin.

"Alhamdulillah, Pak Amir Syamsuddin sebagai politisi senior bisa menerima. Beliau sangat dewasa dan bisa memahami pilihan PKS bahwa politik sangat dinamis dan setiap entitas politik punya kalkulasi dan hak masing-masing untuk menentukan pilihannya," katanya.

Selain Amir Syamsuddin, Shohibul juga melakukan komunikasi dengan Deddy Mizwar terkait pilihan PKS pada Pilkada Jabar. Menurut Shohibul, Deddy bisa memahami pilihan PKS tersebut.

"Kami sudah berbicara dan Demiz bisa memahami keputusan dari Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) atau Badan Pekerja Majelis Syura PKS," jelasnya.

Lebih lanjut, Shohibul mengatakan pihaknya ingin memberikan keleluasaan kepada partai-partai lain yang tadinya bersama-sama PKS untuk menentukan sikap ke depan setelah pengumuman ini.

Kendati 'bercerai' di Pilkada Jabar, Shohibul melanjutkan, PKS tetap berkoalisi dengan Partai Demokrat untuk mengusung paket Dr. Zulkieflimansyah dan H.j Siti Rohmi Djalilah pada Pilkada NTB. Selain itu, PKS juga mendukung Partai Demkorat untuk mengusung Benny K Harman sebagai cagub di NTT. (*)

#Pilkada Jawa Barat #H. Deddy Mizwar #PKS
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Indonesia
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
DPRD berharap Gubernur Pramono Anung dapat hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
Indonesia
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Suhud Alynudin diusulkan menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta. PKS pun membeberkan alasan pergantian tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Indonesia
DPP PKS Perintahkan Pergantian Khoirudin dari Kursi DPRD DKI Jakarta
Termuat dalam SK, mengusulkan penggantian Ketua DPRD Provinsi Jakarta yang semula dijabat Khoirudin digantikan Suhud Alynudin.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
DPP PKS Perintahkan Pergantian Khoirudin dari Kursi DPRD DKI Jakarta
Indonesia
PKS: Serangan terhadap Andrie Yunus Diduga Terencana dan Ancam Pembela HAM
PKS mengecam keras serangan penyiraman cairan kimia terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus dan mendesak polisi segera mengungkap pelaku serta aktor intelektual di baliknya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
PKS: Serangan terhadap Andrie Yunus Diduga Terencana dan Ancam Pembela HAM
Indonesia
Konflik Timur Tengah Memanas, PKS Kritik Agresi AS-Israel ke Iran Cederai Perdamaian Global
PKS mengkritik agresi AS-Israel ke Iran. PKS menilai, bahwa hal itu mencederai perdamaian dunia.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
Konflik Timur Tengah Memanas, PKS Kritik Agresi AS-Israel ke Iran Cederai Perdamaian Global
Indonesia
PKS Tegaskan Larangan Keluarga Presiden Maju Pilpres Sejalan Upaya Cegah KKN
Pelarangan tersebut seharusnya tidak hanya berlaku pada pilpres, tetapi juga pada pemilihan kepala daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
PKS Tegaskan Larangan Keluarga Presiden Maju Pilpres Sejalan Upaya Cegah KKN
Indonesia
PKS Peringatkan Semua Pihak Berhati-Hati Menykapi Perjanjian Dagang Indonesia-AS
Kehati-kehatian ini khususnya terkait dengan klausul pengakuan standar regulasi produk pertanian dan daging Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
PKS Peringatkan Semua Pihak Berhati-Hati Menykapi Perjanjian Dagang Indonesia-AS
Indonesia
Pemerintah Indonesia Diminta Perjuangkan Pemasukan Palestina ke Aliansi Perdamaian Bentukkan Donald Trump
Tanpa adanya Palestina, forum tersebut akan kehilangan relevansi dan legitimasi dan akan sulit ciptakan perdamaian dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Pemerintah Indonesia Diminta Perjuangkan Pemasukan Palestina ke Aliansi Perdamaian Bentukkan Donald Trump
Bagikan