PKS Munculkan Suhaimi, Pengamat: Dia Paham Dinamika Politik DKI
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi. Foto:http://jakarta.pks.id
MerahPutih.Com - Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Jakarta, Ujang Komarudin memuji langkah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengajukan Abdurrahman Suhaimi dalam bursa kandidat Cawagub DKI Jakarta.
Suhaimi yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta itu dipandang sebagai figur yang mumpuni untuk menggantikan Sandiaga Uno.
Karena, menurut Ujang, Suhaimi mengetahui betul tentang Jakarta dan dinamika politiknya mengingat saat ini memiliki posisi strategis dalam badan legislatif DKI Jakarta.
"Dia (Suhaimi) paham dinamika politik di DKI. Karena dia ketua fraksi," kata Ujang saat dikonfirmasi merahputih.com, Senin (7/1).
Selain itu, sambung dia, keuntungan PKS mendapuk Suhaimi menjadi calon DKI 2 karena ia merupakan kader partai terbaik yang dikomandoi Sohibul Iman ini.
"Tentu dia merupakan kader PKS ," terangnya.
Menurut Ujang Komarudin, merupakan hal yang biasa di dunia politik secara mengejutkan PKS memunculkan Suhaimi menjadi calon orang nomor dua di Jakarta itu.
"Politik memang selalu menghadirkan kejutan. Termasuk pengajuan nama Suhaimi," tuturnya.
Sebelumnya, PKS telah menyerahkan tiga nama kandidat calon wakil gubernur DKI Jakarta ke Gerindra.
Ketiga nama itu adalah Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi, mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, dan Sekretaris Umum DPW PKS DKI Agung Yulianto.(Asp)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Megawati Cerita Bersahabat Baik dengan Prabowo, Tapi Anak Buah Gitu Ya?
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Pemerintah Indonesia Diminta Perjuangkan Pemasukan Palestina ke Aliansi Perdamaian Bentukkan Donald Trump
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
PKS Ngotot Minta Pemprov Jakarta Jual Saham Bir, Ungkit Janji Kampanye Gubernur
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Soroti Putusan PTUN, Pakar Hukum Tata Negara Sebut Kepemimpinan Ketua MK Suhartoyo Ilegal
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Nicolas Maduro Ditangkap AS, Jerry Massie Ungkap 2 Alasan Utama di Baliknya
Wagub Rano Karno Jawab Ketidakpuasan soal UMP DKI Jakarta
Publik Figur Dinilai Hiasi Bencana Sumatra dengan Narasi Menyesatkan, Pengamat: Hanya Memperpanjang Penderitaan Korban