PKS Ngotot Minta Pemprov Jakarta Jual Saham Bir, Ungkit Janji Kampanye Gubernur

Wisnu CiptoWisnu Cipto - 2 jam, 26 menit lalu
PKS Ngotot Minta Pemprov Jakarta Jual Saham Bir, Ungkit Janji Kampanye Gubernur

Ilustrasi - Bartender menuangkan bir untuk pelanggan (foto: pixabay/spooky_kid)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fraksi PKS DPRD Jakarta kembali menegaskan desakan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) menjual saham yang dimiliki di PT Delta Djakarta Tbk.

“Walaupun secara hukum mungkin diperbolehkan, tapi kemudian secara etika publik, itu kami berpendapat tidak bisa dibenarkan,” kata anggota Komisi B DPRD dari Fraksi PKS, M Taufik Zoelkifli (MTZ), di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (27/1).

Saat ini, Pemprov DKI masih tercatat memiliki 26,25 persen saham di perusahaan produsen bir tersebut, dengan dividen rata-rata puluhan miliar rupiah setiap tahun.

Baca juga:

Pemprov DKI Serahkan Proses Penjualan Saham Bir PT Delta ke Pj Gubernur

Mudarat Saham Bir

Menurut MTZ, mudarat yang dihasilkan dengan mempertahankan saham di PT Delta Djakarta akan jauh lebih besar ketimbang manfaatnya.

PKS menilai kepemilikan saham bir tidak pantas bagi pemerintah karena dampak negatif alkohol terhadap masyarakat. MTZ mengutip laporan WHO Global Status Report on Alcohol and Health yang menyebut alkohol menyebabkan 3 juta kematian per tahun secara global.

Politikus PKS itu juga menyoroti risiko kesehatan seperti penyakit hati, kanker, gangguan mental, kecelakaan lalu lintas, hingga kekerasan dalam rumah tangga akibat mengonsumsi alkholol.

"Kita bisa lihat ya misalnya dalam masalah-masalah yang berkaitan dengan sosial, bagaimana dia meningkatkan kekerasan dalam rumah tangga juga atau kemudian menjadi hal yang memicu orang untuk berbuat kriminal dan lain-lain," tuturnya.

Baca juga:

Terus Dijegal Pimpinan DPRD, Anies DIminta Pakai Diskresi Lepas Saham Bir

Janji Kampanye Pramono Anung

Karena itu, MTZ menyarankan agar Pemprov melepas saham PT Delta Djakarta. Apalagi, Gubernur Jakarta Pramono Anung pernah berjanji untuk melepas saham tersebut.

"Gubernur Pramono ketika kampanye di tahun 2024 itu menyatakan bahwa akan menjual saham PT Delta gitu ya, akan mengurus penjualannya, tapi kemudian sekarang setelah jadi belum ada suara lagi," ungkit dia.

"Walaupun pada saat itu beliau juga mengatakan bahwa itu, 'Saya serahkan kepada DPRD gitu'. Jadi penjualan, saya sedia siap, saya setuju saham dijual, tapi disampaikan kepada DPRD," tandas MTZ. (Asp)

#Saham Bir DKI #PKS #Pramono Anung
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
PKS Ngotot Minta Pemprov Jakarta Jual Saham Bir, Ungkit Janji Kampanye Gubernur
PKS mendesak Pemprov DKI menjual saham PT Delta Djakarta. Kepemilikan saham bir dinilai tidak pantas secara etika publik dan berisiko bagi masyarakat.
Wisnu Cipto - 2 jam, 26 menit lalu
PKS Ngotot Minta Pemprov Jakarta Jual Saham Bir, Ungkit Janji Kampanye Gubernur
Indonesia
DPRD DKI Sebut Banjir Jakarta akibat Tata Ruang Kota yang Rusak
Pemerintah DKI Jakarta harus memperbaiki kembali tata ruang Ibu Kota agar masalah banjir dapat teratasi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
DPRD DKI Sebut Banjir Jakarta akibat Tata Ruang Kota yang Rusak
Indonesia
Gubernur Pramono Gencar Gelar Modifikasi Cuaca Atasi Banjir, DPRD DKI: Buang-Buang Duit
Pemerintah DKI mestinya membuat kebijakan yang mampu mengatasi persoalan banjir ini. Salah satunya dengan menata tata ruang Jakarta yang dinilainya amburadul.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gubernur Pramono Gencar Gelar Modifikasi Cuaca Atasi Banjir, DPRD DKI: Buang-Buang Duit
Indonesia
Gubernur Pramono Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung pada 2027
Pengerukan dilakukan untuk meminimalkan pengendapan sedimentasi yang menurunkan kapasitas tampung air sungai.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gubernur Pramono Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung pada 2027
Indonesia
Alasan Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca di Daerah Penyangga: Cegah Banjir Kiriman ke Jakarta
Pemprov DKI Jakarta terus menggelar OMC hingga wilayah penyangga seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang guna menekan risiko banjir akibat cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Alasan Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca di Daerah Penyangga: Cegah Banjir Kiriman ke Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026
Pemprov DKI Jakarta membuka peluang melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026, menyusul prediksi BMKG soal cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Pemprov DKI Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026
Indonesia
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Disiplin warga menjadi faktor krusial agar sistem drainase dan sungai yang ada dapat berfungsi optimal.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Indonesia
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim banjir di Jakarta cepat surut berkat infrastruktur dan pengawasan langsung Pemprov.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Indonesia
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 200 ekskavator di lima wilayah untuk pengerukan kali dan sungai guna mengurangi dampak banjir akibat cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Siap Tanggung Biaya Modifikasi Cuaca untuk Daerah Sekitar Jakarta
Pemprov DKI Jakarta memperluas Operasi Modifikasi Cuaca ke daerah penyangga dan siap menanggung biaya untuk wilayah yang belum memiliki anggaran OMC.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pemprov DKI Siap Tanggung Biaya Modifikasi Cuaca untuk Daerah Sekitar Jakarta
Bagikan