Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

PKS Jawa Tengah Beri Catatan Khusus untuk Pasangan Ganjar-Yasin

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 06 September 2018
PKS Jawa Tengah Beri Catatan Khusus untuk Pasangan Ganjar-Yasin

Ganjar Pranowo bersama sejumlah kepala daerah saat mendatangi KPK (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen sudah resmi mengemban tugas sebagai pemimpin Jawa Tengah. Keduanya dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, pagi tadi.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan catatan khusus untuk Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen. Melalui Ketua DPW PKS Jateng Abdul Fikri Faqih, partai dakwah itu meminta pasangan Ganjar-Yasin mewujudkan aspirasi umat Islam sesuai dengan apa yang disampaikan saat kampanye.

"Pertama kami ucapkan selamat atas pelantikan Pak Ganjar dan Mas Taj Yasin sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng periode 2018-2023, kedua kami berharap aspirasi umat Islam di Jateng terwadahi dan terwujudkan, salah satunya terkait pengembangan pesantren dan sekolah Islam di Jateng," kata Ketua DPW PKS Jawa Tengah Abdul Fikri Faqih dalam keterangan pers yang diterima di Semarang, Rabu (5/9).

Lebih lanjut, Fikri mengharapkan dengan adanya sosok santri dalam diri Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen, bisa mewarnai dan mewadahi aspirasi umat Islam di Jateng.

Ganjar Pranowo-Taj Yasin
Ganjar Pranowo dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Foto: Twitter @ganjarpranowo)

Di sisi lain, pria yang juga anggota DPR RI tersebut berharap Ganjar-Yasin bisa segera bekerja menyelesaikan berbagai persoalan di Jateng, seperti menurunkan angka kemiskinan di Jateng yang masih diatas 11,32 persen.

"Itu harus menjadi perhatian, indeks pembangunan manusia di daerah di Jateng yang masih cukup rendah perlu ditingkatkan," ujarnya.

Abdul Fikri Faqih sebagaimana dilansir Antara mengakui tugas menjadi gubernur tentu tidak mudah, apalagi permasalahan di Jateng masih banyak yang perlu diselesaikan.

"Semoga Pak Ganjar bisa melaksanakan amanatnya dengan baik," katanya.

Seperti diwartakan, Presiden Joko Widodo melantik sembilan orang gubernur dan wakil gubernur 2018-2023 dari provinsi Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Bali, Sulawesi Tenggara, Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sembilan pasang kepala daerah itu dilantik berdasarkan Keppres 152/P sampai 156/P/2018 tertanggal 28 Agustus 2018, Keppres No 158/P tahun 2018 tertanggal 29 Agustus 2018 dan Keppres No 159/P sampai 162/P tertanggal 4 September 2018.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Mendagri Imbau Posisi Wagub DKI Jangan Terlalu Lama Kosong

#Ganjar Pranowo #Gubernur Jawa Tengah #PKS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Ganjar Pranowo merespons rencana Kaesang Pangarep yang maju di Pileg Solo 2029. Ia mengatakan, siapa pun boleh maju.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Indonesia
Ahmad Luthfi Dukung OTT KPK terhadap Bupati Sukoharjo, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendukung OTT KPK terhadap Bupati Sukoharjo Etik Suryani. Ia memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan normal.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Ahmad Luthfi Dukung OTT KPK terhadap Bupati Sukoharjo, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Ganjar menambahkan bahwa media seni dan budaya penting untuk melatih kepekaan agar para pemimpin dan masyarakat selalu sadar terhadap realitas.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Bagikan