PKS: AM Fatwa Teguh Perjuangkan Prinsip Kebenaran
Anggota DPR fraksi PKS Jazuli Juwaini. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
MerahPutih.com - Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini menilai almarhum AM Fatwa sebagai tokoh perlawanan otoritatianisme yang layak dijadikan guru dan teladan dalam keteguhanya memperjuangkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip kebenaran dan kebaikan.
"Atas nama Pimpinan Anggota dan keluarga besar Fraksi PKS kami mengucapkan turut berduka atas meninggalnya almarhum bapak AM Fatwa. Indonesia kehilangan salah satu putera terbaiknya, kita semua tahu kiprah dan perjuangan beliau," kata Jazuli dalam keterangan tertulisnya yang dikutip dari Antara di Jakarta, Kamis (14/12).
Jazuli menilai AM Fatwa sebagai sosok yang sangat gigih, teguh pendirian, dan idealis dalam memegang prinsip. Hal tersebut, menurut dia, dibuktikan dengan hukum penjara bertahun-tahun tidak menggoyahkan perjuangan dan idealismenya.
"Beliau juga orang yang kuat pembelaannya terhadap umat," katanya.
Menurut Jazuli, atas seluruh kegigihan, keteguhan, dan idealismenya itu, AM Fatwa layak disebut sebagai tokoh perlawanan terhadap otoritarianisme.
Dia berharap kita semua mampu meneladani kiprahnya dan semoga Allah SWT menerima amal dan perjuangannya.
Sebelumnya, Anggota DPD AM Fatwa meninggal dunia pada Kamis (14/12) pukul 6.17 WIB di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan karena sakit.
Biro Humas DPD mengonfirmasi meninggalnya senator asal DKI Jakarta tersebut setelah sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit MMC, Jakarta sejak beberapa hari lalu.
Jenazah almarhum langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Condet Pejaten, Komplek Bappenas, Pejaten Barat, Pasar Minggu. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Pemerintah Indonesia Diminta Perjuangkan Pemasukan Palestina ke Aliansi Perdamaian Bentukkan Donald Trump
PKS Ngotot Minta Pemprov Jakarta Jual Saham Bir, Ungkit Janji Kampanye Gubernur
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Tokoh Intelijen Indonesia Soeripto Meninggal di Usia 89 Tahun, Begini Karirnya
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
PKS Solo Kukuhkan Pengurus, Serukan Koalisi Beretika dan Bermartabat
Evaluasi Masih Bobrok, Legislator PKS Ingatkan MBG Berpotensi Jadi 'IKN Jilid 2'
Keracunan karena MBG Marak, DPR Tuntut Evaluasi Total Segera dari Segi Komunikasi Krisis hingga Regulasi