Pj Heru Akui Kapasitas Drainase DKI Tak Mampu Tampung Air Hujan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 18 Maret 2024
Pj Heru Akui Kapasitas Drainase DKI Tak Mampu Tampung Air Hujan

Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono usai meninjau Pipanisasi di Kamal Muara. (Foto: asropih).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir di Jakarta beberapa hari belakangan ini akibat cuaca ekstrem dengan durasi hujan yang berlansung lama.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengakui hal ini terjadi lantaran kapasitas daya tampung drainase atau sumur resapan milik Pemprov DKI tak cukup ketika hujan lebat mengguyur dengan durasi cukup lama.

Baca juga:

Banjir dan Kemacetan, Hambatan Jakarta Jadi Kota Global

"Terakhir sekitar posisi antara 14 Maret, 15 Maret, 16 Maret curah hujan cukup tinggi 180 mm. Sedangkan drainase kita hanya menampung maksimum makro 150 mm, kalau mikro 100," ujar Heru di Jl. Kamal Muara, Jakarta Utara, Senin (18/3).

Akibatnya, ada sejumlah wilayah Jakarta masih terendam banjir, dengan hujan yang tak henti dan kapasitas yang dipunya Pemprov DKI belum dapat mengatasi secara penuh.

"Sehingga memang masih di area tertentu jakarta mengalami banjir jika curah hujan cukup tinggi dan curah hujan tidak henti di atas 5 jam," urainya.

Baca juga:

13 RT di Jakarta Timur Masih Terendam Banjir

Jika curah hujan di bawah 150 mm dengan durasi tidak sampai 5 jam, Jakarta akan aman dari bencana banjir. Untuk itu, Pemprov DKI harus memperbanyak lagi pembangunan embung guna membantu menyelesaikan persoalan banjir.

"Maka kita perlu embung cukup banyak," ucap Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) ini.

Baca juga:

BMKG Sebut Penurunan Permukaan Tanah Pemicu Lain Pulau Jawa Rentan Banjir

Disamping itu, ditambahkan Heru, perlu juga pompanisasi yang saat ini yang dipunya Pemprov DKI pompa mobile ada sekitar 580 dan semuanya aktif.

"Hanya ada 10 yang sedang perbaikan ringan," tutupnya. (Asp)

#Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Bagikan