MerahPutih.com - Banjir yang melanda Jakarta semakin menyusut hingga Jumat (15/3) siang. BPBD DKI Jakarta mencatat pada pukul 09.00 WIB banjir masih menggenangi 15 RT dan berkurang menjadi 13 RT pukul 11.00 WIB.
Banjir tersebut akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang melanda wilayah ibu kota dan sekitarnya pada Kamis (14/3) hingga Jumat (15/3).
Hujan itu pula menyebabkan kenaikan status Bendung Katulampa pada Kamis (14/3) pukul 14.39 WIB menjadi Siaga 3 (Waspada ), Pos Pantau Depok pada Kamis (14/3) pukul 18.00 WIB menjadi Siaga 3 (Waspada), Pintu Air Manggarai pada (15/3) pukul 01.00 WIB menjadi Siaga 3 (Waspada), Pintu Air Karet pada (15/3) pukul 05.00 WIB menjadi Siaga 3 (Waspada) dan Pos Sunter Hulu pada Kamis (15/3) pukul 08.00 WIB menjadi Siaga 3 (Waspada).
Baca juga:
Stasiun Tawang Kebanjiran, Sejumlah Perjalanan Kereta Api Dibatalkan
Kepala Pelaksana BPBD DKI, Isnawa Adji mengatakan, pihaknya mengerahkan personel untuk memonitor kondisi banjir di setiap wilayah, dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air agar berfungsi dengan baik.
"(Monitor ini) bersama dengan para lurah dan camat setempat," ucap Isnawa dalam keterangannya pada Jumat (15/3).
Baca juga:
Banjir di Semarang Bikin Perjalanan Kereta Api Dibatalkan dan Terlambat Sampai 6 Jam
BPBD DKI juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir. Adapun data wilayah terdampak banjir sebagai berikut:
Jakarta Timur terdapat 13 RT yang terdiri dari:
Kel. Bidara Cina
Jumlah: 4 RT
Ketinggian: 30 hingga 50 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Kel. Kampung Melayu
Jumlah: 3 RT
Ketinggian: 80 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Baca juga:
BMKG Sebut Penurunan Permukaan Tanah Pemicu Lain Pulau Jawa Rentan Banjir
Kel. Cawang
Jumlah: 5 RT
Ketinggian: 60 sampai 70 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Kel. Cililitan
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 40 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung. (Asp)

