Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pj DKI 1 Ajak Warga Beri Masukan tentang Penerapan ERP

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 08 Februari 2023
Pj DKI 1 Ajak Warga Beri Masukan tentang Penerapan ERP

Arsip foto - Kendaraan bermotor melintas di bawah alat Sistem Jalan Berbayar Elektronik (ERP) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (2/3/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemberlakuan aturan jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP) di Jakarta masih dalam tahap kajian dari berbagai pihak.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyatakan, Pemerintah Provinsi membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait wacana kebijakan dalam mengurangi kemacetan tersebut.

"Rencana implementasinya masih butuh waktu panjang, aturannya pun masih dalam proses kajian. Silakan bagi masyarakat untuk memberikan masukan dan aspirasinya," kata Pj DKI 1 ini, di Jakarta pada Selasa (7/2).

Baca Juga:

Alasan Bapemperda DPRD DKI Belum Bahas Raperda ERP

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, menuturkan, pihaknya masih mengkaji penerapan ERP, khususnya untuk melihat kesiapan fasilitas transportasi publik di Jakarta. Tentunya, juga dengan mempertimbangkan masukan dan aspirasi dari komunitas transportasi dan masyarakat.

"Kajian penerapan ERP yang sedang dilakukan bertujuan untuk mengurai titik-titik kemacetan di Jakarta dengan cara memindahkan pengguna kendaraan pribadi untuk beralih ke transportasi publik. Oleh karena itu, kami memastikan kesiapan layanan dan infrastruktur transportasi publik di Jakarta," terang Syafrin.

Syafrin menuturkan, pihaknya juga secara rutin menyosialisasikan kajian penerapan ERP ini kepada seluruh stakeholder dan elemen masyarakat termasuk komunitas transportasi.

"Seperti asosiasi angkutan online untuk memastikan tidak ada pihak yang dirugikan jika kebijakan ERP ini diterapkan," kata Syafrin.

Baca Juga:

Kantong Masyarakat Berpenghasilan Rendah di DKI Semakin Meningkat

Sebelumnya, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta menyatakan, belum bahas lebih lanjut aturan ERP di ibu kota.

Alasannya, Bapemperda mesti menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Induk Transportasi (RIT). Sekarang ini, Bapemperda tengah fokus pembentukan Panitia Khusus (Pansus) RIT.

"Belum, belum terbahas karena ada Raperda Rencana Induk Transportasi dulu. nah, Raperda RIT ini kita pansuskan. Jadi harapannya biar terintegrasi semua," kata Ketua Bapemperda DPRD DKI Pantas Nainggolan, Selasa (7/2).

Bukan mengesampingkan, lanjut Pantas, beleid ERP bakal dibahas berbarengan dengan Raperda tentang RIT. Sehingga pembahasan kedua aturan ini berjalan beriringan.

"Sekaligus nanti kita bahas, terintegrasi lah," ucapnya. (Asp)

Baca Juga:

Heru Budi Instruksikan Jajarannya Jalankan Program Intervensi Kemiskinan Terpadu

#Heru Budi Hartono #Kemacetan Jakarta #Kemacetan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
JPO Tendean Ditabrak Truk Crane, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
JPO Tendean ditabrak truk crane hingga rusak berat. Dishub DKI memberlakukan pengalihan arus lalu lintas.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
JPO Tendean Ditabrak Truk Crane, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Berita Foto
Truk Crane Masih Tersangkut di JPO Tendean, Arus Lalu Lintas Tersendat
Kemacetan lalu-lintas imbas mobil truk Crane yang tersangkut Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 14 Juli 2026
Truk Crane Masih Tersangkut di JPO Tendean, Arus Lalu Lintas Tersendat
Berita
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55 Persen, Pramono: Bisa Kurangi Kemacetan di Jakarta Barat
Flyover Latumenten kini sudah mencapai 55 persen. Pembangunan itu rampung akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55 Persen, Pramono: Bisa Kurangi Kemacetan di Jakarta Barat
Berita Foto
Kemacetan Lalu Lintas di Sekitar Stasiun LRT Jabodebek Pancoran pada Jam Berangkat Kerja
Suasana kemacetan lalu-lintas di Bawah Stasiun LRT Jabodebek Pancoran, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 29 Juni 2026
Kemacetan Lalu Lintas di Sekitar Stasiun LRT Jabodebek Pancoran pada Jam Berangkat Kerja
Indonesia
Bikin Macet Parah, Dishub Jakarta Bakal Evaluasi Konser Besar
Dengan adanya koordinasi, Dishub dapat menyiapkan kantong-kantong parkir, menempatkan petugas, melakukan pengaturan maupun rekayasa lalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Bikin Macet Parah, Dishub Jakarta Bakal Evaluasi Konser Besar
Indonesia
Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung Molor dari Target, Warga Depok Siap-Siap Kembali Terisolasi
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terimbas dari kebijakan itu
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung Molor dari Target, Warga Depok Siap-Siap Kembali Terisolasi
Indonesia
Macet Horor Imbas Jalan Ambles Lenteng Agung Bakal Lama, Perbaikan Bisa 2 Minggu Lebih
Proses perbaikan jalan ambles di Lenteng Agung dimulai sejak 29 Mei dan ditargetkan baru rampung pada 12 Juni 2026 mendatang, alias lebih dari 2 pekan.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Macet Horor Imbas Jalan Ambles Lenteng Agung Bakal Lama, Perbaikan Bisa 2 Minggu Lebih
Indonesia
Syahbandar Bantah Macet Parah Tanjung Priok karena Pelabuhan, Salah Depo-Depo Kontainer di Cakung
KSOP Tanjung Priok menegaskan kemacetan panjang di Jalan Yos Sudarso bukan akibat pelabuhan, melainkan aktivitas depo kontainer di Cakung.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Syahbandar Bantah Macet Parah Tanjung Priok karena Pelabuhan, Salah Depo-Depo Kontainer di Cakung
Indonesia
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Truk kontainer yang terjebak macet di Tol Ancol terlihat mematikan mesin mobil karena kendaraan tidak kunjung bergerak hingga malam hari.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Indonesia
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Pemprov Bali bersama Pemkab Badung dan pemerintah pusat mencari alternatif melalui pengembangan taksi laut.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Bagikan