Pilkada DKI Tidak Menarik Lagi Bagi Partai Demokrat

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 06 Maret 2017
Pilkada DKI Tidak Menarik Lagi Bagi Partai Demokrat

Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan. (MP/Reza Indrayana)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Partai Demokrat tidak tertarik lagi dengan Pilkada DKI Jakarta. Partai berlambang bintang Mercy itu lebih tertarik dengan pembahasan membangun bangsa ke depan.

Pendapat itu diutarakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Hinca Panjaitan di Wisma Proklamasi, Menteng Jakarta Pusat jelang rapat pleno.

Hinca mengatakan kekalahan Agus-Sylvi pada putaran pertama membuat Partai Demokrat tak lagi memikirkan Pilkada DKI.

"Kan kalian bisa tebak-tebak tuh. Tebak- tebak buah manggis. Terserah aja yang nebak. Kami baru akan menjelaskan nanti setelah rapatnya selesai. Tapi saya mau mengatakan tadi, bahwa Pilkada DKI Jakarta tidak lagi menjadi prioritas kami, karena kami udah selesai," ujar Hinca di Wisma Proklamasi, Senin (6/3).

Menurutnya, komunikasi politik terus dilakukan terhadap partai-partai politik lain dan tidak hanya membahas Pilkada DKI. Menurut dia masih banyak persoalan kebangsaan yang lebih penting.

"Sesama Sekjen ada lobi-lobi, yang dibicarakan macam-macam. Tidak kami tidak bicara soal DKI, kami bicara kebangsaan, bicara soal ke depan bagaimana sama-sama kita bangun negeri ini" jelasnya.

Seperti diketahui, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan satu Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni kandas di putaran pertama Pilkada DKI Jakarta 15 Februari lalu. Pasangan Agus-Sylvi hanya memperoleh 937.955 (17,05 persen) pasangan calon nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat memperoleh 2.364.577 (42,99 persen), dan pasangan calon nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno memperoleh 2.197.333 (39,95 persen).

Alhasil, pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dinyatakan lolos ke putaran kedua Pilkada DKI Jakarta yang akan dilakukan 19 April mendatang. (Pon)

Untuk membaca berita lain terkait Pilkada DKI Jakarta baca di sini: Hasto Paparkan Strategi Menangkan Ahok-Djarot di Putaran Kedua

#Pilkada DKI Jakarta 2017 #Partai Demokrat #AHY-Sylvi
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Indonesia
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Negara dan demokrasi harus diatur oleh rule of law, bukan rule of noise atau kebisingan rumor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Energi politik semestinya dicurahkan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan efektif.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Indonesia
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Partai Demokrat mendesak pemerintah untuk membuka akses bantuan asing. Hal itu dilakukan demi mempercepat penanganan darurat bencana Sumatra.
Soffi Amira - Senin, 08 Desember 2025
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Indonesia
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Jokowi sebut Whoosh jadi investasi sosial. Demokrat mempertanyakan siapa yang akan menalangi kerugiannya.
Soffi Amira - Sabtu, 01 November 2025
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Indonesia
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Fenomena APBD mengendap di perbankan bukan sekadar persoalan teknis pengelolaan kas daerah, melainkan menggambarkan masalah struktural keuangan daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Oktober 2025
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Indonesia
Demokrat ‘Pelototi’ Paket Stimulus Kuartal IV 2025: Ingin Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat menegaskan pentingnya pengawasan dan kolaborasi antara pemerintah dan DPR.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Oktober 2025
Demokrat ‘Pelototi’ Paket Stimulus Kuartal IV 2025: Ingin Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Indonesia
Ramai Video SBY Tak Salami Kapolri saat Peringatan HUT ke-80 TNI, Demokrat Tegaskan Hubungan Baik-Baik Saja
Narasi yang beredar menyebut seolah-olah hubungan antara pendiri Partai Demokrat dan Kapolri tidak akrab.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Oktober 2025
Ramai Video SBY Tak Salami Kapolri saat Peringatan HUT ke-80 TNI, Demokrat Tegaskan Hubungan Baik-Baik Saja
Indonesia
Geger Kematian Balita di Sukabumi, Demokrat: Bukti Gagalnya Negara Lindungi Rakyat Miskin
Politikus Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan, kasus kematian balita di Sukabumi menjadi bukti gagalnya negara melindungi rakyat.
Soffi Amira - Rabu, 20 Agustus 2025
Geger Kematian Balita di Sukabumi, Demokrat: Bukti Gagalnya Negara Lindungi Rakyat Miskin
Indonesia
Tegaskan Roy Suryo Sudah Mundur Sejak 2019, Demokrat Sebut Ada Upaya Adu Domba SBY dengan Jokowi
Partai Demokrat membantah tuduhan dalang di balik kasus ijazah palsu Jokowi
Wisnu Cipto - Senin, 28 Juli 2025
Tegaskan Roy Suryo Sudah Mundur Sejak 2019, Demokrat Sebut Ada Upaya Adu Domba SBY dengan Jokowi
Bagikan