Pesan Mendagri Tito kepada 3 Pj Gubernur DOB Papua
Mendagri Tito Karnavian di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat (11/11). ANTARA/Tri Meilani Ameliya
MerahPutih.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melantik tiga Penjabat (Pj) Gubernur di Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (11/11).
Pada kesempatan itu, Tito berpesan kepada tiga Pj Gubernur DOB Papua untuk memastikan stabilitas politik dan pemerintahan di provinsinya masing-masing.
Baca Juga
Menurut bekas Kapolri ini, stabilitas penting agar berbagai program percepatan pembangunan di daerah otonomi baru bisa berjalan secara efektif.
"Nomor satu adalah stabilisasi politik pemerintahan," kata Tito di Kemendagri, Jakarta, Jumat (11/11).
Tito mengingatkan, pemerintahan yang tidak stabil bakal mempengaruhi laju pembangunan suatu negara atau daerah. Dia mencontohkan negara Afghanistan, Suriah dan Ukraina yang memiliki sumber daya alam melimpah, namun tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal karena pemerintahan atau negaranya tidak stabil.
"Kalau politik pemerintahannya terjadi kekacauan, kan nggak bisa bekerja. Sama dulu kita ada konflik Ambon di Poso, bagaimana pembangunan mau berjalan kalau sudah terjadi instabilitas politik pemerintahan," ujarnya.
Baca Juga
Dewas KPK Tak Permasalahkan Firli Temui Lukas Enembe di Papua
Jika politik pemerintahan stabil, kata Tito, maka program-program bisa dijalankan dengan baik. Dia mengatakan program-program di tiga DOB Papua akan diharmonisasikan dengan Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Papua yang dipimpin oleh Wapres Ma'ruf Amin.
Selain itu, di dalam badan tersebut juga terlibat dirinya selaku Mendagri, Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas serta perwakilan masing-masing provinsi di Papua. (Pon)
Baca Juga
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Gerak Cepat Rehabilitasi Bencana Sumatra, Pemerintah Buka Posko Terpadu di Aceh Fokus Segerakan Pendirian Hunian Layak
Korban Bencana Sumatera Dapat Uang Kompensasi Rumah Rp 15-60 Juta, Tergantung Kerusakan
Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian Jadi Ketua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Mendagri Tito Ungkap Bantuan 30 Ton di Medan Ternyata Bukan dari Pemerintah UEA
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa