Pesan Cak Imin ke Kader Yang Jadi Wakil Ketua DPR dan MPR
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat konferensi pers di Kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (18/9/2024). (ANTARA/Fath Putra Mulya)
MerahPutih.com - Cucun Ahmad Syamsurijal telah dilantik menjadi Wakil Ketua DPR RI, dan Rusdi Kirana sebagai Wakil Ketua MPR RI. Dua politikus ini adalah perwakilan dari PKB.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengucapkan selamat kepada kadernya dan memberikan wejangan.
"Sukses mengabdi untuk bangsa dan negara," kata Cak Imin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.
Cak Imin mengucapkan selamat kepada 68 kader PKB yang telah dilantik menjadi Anggota DPR RI periode 2024-2029.
Baca juga:
Anak Menkumham Jadi Pimpinan MPR Termuda Punya Harta Rp 12,1 Miliar
Cak Imin mendoakan kepada seluruh kader PKB di parlemen untuk sukses mengabdikan diri untuk kepentingan bangsa dan negara.
"Selamat berjuang untuk sahabat-sahabatku yang baru dilantik jadi DPR RI/MPR RI," kata mantan Wakil Ketua DPR RI tersebut.
Sidang Paripurna MPR RI di Gedung Nusantara, kompleks parlemen, Jakarta, Kamis, menyetujui Ahmad Muzani dari Fraksi Partai Gerindra menjadi Ketua MPR RI periode 2024—2029 menggantikan Bambang Soesatyo selaku Ketua MPR RI periode 2019—2024.
Selain itu, sidang paripurna tersebut juga menyetujui delapan pimpinan MPR RI lainnya untuk dilantik. Sebelumnya, pada periode 2019—2024, Muzani menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Dua Konsep RUU Perampasan Aset, Semua Penyitaaan Berbasis Putusan Pengadilan
Rehabilitasi Sawah Rusak Rp 5 Triliun, DPR Minta Pengawasan Ketat
Syarat dan Ketegori Aset Tersangka yang Bisa Dirampas dalam RUU Perampasan Aset
Gaji Hakim Ad Hoc Mau Disulap Setara Hakim Karier, DPR: Tunjangan Harus Naik, Kalau Perlu Seribu Persen
DPR Mulai Kejar Harta Haram Koruptor Lewat RUU Perampasan Aset
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
DPR Anggap Kritik KUHP Baru Sebagai Bagian Penting Demokrasi, Persilakan Publik Uji Materi ke MK
Pidato Ketua DPR Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR Perdana Tahun 2026
Wacana Pilkada Tidak Langsung Masih 'Jauh Panggang dari Api', DPR Pilih Fokus UU Pemilu