Perusahaan di Inggris Terapkan 4 Hari Kerja tanpa Potong Gaji
Bekerja empat hari dalam seminggu ternyata lebih produktif. (Foto: Unsplash/Jason Goodman)
SERATUS perusahaan Inggris telah mendaftar untuk mengajukan empat hari kerja selama seminggu secara permanen untuk semua karyawan mereka tanpa memotong gaji. Ini sebuah tonggak penting dalam kampanye untuk mengubah pendekatan cara kerja Inggris secara fundamental.
100 perusahaan itu mempekerjakan total 2.600 staf. Tentu jumlah ini hanya sebagian kecil dari populasi pekerja Inggris. Namun, kelompok kampanye 4 hari kerja seminggu itu berharap, mereka akan menjadi pelopor untuk perubahan besar. Demikian dilaporkan laman The Guardian.
Pendukung kampanye kerja empat hari seminggu mengatakan bahwa pola lima hari adalah bekas dari era ekonomi sebelumnya. Mereka berpendapat bahwa empat hari seminggu akan mendorong perusahaan untuk meningkatkan produktivitas mereka.
Baca juga:
Faedah Bekerja dari Rumah
Menggunakan skema tersebut, perusahaan dapat menciptakan hasil yang sama dengan menggunakan jam kerja yang lebih sedikit. Bagi beberapa perusahaan, kebijakan tersebut juga telah terbukti sebagai cara yang berguna untuk menarik dan mempertahankan karyawan.
Dua perusahaan terbesar yang telah mendaftar adalah Atom Bank dan perusahaan pemasaran global Awin. Masing-masing memiliki sekira 450 staf di Inggris. Mereka telah diakreditasi oleh kelompok kampanye empat hari kerja seminggu, yang berarti mereka telah benar-benar mengurangi jam kerja para staf daripada memaksa mereka bekerja lebih lama.
Adam Ross, Chief Executive di Awin, mengatakan bahwa mengadopsi pola empat hari kerja seminggu adalah salah satu inisiatif paling transformatif yang pernah mereka lihat dalam sejarah perusahaan.
Baca juga:
Bekerja Ketika yang Lain Libur? Berikut Tips Agar Tetap Senyum
“Selama satu setengah tahun terakhir, kami tidak hanya melihat peningkatan yang luar biasa dalam kesehatan dan kesejahteraan karyawan, tetapi secara bersamaan, layanan dan hubungan pelanggan kami, serta hubungan dan retensi bakat juga mendapat manfaat," ungkap Ross.
Kampanye itu juga mengoordinasikan skema percontohan terbesar di dunia untuk sekitar 70 perusahaan, yang mempekerjakan sekira 3.300 karyawan. Uji coba itu dilakukan bersama para peneliti dari Universitas Cambridge di Oxford dan perguruan tinggi Boston.
Hasilnya, 88% perusahaan setuju bahwa empat hari kerja dalam seminggu merupakan skema yang lebih baik bagi perusahaan. Bahkan, sekira 95% dari perusahaan tersebut mengatakan bahwa produktivitas kerja para karyawan tetap sama, bahkan meningkat sejak diperkenalkan. (waf)
Baca juga:
Menjadi Produktif tak Sama dengan Bekerja Berlebihan
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Aksi Tolak UMP Jakarta 2026 Terus Berlanjut, Gubernur DKI Pramono Anung: Nominal Diputuskan dari Aspirasi Buruh dan Pengusaha
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
Aksi Demo Buruh Tolak Kenaikan UMP DKI Jakarta Tahun 2026 Tak Sesuai KHL
Hari Ini Buruh Turun ke Jalan Protes Hasil Ketusan Upah Minimum
Buruh Gelar Aksi Protes Besaran UMP Jakarta 2026, Bawa 3 Tuntutan
Work From Mall, Padukan Kebutuhan Pekerja Fleksibel Sambil Ngopi
UMK Solo 2026 Jauh Dari Kebutuhan Hidup Layak, Buruh Makin Sulit Sejahtera
Gubernur Pramono Instruksikan Pemberian 3 Insentif untuk Buruh
UMP 2026 Terancam Anjlok, Legislator PDIP Tagih Janji Hidup Layak Sesuai Konstitusi
Bank Dunia Sebut Upah Riil Buruh di Indonesia Cenderung Turun