MerahPutih Nasional - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengeluh di hadapan para peserta Nusantara Sehat di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (25/3). Keluhan Menteri Nila terkait maraknya perokok anak usia dini. (Baca: Kemenkes Agendakan Program Nusantara Sehat)
"Beberapa tahun belakangan ini perokok usia dini, di bawah umur, sepuluh tahun ke atas, semakin hari terus bertambah," kata perempuan kelahiran Jakarta 65 tahun lalu itu.
Alumnus Kedokteran UI ini mengeluhkan ihwal tantangannya sebagai menteri dalam waktu mendatang akan semakin berat. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan anak-anak ini juga berdampak terhadap keberhasilan pembangunan kesehatan. (Baca: Bupati Malinau: Sulit Cari Dokter yang Mau Bertugas)
Nila F Moeloek menjelaskan, perokok anak usia dini sangat membahayakan kesehatan tubuh anak. "Tubuhnya masih belum siap untuk menerima asap rokok," imbuhnya.
Seperti diketahui, berdasarkan data Kemenkes yang melansir data Global Adult Tobacco Survey pada 2012, sebanyak 61,4 juta penduduk Indonesia merupakan perokok aktif. 50 persen di antaranya merupakan anak-anak di bawah usia 18 tahun. Sementara, masih berdasarkan data Kemenkes, sepanjang 1995-2007, perokok yang berusia dini meningkat 12 kali lipat, dari 71.126 orang menjadi 426.214 orang. (fik)