Perjalanan Hidup Dalang Kondang Ki Enthus Susmono sebelum Berpulang

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 15 Mei 2018
Perjalanan Hidup Dalang Kondang Ki Enthus Susmono sebelum Berpulang

Ki Enthus Susmono. (Foto: Facebook Ki Enthus Susmono Satria Laras)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KABAR duka datang menyelimuti dunia pewayangan. Di usia yang ke-51, dalang kondang Ki Enthus Susmono pergi menghadap Tuhan. Ki Enthus, panggilan akrabnya, wafat pada Senin (14/5) sekira pukul 19.01 WIB, diduga akibat serangan jantung. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Soeselo, Slawi, Jawa Tengah.

Semasa menjadi dalang, Ki Enthus merupakan salah satu dalang berkharismatik. Ia mampu menyihir penonton dalam setiap pementasan wayang. Sepak terjangnya dalam pelestarian budaya pun tak boleh diragukan. Pada Maret 2012 lalu, ia mendirikan Umah Wayang (Rumah Wayang), yang berisi koleksi wayang dan sejumlah produk budaya khas daerah Tegal.

Ki Enthus Susmono. (Foto: Facebook Ki Enthus Susmono Satria Laras)

Menurut Ki Enthus, seperti yang dikutip dari Tempo.co, tujuan Umah Wayang untuk mengedukasi generasi muda terhadap budaya wayang. Selain melihat ratusan koleksi wayang Ki Enthus, pada pengunjung juga diberi kebebasan untuk memainkan gamelan yang disediakan. "Setidaknya untuk memperkenalkan," kata Ki Enthus.

Selain memiliki pengaruh besar terhadap dunia pewayangan, anak semata wayang Soemarjadihardja, dalang wayang golek Tegal dengan istri ketiga bernama Tarminah itu juga menorehkan tinta emas dalam budaya. Setidaknya, lima penghargaan besar dikalungkan lelaki kelahiran 21 Juni 1966 di Tegal itu.

Ki Enthus Susmono. (Foto: Facebook Ki Enthus Susmono Satria Laras)

Sepanjang kariernya, Ki Enthus pun telah menelurkan 19 karya kreatif pewayangan. Adapun beberapa di antaranya seperti Wayang Prayungan (2000), Wayang Batman, Wayang Alien, Wayang Tokoh-tokoh Politik, Wayang Teletubies, Wayang Planet (2001), Wayang Osama bin Laden (2002), dan Wayang George Bush (2006 dan 2008).

Setelah bergelut dalam dunia dalang, pada 8 Januari 2014, ia dilantik sebagai Bupati Tegal oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, untuk periode 2014-2019. Namun, di dalam masa baktinya itu Ki Enthus harus memenuhi panggilan Sang Kuasa.

Ki Enthus Susmono. (Foto: Twitter/@EnthusSusmono)

Selamat jalan, Ki Enthus. Meski ragamu telah meninggalkan dunia ini, namun segala karya dan baktimu akan tetap abadi.

#Budaya #Wayang
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Menteri Fadli Janjikan Semakin Banyak Revitalisasi Cagar Budaya
Pemerintah pusat akan hadir melakukan revitalisasi cagar budaya yang ada, termasuk Keraton Solo.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Menteri Fadli Janjikan Semakin Banyak Revitalisasi Cagar Budaya
ShowBiz
Menenun Cerita Lintas Budaya: Kolaborasi Artistik Raja Rani dan Linying
The Breeze: Swim Swim Capsule Collection
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 November 2025
Menenun Cerita Lintas Budaya: Kolaborasi Artistik Raja Rani dan Linying
Tradisi
Peringatan Hari Wayang, Fadli Zon: Ekosistem Kebudayaan Harus Jalan
Penguatan ekosistem kebudayaan itu sangat diperlukan agar pelestarian tidak berhenti pada seremonial saja, termasuk adanya inovasi kebudayaan.
Dwi Astarini - Senin, 10 November 2025
Peringatan Hari Wayang, Fadli Zon: Ekosistem Kebudayaan Harus Jalan
Fun
IdeaFest 2025 Angkat Tema '(Cult)ivate the Culture', Ajak Kreator Indonesia Menghidupkan Budaya Lewat Inovasi
IdeaFest 2025 kembali digelar di JICC Senayan, Jakarta. Mengusung tema “(Cult)ivate the Culture”, festival kreatif ini hadir dengan 120 sesi dan 500 pembicara inspiratif.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
IdeaFest 2025 Angkat Tema '(Cult)ivate the Culture', Ajak Kreator Indonesia Menghidupkan Budaya Lewat Inovasi
Indonesia
Pelawak Kirun Menangis kala Melayat ke Rumah Duka Ki Anom Suroto
Kirun dan Anom Suroto merupakan dua seniman senior yang telah bersahabat sejak lama.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Oktober 2025
Pelawak Kirun Menangis kala Melayat ke Rumah Duka Ki Anom Suroto
Indonesia
Legenda Wayang Tanah Air Anom Suroto Meninggal, Kiprah Mendalang hingga Keliling Dunia
Jenazah Ki Anom Suroto akan disemayamkan di Ndalem Timsan, Makamhaji, Sukoharjo.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Oktober 2025
Legenda Wayang Tanah Air Anom Suroto Meninggal, Kiprah Mendalang hingga Keliling Dunia
Tradisi
15 Tahun Batik Wistara Konsisten Berdayakan Disabilitas Lewat Batik Khas Surabaya
Batik Wistara menawarkan enam motif khas Surabaya.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 September 2025
15 Tahun Batik Wistara Konsisten Berdayakan Disabilitas Lewat Batik Khas Surabaya
Indonesia
Pramono Sebut Jakarta Harus Punya Lembaga Adat Betawi, Jadi Identitas Kuat sebagai Kota Global
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, bahwa Jakarta harus punya lembaga adat Betawi. Hal itu bisa menjadi identitas kuat sebagai kota global.
Soffi Amira - Jumat, 22 Agustus 2025
Pramono Sebut Jakarta Harus Punya Lembaga Adat Betawi, Jadi Identitas Kuat sebagai Kota Global
Indonesia
Keberagaman budaya Indonesia Masih Jadi Magnet Bagi Wisatawan Mancanegara
Politisi PKB itu mengapresiasi langkah Kemenpar dan Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud) yang berkolaborasi dalam mengedepankan budaya sebagai daya tarik pariwisata Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 Juli 2025
Keberagaman budaya Indonesia Masih Jadi Magnet  Bagi Wisatawan Mancanegara
Indonesia
Genre Imajinasi Nusantara, Lukisan Denny JA yang Terlahir dari Budaya Lokal hingga AI
Genre Imajinasi Nusantara merupakan lukisan karya Denny JA. Lukisan ini tampil sebagai manifesto estetika digital Nusantara.
Soffi Amira - Minggu, 20 Juli 2025
Genre Imajinasi Nusantara, Lukisan Denny JA yang Terlahir dari Budaya Lokal hingga AI
Bagikan