Kesehatan

Perhatikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 02 Mei 2023
Perhatikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Kesehatan dan keselamatan kerja penting bagi para pekerja. (Foto: Unsplash/sol)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SALAH satu poin utama yang harus diperhatikan bagi para pekerja adalah perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan kerja. Pelaksanaannya merupakan tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah maupun perusahaan.

Pengawasan terhadap kesehatan dan keselamatan kerja penting untuk selalu diterapkan guna mencegah kecelakaan dan gangguan kesehatan akibat kerja. Hal ini pun kerap menjadi perhatian, mengingat masih tingginya angka kematian akibat kecelakaan dan penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan.

Mengutip laman Alodokter, berikut beberapa pedoman untuk meningkatkan aspek kesehatan dan keselamatan kerja.

Baca juga:

Pentingnya Membangun dan Menjaga Lingkungan Kerja yang Positif

Perhatikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Lakukan pembinaan kerja. (Foto: Unsplash/krakenimages)


1. Pahami risiko yang mungkin muncul

Untuk mengetahui risiko terjadinya kecelakaan, pastikan pemilik industri atau perusahaan mengetahui risiko yang dapat terjadi terkait kesehatan dan keselamatan kerja dalam bidang yang dijalani. Pikirkan langkah yang perlu diambil untuk melindungi para pekerja di lokasi kerja. Langkah ini disebut juga penilaian risiko.

2. Percayakan pada pihak yang kompeten

Dalam menangani masalah kesehatan dan keselamatan kerja, pemilik industri disarankan untuk menunjuk satu pihak yang kompeten untuk mengelolanya. Orang-orang yang kompeten dalam hal ini biasanya telah mendapatkan keterampilan dan lisensi dari lembaga berwenang untuk mengurus masalah tersebut.

Baca juga:

Tidak Selalu Inovasi, Bangun Relasi Agar Bisnis Sukses!

Perhatikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Setiap pekerjaan pasti memiliki risikonya. (Foto: Unsplash/Jeriden Villegas)

3. Deskripsikan dengan jelas

Perusahaan wajib menggambarkan dengan jelas mengenai tugas masing-masing pihak dalam mengelola hal-hal terkait kesehatan dan keselamatan kerja di lokasi kerja. Berikan penjelasan mengenai kebijakan dan tanggung jawab kepada para pekerja, serta bagaimana cara mereka melakukannya sesuai dengan standar.

4. Lakukan pembinaan kerja

Pembinaan terkait kesehatan dan keselamatan kerja wajib dilakukan bagi pemilik atau pengurus industri. Hal ini penting dilakukan, terutama kepada tenaga kerja baru, seperti bimbingan teknis dan tanggung jawab, serta pembinaan dalam pencegahan penyakit dan kecelakaan, misalnya cara memadamkan kebakaran.

5. Berikan pengetahuan yang cukup kepada pekerja

Berikan informasi yang memadai mengenai kesehatan dan keselamatan kerja di dalam pekerjaan kepada setiap pihak terkait. Jangan lupa pula untuk memberikan informasi mengenai risiko yang akan mereka hadapi dan cara penanggulangannya. (and)

Baca juga:

Omzet Bisnis Kamu Menurun? Coba Perhatikan 4 Kunci Ini

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan