Perguruan Tinggi Negeri yang Paling Diminati Peserta SBMPTN

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 08 Mei 2018
Perguruan Tinggi Negeri yang Paling Diminati Peserta SBMPTN

Peserta mengerjakan soal Tes Kemampuan Dasar Saintek dalam ujian SBMPTN Serentak di SMK 4, Malang, Jawa Timur, Selasa (8/5). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) digelar serentak di 85 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia, pada Selasa (8/5).

Pengerjaan test terdiri atas Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) sebanyak 26.181 peserta dan 833.820 peserta Ujian Tertulis Berbasis Cetak (UTBC).

Menurut Ketua Panitia Pusat Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 Profesor Ravik Karsidi, Univesitas Indonesia (UI) menjadi PTN yang paling diminati peserta pada seleksi tahun ini.

"PTN yang paling diminati pada tahun ini yakni Universitas Indonesia dengan 52.591 peserta," ujar Ravik di Jakarta, hari ini.

Selanjutnya, sebagaimana dilansir Antara, PTN lain yang diminati yakni Universitas Gadjah Mada (46.095 peserta), Universitas Padjadjaran (44.138 peserta). Universitas Brawijaya (36.468 peserta), dan Universitas Hasanuddin (35.253 peserta).

Universitas Indonesia. Foto: ist

Kemudian untuk panitia lokal dengan peserta terbanyak yakni Jakarta dengan 74.927 peserta, Medan dengan 63.357 peserta, Surabaya dengan 60.727 peserta, Bandung dengan 56.069 peserta, dan Makassar dengan 51.800.

SBMPTN 2018 diikuti sebanyak 860.001 peserta yang terdiri atas peserta Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) sebanyak 833.820 peserta dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebanyak 26.181 peserta yang terdiri atas 25.181 peserta menggunakan desktop atau komputer dan 1.000 peserta menggunakan tablet atau telepon pintar berbasis Android.

"Alhamdulillah, SBMPTN pada tahun ini berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti".

Untuk peserta ujian yang berkebutuhan khusus, pihaknya melakukan pendampingan. Data peserta yang berkebutuhan khusus sebanyak 365 peserta yang terdiri atas 122 peserta tuna rungu, 107 peserta tuna netra, 43 peserta tuna wicara dan 93 peserta tuna daksa.

Ketua Pelaksana SBMPTN Universitas Mercu Buana (UMB) Panitia Lokal Jakarta, Fadilla Turahmah ST MM, mengatakan ujian tulis SBMPTN di kampus tersebut diikuti sebanyak 2.380 peserta.

"Hampir 95 persen peserta datang mengikuti ujian, sebagian besar diantar orang tuanya," kata Fadillah.

Tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan SBMPTN di UMB. Pihaknya sudah mempersiapkan berbagai fasilitas mulai dari ruang kelas, sarana tempat tunggu, parkir, pos informasi, pos keamanan, dan sebagainya.

Peserta SBMPTN. Foto: ANTARA

Untuk tahun ini, pelaksanaan SBMPTN di UMB menggunakan sebanyak 108 ruangan.

"Kami juga menyiapkan area pameran karya dan mahasiswa UMB. Melalui pameran ini, kami berharap dapat menjadi sarana informasi yang memudahkan calon mahasiswa mengetahui lebih banyak tentang UMB," kata Fadillah.

Pengakuan Peserta SBMPTN

Irfan Aditya Pratama, salah seorang peserta SBMPTN di wilayah Yogyakarta mengaku sempat deg-degan dan tegang saat mengerjakan soal.

Ia merasa soal SBMPTN cukup sulit. Di sesi pertama ujian, siswa SMAN 1 Wonosobo Jawa Tengah ini hanya bisa mengerjakan 25 dari 60 soal yang ada.

"Soalnya cukup sulit. Kebanykan hitung-hitunganan. Saya kerjakan yang saya bisa," ujar pria yang memilih Prodi Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian UGM sebagai pilihan pertama ini.

Peserta SBMPTN. Foto: ANTARA

Sementara itu Ketua Panitia Lokal (Panlok) 46 Yogyakarta, Margana mengatakan total ada 43.824 peserta mengikuti SBMPTN 2018 di Yogyakarta. Mereka berjuang untuk bisa diterima di lima Perguruan Tinggi Negri di DIY yakni Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Negri Yogyakarta (UNY), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Universitas Pembangunan Nasional (UPN Veteran), dan Institute Seni Indonesia (ISI).

Ribuan calon mahasiswa baru ini harus berjuang untuk bisa berebut kuliah di PTN pilihan mereka. "Total daya tampung peserta yang diterima melalui jalur SBMPTN 2018 di 5 PTN di Yogyakarta adalah 6.644 peserta," kata Margana.

Jumlah ini terdiri dari UNY 1.648 orang , UGM 2.840 peserta, UIN 526 orang, UPN 1.214 mahasiswa dan ISI 414 mahasiswa. (*)

#Universitas Indonesia #SBMPTN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
UI Pertahankan Posisi Nomor Satu PTN Indonesia di QS World University Rankings 2027
Bahwa keberhasilan mempertahankan posisi di 200 besar dunia merupakan modal yang harus terus dipacu, bukan titik untuk berpuas diri.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
UI Pertahankan Posisi Nomor Satu PTN Indonesia di QS World University Rankings 2027
Indonesia
BEM UI Serukan Kepung Bundaran HI Setelah Salat Jumat, Ini Tuntutan Mereka!
Aksi yang digerakkan BEM Universitas Indonesia (UI) ini rencananya bakal berlangsung setelah salat Jumat, dengan tema besar “Menuju Indonesia Bangkrut”.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
BEM UI Serukan Kepung Bundaran HI Setelah Salat Jumat, Ini Tuntutan Mereka!
Indonesia
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Universitas Indonesia membuka jalur mandiri 2026 lewat SIMAK UI, SJP, PPKB, dan KKI. Catat jadwal pendaftaran, ujian, pengumuman, serta syarat peserta.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Indonesia
Kemendiktisaintek Diminta Rombak Total Aturan Kekerasan Seksual Kampus Buntut Dosen Garap Mahasiswa Hingga Pelecehan Verbal di UI
Habib Syarief menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan aksi asusila terus merusak marwah dunia pendidikan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
Kemendiktisaintek Diminta Rombak Total Aturan Kekerasan Seksual Kampus Buntut Dosen Garap Mahasiswa Hingga Pelecehan Verbal di UI
Indonesia
16 Mahasiswa Fakultas Hukum UI Diskors, Kasus Dugaan Pelecehan Digital Jadi Sorotan Polda Metro
Budi menegaskan kepolisian siap memproses hukum jika pihak korban memutuskan untuk menempuh jalur pidana
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
16 Mahasiswa Fakultas Hukum UI Diskors, Kasus Dugaan Pelecehan Digital Jadi Sorotan Polda Metro
Indonesia
Kasus FH UI Jadi Sorotan Publik, Puan: Kekerasan Seksual Harus Ditindak Tegas
Puan Maharani menegaskan tak boleh ada kekerasan seksual di kampus. Ia soroti kasus dugaan pelecehan di FH UI dan minta penanganan adil serta transparan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Kasus FH UI Jadi Sorotan Publik, Puan: Kekerasan Seksual Harus Ditindak Tegas
Indonesia
Status Mahasiswa 16 Pelaku Pelecehan FHUI Nonaktif Hingga 1 Mei, UI Janji Bukan Sanksi Akhir
UI menetapkan penonaktifan akademik sementara terhadap 16 mahasiswa FHUI terduga pelaku kekerasan verbal selama periode 15 April hingga 30 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
Status Mahasiswa 16 Pelaku Pelecehan FHUI Nonaktif Hingga 1 Mei, UI Janji Bukan Sanksi Akhir
Indonesia
Marak Kekerasan Seksual di Kampus, DPR Desak Kemendiktisaintek Bertindak Tegas
Kasus pelecehan di UI jadi sorotan DPR. Habib Syarief mendesak pemerintah ambil langkah tegas dan reformasi sistem penanganan kekerasan seksual di kampus.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Marak Kekerasan Seksual di Kampus, DPR Desak Kemendiktisaintek Bertindak Tegas
Indonesia
Kasus Pelecehan FH UI, 16 Mahasiswa Dibekukan dan Dilarang Masuk Kampus
Universitas Indonesia menonaktifkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum terkait dugaan pelecehan seksual. Berlakukan larangan masuk kampus.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Kasus Pelecehan FH UI, 16 Mahasiswa Dibekukan dan Dilarang Masuk Kampus
Indonesia
Buntut Kasus Dugaan Peleceha Seksual di FH UI, UU TPKS Harus Segera Masuk Kurikulum Pendidikan
Ia menolak keras praktik menyalahkan korban (victim blaming) yang seringkali memperparah trauma
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 April 2026
Buntut Kasus Dugaan Peleceha Seksual di FH UI, UU TPKS Harus Segera Masuk Kurikulum Pendidikan
Bagikan