Kesehatan

Perempuan Muda Rentan Terkena Serangan Jantung?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 11 Maret 2019
 Perempuan Muda Rentan Terkena Serangan Jantung?

Perempuan muda berisiko terkena serangan jantung (Foto: Pexels/Joao Jesus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SERANGAN jantung itu memang mengerikan. Bisa menyerang secara tiba-tiba. Enggak peduli kamu perempuan atau pria. Kamu sama-sama bisa berisiko terkena serangan jantung. Namun, penelitian terbaru mengatakan perempuan muda lebih rentan terkena penyakit jantung.

Mengutip dari Health, hal tersebut dibuktikan melalui jurnal imliah daring bernama Circulation. Disebutkan di jurnal itu perempuan enggak memiliki kemajuan dalam hal menjalani hidup dengan jantung sehat.

1. Kemungkinan besarnya karena obesitas

Obesitas berkaitan dengan hipertensi dan diabetes (foto: Pexels/Pixabay)

Sejak tahun 1995 pasien penyakit serangan jantung meningkat. Menariknya di saat bersamaan pasien diabetes dan hipertensi ikut meningkat. Di Amerika sendiri perempuan muda yang rentan terkena serangan jantung ialah yang berkulit hitam.

Menurut Melissa Caughey, PhD, seorang instruktur penelitian di UNC School of Medicine, penyebab hipertensi dan diabetes itu berkaitan dengan obesitas. "Terutama perempuan kulit hitam cenderung memiliki tingkat obesitas lebih tinggi daripada laki-laki," katanya.

2. Risiko serangan jantung meningkat setelah menopause

Risiko serangan jantung meningkat setelah perempuan mengalami masa menopause (Foto: Pexels/PETRA BAUMAN)

Sebenarnya tingkat kemungkinan perempuan muda terkena serangan jantung rendah.Tapi yang pasti. Perempuan akan rentan terkena serangan jantung setelah masa menopause. Perempuan yang depresi atau mengalami pasca trauma juga berisiko terkena serangan jantung.

Jika memang perempuan muda rentan terkena serangan jantung. Kemungkinan besarnya ialah dikarenakan obesitas. Jadi semua kembali lagi ke pola makan sehat yang enggak dilakukan perempuan masa kini. "Ini adalah tanda peringatan bahwa mungkin perempuan dari generasi ini tidak sesehat generasi sebelumnya," ujar David Goff, MD, direktur Ilmu Kardiovaskular di the National Heart, Lung, and Blood Institute.

3. Jalani pola hidup sehat sejak dini

Mulailah banyak melakukan aktivitas fisik (Foto: Pexels/Luis Quintero)

Enggak ada salahnya menjalani pola hidup sehat sejak dini. Ini satu-satunya cara agar bisa mengurangi risiko terkena serangan jantung. Mulailah lakukan banyak aktivitas fisik. Kemudian seimbangkan dengan mengonsumsi makanan sehat.

Atur juga pola makan kamu. Agar kamu enggak mengalami obesitas ke depannya. "Tidak pernah ada kata terlalu dini untuk fokus pada gaya hidup sehat untuk memiliki jantung yang sehat," tukas Caughey.

Sahabat Merah Putih, intinya mau kamu perempuan atau pria. Kamu tetap memiliki risiko serangan jantung. Yang penting jalanilah gaya hidup yang sehat sejak dini ya. (ikh)

Baca juga: Tanpa Kamu Sadari Tiga Hal Ini Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

#Perempuan #Sakit Jantung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bukan Sosok Baru di Politik, Ini Perjalanan Hana Fadel hingga Terpilih Pimpin IWAPI
Hana Hasanah Fadel Muhammad terpilih sebagai Ketua Umum IWAPI periode 2026–2031. Simak profil, rekam jejak politik, dan kiprahnya dalam pemberdayaan perempuan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Oktober 2026
Bukan Sosok Baru di Politik, Ini Perjalanan Hana Fadel hingga Terpilih Pimpin IWAPI
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Girls Takeover Rayakan Satu Dekade, Ratusan Anak Perempuan Belajar Memimpin
Girls Takeover rayakan satu dekade dengan memberikan kesempatan bagi para perempuan untuk mengambil alih peran pemimpin.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Girls Takeover Rayakan Satu Dekade, Ratusan Anak Perempuan Belajar Memimpin
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Olahraga
Sakit Jantung, Scott McTominay Dipastikan Absen 2 Laga Krusial Napoli Lawan Inter dan Arsenal
Scott McTominay, gelandang andalan Napoli harus menjalani prosedur medis untuk menangani aritmia jantung ringan.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Sakit Jantung, Scott McTominay Dipastikan Absen 2 Laga Krusial Napoli Lawan Inter dan Arsenal
Indonesia
Kesedehanaan Rahmi Hatta yang Penuh Integritas Teladan Perempuan Indonesia
Sejarah Indonesia mencatat banyak perempuan yang memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa, baik melalui peran publik maupun melalui pengabdian di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Kesedehanaan Rahmi Hatta yang Penuh Integritas Teladan Perempuan Indonesia
Indonesia
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Komposisi penduduk laki-laki mencapai 50,47 persen, sementara perempuan sebesar 49,53 persen. Sementara itu, perempuan dewasa berusia 18-59 tahun sekitar 29,57 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Bagikan