Kesehatan

Perempuan Lebih Berisiko Mengalami Masalah Bahu dan Lutut

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 01 Maret 2024
Perempuan Lebih Berisiko Mengalami Masalah Bahu dan Lutut

Ilustrasi maslaah lutut. (Foto: Unsplash/Diana Polekhina)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masalah persendian bahu dan lutut tidak bisa dihindari pria maupun perempuan. Namun, risiko terkena masalah kesehatan tersebut lebih besar dialami oleh perempuan.

Hal tersebut diungkapkan oleh dr. Liauw Roger Leo, Sp.OT, Dokter Spesialis Orthopedi & Traumatologi Klinik Utama DR. Indrajana. Ia mengungkapkan, ada satu faktor yang membuat risiko perempuan mengalami masalah tulang dan persendian menjadi lebih tinggi.

Baca Juga:

Artroskopi, Sembuhkan Masalah Bahu dan Lutut Lebih Cepat

"Perempuan sepanjang hidupnya mengalami menopause," ujar Liauw, saat memperkenalkan metode artroskopi di Klinik Utama DR. Indrajana, Jakarta, Kamis (29/2).

Menurut Liauw, kondisi kesehatan lutut dan perempuan jadi rentan karena berkurangnya hormon estrogen pada tubuh. Perempuan yang kekurangan hormon estrogen akan mengalami sejumlah masalah kesehatan.

"Hormonal estrogen turun secara signifikan, lalu masalah mulai muncul, salah satunya tulang dan sendi," tambahnya.

Baca Juga:

Perempuan dan Laki-Laki Alami Gejala Serangan Jantung Berbeda

Saat menopause, lanjut Liauw, kesehatan tulang perempuan juga mengalami pengeroposan. Kondisi ini dapat mengurangi performa tulang dan bahu.

"Berat badan dan usia juga memengaruhi. Seberapa cepat menopause, kondisinya akan parah," tambah Liauw, mengenai kemungkinan keparahan kondisi bahu dan lutut yang berkaitan dengan menopause dini.

Sementara untuk pria, juga bisa mengalami hal serupa. Kondisi tersebut bernama andropause. Meski begitu, tak selalu pria mengalami risiko terkena masalah bahu dan lutut apabila telah memasuki tahap penuaan tersebut.

"Laki-laki bisa mengalami andropause, testosteronnya mengalami penurunan," tutupnya. (ikh)

Baca Juga:

Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Jantung Katup

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan