Perbaiki Kualitas Tidur untuk Hidup Lebih Sehat

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 20 Oktober 2023
Perbaiki Kualitas Tidur untuk Hidup Lebih Sehat

Kualitas tidur memengaruhi kesehatan. (Unsplash/Zohre Nemati)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDUR bukan hanya sekedar istirahat merebahkan diri di ranjang. Lebih dari itu tidur sangat memengaruhi kesehatan tubuh.

Kualitas tidur yang buruk berarti membuat kesehatan tubuh terganggu. Apalagi gaya hidup masyarakat saat ini cenderung menafikan kualitas tidur. Perhatikan beberapa langkah ini untuk medapatkan kualitas tidur yang baik.

Baca Juga:

Tips Tetap Sehat Ketika Shift Malam

ponsel
Ponsel sangat menarik dan bersifat dopamin. (Unsplash/Sten Ritterfeld)


Ponsel

Walaupun sangat menggoda untuk menonton beberapa konten di TikTok dan membantu membuat mata kamu lebih terasa lelah dan tertidur Sayangnya ini justru dapat menyebabkan kekacauan jadwal tidur.

“Tidak hanya menggulirkan layar sebelum tidur membuat terpapar cahaya biru berlebih. Tapi akan mengaktifkan otak dan memproduksi kortisol yang seharusnya bersantai," kata ahli tidur residen Dan Gartenberg, Ph.D dalam laman Byrdie.

Sifat ponsel yang membuat ketagihan menjadikannya penghalang yang lebih besar terhadap pengaturan waktu tidur dibandingkan TV. Karena ponsel sangat menarik dan bersifat dopamin.


Area istirahat

"Tempat tidur kamu adalah untuk beristirahat. Kamu tidak boleh bekerja, melihat ponsel atau melakukan hal lain di kamar kecuali beristirahat," kata Gartenberg.

Jika kamu tinggal di apartemen studio, para pakar menyarankan untuk membuat kantor terpisah atau ruang kerja khusus. Ini tetap memungkinkan tempat tidur digunakan hanya untuk relaksasi dan istirahat.

“Kamar tidur harus menjadi tempat yang tenang, gelap, sejuk, nyaman, dengan seprai yang memberikan kenyamanan dan sirkulasi udara yang optimal,” kata Gartenberg.

Dia menambahkan bahwa dalam ilmu tidur, itu disebut kontrol stimulus. Manusia adalah mesin yang saling terhubung. Ketika bekerja di kamar tidur, maka ruangan itu berubah menjadi tempat beraktivitas. Padahal seharusnya menjadi tempat yang tenang dan santai.


Konsistensi

Untuk meningkatkan jadwal tidur dan kualitas tidur secara keseluruhan, maka konsistensi menjadi keharusan. Dengan begitu dapat menjadi cara yang berguna guna membuat tubuh dan pikiran tertidur pada waktunya.

“Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari penting untuk menjaga ritme sirkadian dan dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak di malam hari,” kata pakar kesehatan tidur Shelby Harris, PsyD,

Cobalah untuk menjaga waktu tidur dan waktu bangun yang teratur tujuh hari seminggu. Sebaiknay menghindari tidur larut malam yang dapat mempengaruhi aktivitas pada siang hari. Kondisi itu dapat merusak jadwal tidur yang seharusnya, karena bis ajadi kamu akan tidur lebih awal dari jadwal yang baik.

Baca Juga:

Pentingnya Menjaga Kualitas Tidur si Kecil

tidur
Hindari alkohol tiga jam sebelum tidur. (Pixabay/Vinotecarium)

Hindari alkohol

Harris mengatakan bahwa sebaiknya menghindari asupan alkohol tiga jam sebelum tidur. Kemudian batasi kafein delapan jam sebelum tidur.

Zeitgeber

Zeitgeber berasal dari Bahasa Jerman, zeit berarti waktu dan geber adalah adalah pemberi. Menurut Gartenberg, dalam ilmu kesehatan tidur, mengacu pada sinyal eksternal yang dapat memperkuat ritme sirkadian. Dengan kata lain, kamu dapat mengubah atau lebih memperkuat ritme sirkadian jika menyelaraskan isyarat eksternal tertentu dengan tujuan kamu. Sinar matahari adalah pengaruh terbesar pada ritme sirkadian kamu. Ritme sirkadian lainnya mencakup waktu makan, olahraga, bersosialisasi dan bekerja.


Jet lag sosial

Gartenberg menceritakan bahwa penyebab utama tidur tidak teratur adalah keluar rumah di akhir pekan. Dalam ilmu tidur, ini disebut jet lag sosial. Secara umum, ada solusi utama, cobalah untuk tidak keluar terlalu larut di akhir pekan. Jika memang harus begadang lakukan dengan tetap memikirkan kesehatan tubuh. Tak ada salahnya tetap bangun di pagi hari meskipun akhir pekan. (mkn)

Baca Juga:

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Bagikan