Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Peranan Perempuan dalam Perkembangan UMKM di Tanah Air

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 27 Oktober 2023
Peranan Perempuan dalam Perkembangan UMKM di Tanah Air

Jumlah UMKM di Indonesia lebih banyak dikelola oleh perempuan dibandingkan laki-laki. (Foto: Pexels/Ketut Subiyanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI beberapa orang, pembangunan dan pertumbuhan sebuah usaha itu mungkin identik dengan sosok laki-laki. Namun, nyatanya perempuan juga bisa ambil bagian penting, loh. Perempuan juga punya peranannya sendiri dalam perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dilansir oleh Antara, Maret 2023, perempuan mengelola kurang lebih setengah dari 65 juta lebih usaha UMKM di Indonesia. Perempuan mendominasi. Selain itu, menurut data milik Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, UMKM yang dikelola oleh perempuan berhasil menyumbang 61 persen dari total PDB Indonesia, loh.

“UMKM yang dikelola oleh perempuan juga berhasil menyerap 97 persen dari total tenaga kerja dan 60 persen dari total investasi,” jelas Deputi Bidang Kesetaraan Gender Lenny N. Rosalin.

Baca juga:

Pentingnya Mendaftar Merek Dagang untuk UMKM

Mayoritas UMKM yang bertahan selama pandemi adalah milik perempuan. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

Selain itu, menurut data dari The 1st International Conference on Women & Sharia Community Environment, UMKM yang tetap bertahan dan berhasil melewati masa pandemi Covid-19 kebanyakan dikelola oleh perempuan. Oleh sebab itu, pemberdayaan perempuan selaku pemilik dan pelaku UMKM telah mendorong perekonomian di Indonesia untuk lebih maju.

Salah satu alasan mengapa perempuan lebih bisa menjaga stabilitas usahanya adalah karena perempuan dinilai lebih pandai dalam mengatur keuangan. Menurut Vice President Business Development LiMa Group Craft Enthusiast Agni Pratama, lebih dari 60 persen perempuan memang lebih jago mengelola arus pemasukan dan pengeluaran agar tertata, rapi, dan disiplin. Sifat ini juga membuat mereka lebih tekun dalam menjalani pekerjaan sebagai pegiat UMKM.

Baca juga:

Jagad Phoenix Tampil Memukau di Pekan Kebudayaan Nasional 2023

Perempuan dinilai lebih mampu mengelola UMKM kreatif dan bisa melihat peluang. (Foto: Pexels/Amina Filkins)

Dalam sisi pengelolaan UMKM, pemerintah dan berbagai organisasi di Indonesia sering kali merangkul perempuan untuk proses pembinaan. Secara tak langsung, perempuan pun bisa menjadi pembina dan pendamping bagi pegiat UMKM baru dalam berbagai kegiatan. Hal semacam ini bisa mengembangkan perekonomian masyarakat di sekitarnya.

Alasan lainnya perempuan kadang dinilai lebih unggul daripada laki-laki dalam mengelola UMKM adalah karena kreativitasnya. Mengacu dari Pengurus Komite Pemberdayaan Perempuan dan Sumber Daya Keluarga Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Amy Atmanto, perempuan pandai melihat potensi dan bisa melakukan berbagai pekerjaan kreatif guna menambah pemasukan rumah tangga. Misalnya memasang payet, melakukan patchwork, membuat kue, dan membuat tas dari sisa kain. Contoh lainnya adalah sejumlah perempuan menjual masker kain pada masa pandemi. (mcl)

Baca juga:

Jenama Lokal ini Menjawab Kebutuhan Pecinta Aktivitas Luar Ruangan

#UMKM #Oktober Sebangsa Merah Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Marcella

K-Pop enthusiast and books enjoyer.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Selain mengutamakan produk lokal, Permendag Nomor 19 Tahun 2026 juga ditujukan untuk memperkuat perlindungan konsumen dalam perdagangan digital.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Indonesia
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Data Sistem Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SSKI) Bank Indonesia pada 2025, total kredit perbankan mencapai Rp 8.149 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Indonesia
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
PNM memperluas layanan keuangan ke wilayah 3T melalui 516 unit dari total 4.035 jaringan pelayanan. Fokus pada pembiayaan dan pemberdayaan perempuan pengusaha ultra mikro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
Indonesia
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Penyusunan regulasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan secepatnya agar status pelaku usaha bagi pengemudi ojol segera memiliki dasar hukum
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit TikTok Shop usai Dugaan Penahanan Dana UMKM
Komisi VII DPR meminta Kemendag dan Komdigi membentuk tim audit independen untuk mengusut dugaan penahanan dana pelaku UMKM di TikTok Shop.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
DPR Desak Pemerintah Audit TikTok Shop usai Dugaan Penahanan Dana UMKM
Indonesia
SPAI Tolak Pengemudi Ojol Masuk Kategori UMKM, Minta Pemerintah Akui sebagai Pekerja
SPAI menolak pengemudi ojol, taksol, dan kurir kargo dikategorikan sebagai UMKM. Desak pemerintah mengakui mereka sebagai pekerja dan menjamin hak ketenagakerjaan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
SPAI Tolak Pengemudi Ojol Masuk Kategori UMKM, Minta Pemerintah Akui sebagai Pekerja
Indonesia
OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Program PED
OJK mengapresiasi dukungan Bank Jakarta dalam Program Pengembangan Ekonomi Daerah yang memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan inklusi keuangan di DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Program PED
Indonesia
Pajak Pedagang Online Harus Lihat Kondisi Riil
Implementasinya harus dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi riil pelaku UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Pajak Pedagang Online Harus Lihat Kondisi Riil
Bagikan