Peragaan Busana Hari Batik Nasional 1.717 Pelajar di KRL Pecahkan Rekor MURI
Peragaan baju Batik di KRL Solo-Yogyakarta, Kamis (2/10). (Dok.KAI KAI Commuter).
MerahPutih.com - Sebanyak 1.717 siswa-siswi menampilkan peragaan busana batik di KRL Solo-Jogja, dalam memperingati Hari Batik Nasional, Kamis (2/10). Aksi itu memecahkan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Direktur Operasi dan Komersial KAI Commuter, Broer Rizal, mengatakan KAI Commuter meraih penghargaan dari MURI pada kegiatan C-Taditur, yaitu kegiatan Edukasi Perkeretaapian di Commuter Line secara serentak kepada pelajar terbanyak.
Kegiatan C-Taditur ini sendiri mengusung tema “Smart Mobility, Sustainable Future”, dan dilakukan secara serentak di seluruh wilayah operasional KAI Commuter.
Baca juga:
“Kegiatan C-Taditur ini merupakan bentuk dukungan nyata dari KAI Commuter terhadap pendidikan dan kampanye penggunaan transportasi publik sejak usia dini. Dan Hari Batik Nasional,” kata Rizal, Kamis (2/10).
Menurut dia, sebanyak 1.717 siswa-siswi Sekolah Dasar dari wilayah Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya secara serentak mengikuti kegiatan C-Taditur yang diselenggarakan KAI Commuter.
“Program C-Taditur ini secara rutin dilakukan tiap bulan dan ditujukan bagi anak-anak sekolah mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak hingga SMA, yang bertujuan untuk mengenalkan dan mengedukasi mereka tentang pentingnya transportasi publik bagi masyarakat,” ungkap Rizal.
Baca juga:
15 Tahun Batik Wistara Konsisten Berdayakan Disabilitas Lewat Batik Khas Surabaya
Sepanjang tahun 2024 lalu, kata dia, KAI Commuter telah mengajak sebanyak 154.001 pelajar untuk mengikuti kegiatan C-Taditur, dari total 1.243 kegiatan. Sedangkan pada tahun 2025 ini (sampai bulan Agustus), C-Taditur sudah diikuti oleh 111.651 pelajar dari 956 kegiatan. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
15 Juta Lebih Orang Naik KRL Selama Nataru 2026, Stasiun Bogor dan Jakarta Kota Jadi Paling Padat
Catat Jadwalnya! KRL, MRT, dan LRT Perpanjang Jam Operasional saat Malam Tahun Baru 2026
Viral Isu Pegawai KRL Dipecat setelah Tumbler Penumpang Hilang, KAI Commuter Berikan Penjelasan Resmi
KRL belum Beroperasi 24 Jam, Bos KAI: Kapan Periksa Kabelnya?
Wacana Menhub soal Pengoperasian KRL 24 Jam, Komisi V DPR: Perlu Kajian Matang dan Koordinasi dengan KAI
Mengunjungi Mini Museum JALITA KRL Seri 8500 di Stasiun Jakarta Kota
Prabowo Mau Borong 30 Rangkaian KRL, Jumlah Penumpang Diprediksi Tembus 400 Juta Orang
Prabowo Tambah 30 Rangkaian KRL Baru, Momentum Penting KAI Tingkatkan Layanan
DPR Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Perkuat Layanan Commuter Line Jabodetabek
Prabowo Mau Tambah Rangkaian KRL, Waktu Tunggu Jadi Lebih Pendek di Jam Krusial