KRL belum Beroperasi 24 Jam, Bos KAI: Kapan Periksa Kabelnya?

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 26 November 2025
KRL belum Beroperasi 24 Jam, Bos KAI: Kapan Periksa Kabelnya?

KRL Jabodetabek melintas.(foto: Merahputih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI belum berani mengoperasikan KRL Jabodetabek selama 24 jam. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan, perpanjangan jam operasional KRL bukan hanya soal memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, melainkan juga terkait waktu untuk melakukan perawatan rutin.

“Kalau aliran listriknya 24 jam, kapan ngecek kabelnya?," ujar Bobby dalam keteranganya di Jakarta dikutip Rabu (26/11).

Bobby menekankan aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Ia mencontohkan insiden layangan yang menyangkut di jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh sehingga membuat perjalanan kereta berhenti. Hal seperti itu, menurutnya, bisa jadi contoh risiko yang mungkin muncul pada jaringan KRL yang jauh lebih luas. Tantangan teknis, seperti perawatan rutin dan pemeriksaan kabel, tetap menjadi kendala utama yang harus diatasi.

Pengoperasian KRL memikirkan kondisi prasarana seperti listrik aliran atas (LAA), rel, dan persinyalan. Prasarana ini juga harus memiliki window time untuk melakukan perawatan. Saat ini, window time perawatan sarana dan prasarana KRL Jabodetabek hanya sekitar 2 jam. Saat kereta terakhir tiba di stasiun akhir mayoritas sudah pukul 01.00, sedangkan pada pukul 03.00, kereta harus sudah persiapan kembali untuk beroperasi.

Baca juga:

Wacana Menhub soal Pengoperasian KRL 24 Jam, Komisi V DPR: Perlu Kajian Matang dan Koordinasi dengan KAI



"Kami harus hitung berapa lama window time buat perawatannya. Enggak cuma KRL-nya, perawatan juga dilakukan di elektrifikasi, rel, dan persinyalan," lanjutnya.

Jika layanan berlangsung 24 jam, jadwal perawatan harus diubah total. Bobby menyampaikan kajian tidak hanya dilakukan secara internal, tetapi juga dikonsultasikan dengan regulator.

"Tentunya kami kaji. Kami sudah berkoordinasi juga dengan Kementerian Perhubungan," tegasnya.(knu)

Baca juga:

Prabowo Mau Borong 30 Rangkaian KRL, Jumlah Penumpang Diprediksi Tembus 400 Juta Orang

#Kereta Rel Listrik (KRL) #Kereta Api #PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Peristiwa itu terjadi pada Minggu siang di perlintasan sebidang liar KM 67+400–500, antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Sebanyak tujuh trainset KRL kembali beroperasi di Bogor. Kini, kapasitas layanannya sudah bertambah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Indonesia
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Terkait kebutuhan pendanaan rencana impor KRL bekas dari Jepang tersebut, Dony belum dapat memastikan terkait keterlibatan Danantara,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Indonesia
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Perusahaan kini memusatkan perhatian pada 190 titik lainnya yang dinilai membutuhkan peningkatan fasilitas keselamatan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Indonesia
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
KAI menerbitkan instruksi penutupan 172 titik perlintasan sebidang dan per 23 Juli 2026 seluruh target tersebut telah terealisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
Indonesia
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu Dilebur Jadi KA Muria
Perubahan tersebut merupakan penyederhanaan identitas layanan untuk menghadirkan nama yang lebih ringkas, konsisten, dan mudah dikenali pelanggan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu  Dilebur Jadi KA Muria
Indonesia
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Tiket dengan tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lain, tetapi tetap bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai ketentuan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Indonesia
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Rata-rata pengguna KRL Jabodetabek saat ini mencapai 1,1 juta penumpang per hari, bahkan dapat mencapai 1,3 juta penumpang pada kondisi tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Indonesia
Viral Ibu Melahirkan di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang, Kereta Sampai Berhenti Darurat di Stasiun Rawabuntu
Heboh seorang penumpang KRL melahirkan di dalam kereta rute Rangkasbitung-Tanah Abang. Berkat kesigapan petugas Stasiun Rawabuntu, ibu dan bayi selamat. Baca kisah dramatisnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Viral Ibu Melahirkan di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang, Kereta Sampai Berhenti Darurat di Stasiun Rawabuntu
Bagikan