KAI Hemat Duit Puluhan Juta saat Angkutan Nataru 2026, Terapkan Teknologi Face Recognition yang Juga Ramah Lingkungan

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
KAI Hemat Duit Puluhan Juta saat Angkutan Nataru 2026, Terapkan Teknologi Face Recognition yang Juga Ramah Lingkungan

Penumpang Kereta Api.(foto: Merahputih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 748.855 pelanggan memanfaatkan fasilitas face recognition selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Pemanfaatan teknologi ini menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan layanan maksimal di tengah peningkatan mobilitas masyarakat.

Vice President of Corporate Communication of KAI Anne Purba menyebut face recognition memungkinkan pelanggan melakukan boarding tanpa tiket fisik dan tidak perlu report menunjukkan identitas.

“Selain meningkatkan kenyamanan dan kelancaran perjalanan, inovasi ini juga mendukung komitmen KAI terhadap keberlanjutan karena mengurangi penggunaan kertas yang bahan bakunya berasal dari pohon,” ujar Anne di Jakarta, Selasa (6/1).

Selama periode Nataru 2025/2026, penggunaan face recognition oleh 748.855 pelanggan setara dengan penghematan sekitar 1.872 roll kertas tiket dengan efisiensi biaya pembelian kertas sekitar Rp 27,6 juta selama periode tersebut.

Baca juga:

Begini Cara KAI Percepat Boarding dengan Face Recognition, Bye-Bye Antrean


Penghematan ini sekaligus berkontribusi pada pengurangan konsumsi sumber daya alam dan limbah kertas, sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang terus diperkuat KAI.

Lima stasiun dengan jumlah pengguna face recognition tertinggi selama Nataru 2025/2026, yakni:

1. Gambir: 145.025 pelanggan
2. Yogyakarta: 91.064 pelanggan
3. Pasar Senen: 68.303 pelanggan
4. Semarang Tawang: 51.805 pelanggan
5. Purwokerto: 43.485 pelanggan

Saat ini, fasilitas face recognition telah tersedia di 22 stasiun, yakni Bandung, Bekasi, Cirebon, Cirebon Prujakan, Gambir, Jember, Kiaracondong, Kutoarjo, Lempuyangan, Medan, Malang, Madiun, Pekalongan, Pasarsenen, Purwokerto, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Solo Balapan, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, dan Yogyakarta.

Sepanjang masa angkutan Nataru 2025/2026, KAI melayani 4.179.095 pelanggan, tumbuh 12,02 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja operasional tetap terjaga dengan on time performance keberangkatan mencapai 99,68 persen dan ketepatan waktu kedatangan 96,13 persen.(knu)

Baca juga:

Penjualan Tiket KAI saat Nataru 2025/2026 Tembus 4,17 Juta, ini 10 Stasiun Kereta Paling Favorit



#PT KAI #Kereta Api #Face Recognition
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Tiket dengan tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lain, tetapi tetap bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai ketentuan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Indonesia
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Rata-rata pengguna KRL Jabodetabek saat ini mencapai 1,1 juta penumpang per hari, bahkan dapat mencapai 1,3 juta penumpang pada kondisi tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Indonesia
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
KRL Rangkasbitung bakal berhenti tiap empat hingga lima menit sekali. Hal itu bakal diterapkan mulai 2027.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
Indonesia
KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, Ditargetkan Rampung 2028
KRL bakal diperpanjang hingga Cikampek dan Lido. Rencana tersebut ditargetkan beroperasi 2028.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, Ditargetkan Rampung 2028
Indonesia
Pencurian Kabel Prasarana KA Ganggu Sistem Keselamatan
Tercatat sedikitnya terjadi 16 kasus perusakan kabel yang berpotensi mengganggu sistem pendukung keselamatan perjalanan kereta api.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Pencurian Kabel Prasarana KA Ganggu Sistem Keselamatan
Indonesia
KAI Commuter Tambah 4 Perjalanan KRL Bogor, ini Jadwal dan Alasannya
KAI Commuter menambah perjalanan KRL Bogor. Kini, ada 1.065 perjalanan per harinya dari stasiun tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
KAI Commuter Tambah 4 Perjalanan KRL Bogor, ini Jadwal dan Alasannya
Indonesia
KAI Tangkap Pencuri Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan
Petugas segera menangkap terduga pelaku dan membawanya ke Pos Pengamanan Stasiun Kampung Bandan untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan awal.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KAI Tangkap Pencuri Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan
Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Minim Peminat, Baru 308 Orang yang Naik
Jumlah pengguna Kereta Petani dan Pedagang hanya sebagian kecil ketimbang pelanggan K3 Kerakyatan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kereta Petani dan Pedagang Minim Peminat, Baru 308 Orang yang Naik
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
43.780 Pelanggan Manfaatkan Kereta Pedagang dan Petani Merak-Rangkasbitung
Sebagai salah satu kawasan dengan aktivitas masyarakat yang dinamis di Kabupaten Lebak, Rangkasbitung memiliki pergerakan perjalanan yang tinggi dalam operasional Kereta Petani dan Pedagang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
43.780 Pelanggan Manfaatkan Kereta Pedagang dan Petani Merak-Rangkasbitung
Bagikan