15 Juta Lebih Orang Naik KRL Selama Nataru 2026, Stasiun Bogor dan Jakarta Kota Jadi Paling Padat
KRL Jabodetabek.(foto: Dok PT KCI)
MERAHPUTIH.COM - MOMENTUM Natal dan Tahun Baru 2026 banyak dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan angkutan umum. Salah satunya yakni kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek. KRL Commuter Line menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat saat libur Natal dan Tahun Baru, baik layanan untuk KRL Jabodetabek, KRL Merak, maupun kereta bandara. Secara total, ada 15 ribu lebih orang yang menggunakan KRL Commuter Line.
KAI Commuter mencatat data penumpang tersebut merupakan total pengguna KRL mulai sejak 18 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Sebanyak 15.025.081 orang yang naik KRL selama periode Nataru 2026. Angka itu naik jika dibandingkan dengan periode tahun lalu, yaitu sebanyak 14.128.440 orang.
Penumpang terbanyak terdapat pada layanan Commuter Line Jabodetabek yaitu 14.691.705 pengguna. Ada juga 107.825 pengguna Commuter Line Bandara Soetta (Basoetta) dan sebanyak 225.551 pengguna Commuter Line Merak.
Sementara itu pada Sabtu (3/1) hingga pukul 14.00 WIB, tercatat volume pengguna sebanyak 447.790 orang untuk Commuter Line Jabodetabek, 2.814 pengguna Commuter Line Basoetta dan 15.133 pengguna Commuter Line Merak.
Baca juga:
Catat Jadwalnya! KRL, MRT, dan LRT Perpanjang Jam Operasional saat Malam Tahun Baru 2026
VP of Corporate Secretary of KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan khusus di libur Tahun Baru, pengguna Commuter Line Jabodetabek pada 31 Desember 2025 tercatat telah mencapai 1.133.689 orang dan pada 1 Januari 2026 sebanyak 918.850 orang.
Stasiun Bogor dan Stasiun Jakarta Kota merupakan stasiun tujuan dengan volume tertinggi saat libur Tahun Baru pada 1 Januari. "Tercatat sebanyak 67.607 orang dan sebanyak 59.058 orang yang turun di stasiun tersebut," jelas Karina dalam keterangannya, Jumat (2/1).
Karina menambahkan bahwa volume transit tertinggi pada malam pergantian tahun terjadi di Stasiun Manggarai yakni tercatat sebanyak 209.497 orang. Sementara itu, di Stasiun Tanah Abang jumlah penumpang transit 154.311 orang dan Stasiun Duri sebanyak 90.854 orang.
Selain itu, operasional layanan kereta api lokal/petani pada masa Nataru ini juga mengalami peningkatan. Pada periode 18 Desember-31 Desember 2025, total volume layanan tersebut mencapai 1.940 orang.
"Secara rata-rata, tercatat sebanyak 139 orang per harinya,'' tutup Karina.(knu)
Baca juga:
KRL belum Beroperasi 24 Jam, Bos KAI: Kapan Periksa Kabelnya?
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
15 Juta Lebih Orang Naik KRL Selama Nataru 2026, Stasiun Bogor dan Jakarta Kota Jadi Paling Padat
Penumpang KAI Tembus 3,9 Juta Selama Periode Nataru 2026, KA Joglosemarkerto Relasi Solo-Semarang Jadi Primadona
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Arus Balik 2025/2026 Nataru 2026 Mulai Terlihat, 42.478 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta
22 Ribu Penumpang Turun di Stasiun Ketapang saat Nataru 2026, Wisata Banyuwangi dan Akses Jawa–Bali Jadi Daya Tarik
KAI Catat Lonjakan Penumpang Nataru 2026: Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 112 Persen, Hampir 3,8 Juta Tiket Terjual
Malam Tahun Baru 2026, KAI Ubah Pola Operasi: 26 Kereta Tambah Berhenti di Jatinegara
Malam Pergantian Tahun, Frekuensi Perjalanan Kereta Ditambah Hingga Pukul 03.00, KAI Jamin Operasional tanpa Gangguan
Catat Jadwalnya! KRL, MRT, dan LRT Perpanjang Jam Operasional saat Malam Tahun Baru 2026
Padat Penumpang Jelang Tahun Baru, KAI Daop 1 Dorong Perjalanan Ramah Lingkungan