Penyebab Satu Kampung di Lereng Cigintung Purwakarta Harus Dievakuasi Semua

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 21 Juni 2025
Penyebab Satu Kampung di Lereng Cigintung Purwakarta Harus Dievakuasi Semua

Peta situasi bencana pergerakan tanah Kampung Cigintung, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat yang disusun tim Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diterima di Jakarta, Jumat (20/6/2025). ANTARA/HO-Badan Geologi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Data BPBD Kabupaten Purwakarta mencatat dampak bencana berupa 69 rumah rusak, satu rumah ibadah terdampak, dan 256 jiwa mengungsi. Satu ruas jalan antar desa juga terputus akibat pergerakan tanah di Kampung Cigintung, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Bencana itu, membuat seluruh warganya dievakuasi dipicu oleh akumulasi air tanah yang memicu pelunakan struktur tanah di bawah permukaan.

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid menjelaskan, gerakan tanah di wilayah itu diawali dari interaksi antara air tanah dan bidang kontak geologi antara lapisan endapan vulkanik tua dan batuan serpih yang berada di bawahnya.

"Air tanah yang terakumulasi di bidang kontak itu meningkatkan tekanan pori dan menyebabkan daya ikat tanah menurun. Serpih yang berinteraksi dengan air menjadi plastis dan melunak, sehingga kestabilan lereng di atasnya terganggu," ujarnya.

Baca juga:

DKI Jakarta Siapkan Jurus Pamungkas untuk Selamatkan IKN dari Bencana Lingkungan

Badan Geologi menilai kondisi itu makin berisiko ketika terjadi hujan terus-menerus, karena air yang merembes ke dalam tanah membuat bidang gelincir menjadi lebih licin dan rentan bergerak. Akibatnya, lapisan tanah di atasnya mengalami pergeseran yang disebut gerakan nendatan.

Gerakan tanah ini ditandai dengan munculnya retakan, amblesan, dan lendutan di kaki lereng akibat tekanan dari material di atasnya.

"Gerakan ini bisa terus berulang jika tingkat kejenuhan air tanah tidak segera menurun atau ditangani secara struktural," kata dia.

Berdasarkan pemeriksaan lapangan, gerakan tanah yang terjadi di Cigintung bersifat melengkung atau rotational dan terus berkembang, dengan arah pergeseran ke barat daya di bagian mahkota dan ke timur laut di bagian kaki lereng.

Merujuk catatan tim Badan Geologi didapati lokasi longsor berada dalam zona kerentanan gerakan tanah menengah hingga tinggi, dan berdasarkan informasi dari warga, kejadian serupa pernah terjadi pada tahun 2007, lalu kembali aktif sejak 20 April 2025.

Tim Geologi menemukan pergerakan tanah semakin intensif pada Mei dan Juni 2025, menyebabkan seluruh warga Kampung Cigintung, Purwakarta dievakuasi sementara.

"Pergerakan masih terus berkembang sehingga seluruh warga Kampung Cigintung diungsikan sementara," katanya.

#Bencana Alam #Longsor #Badan Geologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Badan Geologi mengonfirmasi tingkat aktivitas Gunung Papandayan saat ini masih dipertahankan pada Level I (Normal).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Indonesia
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Penasaran dengan fenomena munculnya dua pulau baru Anak Krakatau di Selat Sunda pasca erupsi beruntun? Cek fakta dan penjelasan resmi dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Bagikan