Penyebab Meroketnya COVID-19 di Perkantoran Versi PSI DKI

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 26 April 2021
Penyebab Meroketnya COVID-19 di Perkantoran Versi PSI DKI

Ilustrasi: Petugas Satpol PP menyegel salah satu tempat usaha di Kelurahan Cipete Utara, Jaksel, karena melanggar protokol kesehatan, Jumat (11/12). ANTARA/HO-Kominfotik Jaksel/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mendapat kritikan tajam dari DPRD perihal melonjaknya kasus COVID-19 di perkantoran. Pengawasan terhadap protokol kesehatan di area perkantoran dinilai terus melemah.

"Kantor kemungkinan sudah mulai tidak memberlakukan sistem kerja 50 persen kerja di kantor dan kerja di rumah," ujar anggota PSI DPRD DKI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo di Jakarta, Senin (25/4).

Baca Juga:

Satpol PP Kumpulkan Uang Rp5,7 Miliar dari Pelanggar PSBB Transisi

Hal ini terlihat dari semakin padatnya jumlah kendaraan yang melintasi jalan raya ibu kota dan semakin padatnya aktivitas di angkutan umum.

"Dinas Perhubungan sendiri mengatakan, bahwa angka kemacetan Jakarta saat ini sudah hampir sama seperti sebelum PSBB dahulu," urainya.

Tingginnya kasus COVID-19 di perkantoran disinyalir karena pegawai yang datang ke kantor tidak secara ketat menerapkan protokol kesehatan ketat. Kelalaian tersebut yang menyebabkan penyebaran virus corona justru semakin cepat.

Ilustrasi: Personel Satpol PP (ANTARA/Livia Kristianti)

Oleh karena itu, Anggara meminta, Satpol PP DKI dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) perlu melakukan sidak (inspeksi mendadak). Tidak hanya dengan melakukan sidak lapangan, tapi juga melakukan pengecekkan sistem kerja di perkantoran.

Selain itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) perlu melakukan sosialisasi dan penekanan lebih lanjut agar masyarakat tidak lengah, di tengah pandemi COVID-19 saat ini.

Baca Juga:

Giat Operasi Tertib Masker, Satpol PP DKI Tindak 52 Pelanggar di Pasar Senen

Wakil Ketua Komisi E ini menegaskan, mengentaskan kasus COVID-19 harus dibangun berdasarkan kesadaran kolektif dari seluruh entitas masyarakat.

"Diperlukan komitmen bersama untuk selalu menerapkan aturan dan protokol terkait kesehatan di segala aspek kehidupan kita," tutupnya. (Asp)

#Satpol PP #Pekerja Kantoran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Kemnaker Kaji Opsi WFH bagi Pekerja Swasta Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
Sejumlah pekerja swasta mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Kemnaker Kaji Opsi WFH bagi Pekerja Swasta Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
Indonesia
Pramono bakal Tindak Tegas Oknum Satpol PP DKI yang Pungli
Aksi tersebut sungguh merusak institusi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Pramono bakal Tindak Tegas Oknum Satpol PP DKI yang Pungli
Berita Foto
Program Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli 2026, Targetkan 150 Ribu Peserta
Aktivitas sejumlah pekerja kantoran saat berjalan di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Pancoran, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 06 Juli 2026
Program Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli 2026, Targetkan 150 Ribu Peserta
Indonesia
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 83 persen pekerja berhasil mendapat kenaikan gaji setelah negosiasi. Simak empat tips mengajukan kenaikan gaji ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Indonesia
Tak Semua Pekerja Dapat Kenaikan Gaji Tinggi, Ini Temuan Salary Pulse Indonesia 2026
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 62 persen pekerja mendapat kenaikan gaji. Mayoritas naik 5 persen, sementara sektor teknologi menjadi yang tertinggi dengan 61 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
Tak Semua Pekerja Dapat Kenaikan Gaji Tinggi, Ini Temuan Salary Pulse Indonesia 2026
Indonesia
500 Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Demo BEM UI di Jakarta
Satpol PP DKI juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan Dishub DKI dalam melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan di lapangan.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
500 Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Demo BEM UI di Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi gabungan penertiban parkir liar dan jukir liar. Operasi menyasar 15 titik prioritas di lima wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Indonesia
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Satpol PP DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Indonesia
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Satpol PP DKI meminta maaf atas viralnya video penertiban pedagang es krim di CFD Bundaran HI.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Indonesia
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Satpol PP DKI mengakui luasnya wilayah Jakarta dan minimnya personel membuat aksi penjambretan sulit dicegah secara maksimal.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Bagikan