Penyaluran BST di DKI Jakarta Berjalan Lancar
Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto (kiri) saat berdialog dengan penerima manfaat BST di SDN Jembatan Besi 01 Pagi, Tambora, Jumat (5/2/2021). Foto: Bank DKI
MerahPutih.com - Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto memantau langsung proses penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di SDN Jembatan Besi 01 Pagi. Uus memastikan dalam kegiatan itu warga tertib dan patuhi protokol kesehatan.
Uus mengungkapkan, proses penyaluran BST berjalan dengan lancar dan telah mematuhi protokol kesehatan. Di antaranya wajib menggunakan masker, menjaga jarak selama menunggu antrean.
Baca Juga
Hindari Kerumunan, Penerima BST Diminta Datang Sesuai Jadwal
“Hari ini, sebanyak 500 penerima manfaat di Kecamatan Tambora menerima BST masing-masing sebesar Rp300 ribu,” ujar Uus di lokasi.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini mengapresiasi kepada penerima BST yang telah mematuhi protokol Kesehatan di lokasi penyaluran distribusi BST. Penerima BST juga kooperatif dalam mengikuti jadwal yang telah disampaikan untuk menghindari kerumunan.
Distribusi BST yang dilakukan Bank DKI bersama Dinas Sosial (Dinsos) DKI per titik lokasinya maksimal hanya melayani maksimal 500 orang penerima BST per hari.
Setiap penerima akan mendapatkan undangan paling lambat H-1 sebelum pelaksanaan distribusi dan undangan disampaikan oleh kasatpel sosial hingga RT/RW untuk selanjutnya diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Setelah sampai di lokasi distribusi BST, penerima manfaat diwajibkan untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan serta mengecek suhu tubuh dan menjaga jarak di dalam maupun di luar ruangan distribusi BST.
Herry menyampaikan, sampai dengan 30 Januari 2021, setidaknya Pemprov DKI telah menyalurkan 756 ribu BST kepada penerima manfaat dengan persentase penyaluran sebesar 86 persen.
"Pelaksanaan penyaluran BST kepada 1.055.216 penerima manfaat dilakukan mulai Januari tahun 2021 secara bertahap dan bergiliran dari satu wilayah administrasi DKI ke wilayah administrasi lainnya," terang dia.
Lokasi penyaluran terdapat di 160 titik lokasi dari masing-masing wilayah kota administrasi DKI Jakarta.
Herry menambahkan, penerima BST wajib membawa Undangan, KTP dan Kartu Keluarga (KK) asli dan fotocopy.
"Jika Penerima BST berhalangan hadir sesuai dengan jadwal pendistribusian, maka Penerima akan diundang kembali pada undangan kedua hingga undangan ketiga yang dilakukan setelah distribusi pertama selesai pada 5 wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu," tutupnya. (Asp)
Baca Juga
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Eks Dirut Keuangan Bank DKI Ajukan Eksepsi di Kasus Kredit Sritex, Sebut Cuma Bantu Negara saat Pandemi
Kolaborasi Bank Jakarta–Visa, Pramono Anung: Siap Dipakai di Seluruh Dunia
Kabar Gembira! Dana Tunggu Korban Banjir Sumatera Rp 600 Ribu Per Bulan Segera Cair
Mendagri Tito Ungkap Bantuan 30 Ton di Medan Ternyata Bukan dari Pemerintah UEA
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bagikan Bansos Rp 50 Juta Akhir Tahun ini untuk Biaya Sekolah dan Bayar Utang
Posyandu Bakal Jadi Tempat Aduan Bantuan Sosial
Bermain Judol, Ribuan Penerima Bantuan di Yogyakarta Dihentikan
Program Bantuan Pangan Dihentikan, Setengah dari Negara Bagian AS Gugat Pemerintahan Donald Trump
Penyaluran Bantuan Rp 900 Ribu Melalui PT Pos Masih Terkendala, Kemensos Janji Percepat Validasi
Kemensos Klaim 1 Tahun Prabowo, 77 Ribu Keluarga Tidak Lagi Dapat Bantuan PKH, Target 300 Ribu di 2026