Pentingnya Vaksin Influenza untuk Pasien Diabetes
Pasien diabetes harus menerima vaksin influenza. (Foto: Unsplash/Diabetesmagazijn.nl)
INFLUENZA bukan sekadar penyakit batuk dan pilek pada umumnya. Gejala influenza lebih berat, yakni seperti demam mendadak, batuk (biasanya kering), pusing, nyeri otot dan sendi, lelah berat, nyeri tenggorokan, dan pilek.
Vaksin dapat mencegah influenza lebih optimal. Terlebih bagi pasien diabetes, mereka harus menerima vaksin agar tidak terkena komplikasi penyakit lainnya seperti kardiovaskular.
Baca Juga:
"Orang dengan diabetes mengalami gangguan sistem imun. Jadi orang yang terganggu sistem imunnya secara kronik, akan terkena diabetes. Kebalikannya orang yang diabetes juga mudah terkena penyakit," ujar Dr. dr. Wismandari Wisnu, Sp.PD-KEMD, FINASIM saat media briefing di kawasan Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Wismandari yang menjabat sebagai Sekretaris Umum PP PERKENI itu juga mengatakan orang influenza dengan diabetes harus menempuh pengobatan berbeda dengan pasien biasa. Mereka berisiko dirawat di rumah sakit tiga sampai enam hari untuk pulih.
Selain penderita diabetes, influenza juga dapat menyebabkan komplikasi serius pada kelompok berisiko tinggi seperti perempuan hamil, anak di bawah 59 bulan, hingga lansia. Selain memperburuk kondisi komorbid atau penyakit yang dialami, influenza pada kelompok berisiko tinggi dapat menyebabkan komplikasi hingga kematian.
Baca Juga:
Vaksin influenza memberikan efek kepada penerimanya, seperti mengalami demam dan bengkak pada area kulit bekas divaksin. Meski begitu, Wismandari mengklaim efek vaksin influenza kepada pasien diabetes sama seperti orang dengan kondisi tubuh sehat.
"Imunogenisitas dari vaksinasi influenza musiman di pasien diabetes sebanding dengan dewasa," kata Wismandari.
Hadir di kesempatan sama, Dr. dr. Sukamto Koesnoe, SpPD, K-AI, FINASIM, Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PB PAPDI, menyatakan angka komplikasi diabetes pada penyandang diabetes meningkat setelah paparan virus influenza, demikian juga dengan beban biayanya.
"Oleh karena itu, vaksinasi influenza merupakan upaya pencegahan yang direkomendasikan,
temasuk bagi penderita penyakit kronik seperti diabetes,” kata Sukamto.
Selain itu, Sukamto menambahkan bahwa saat ini vaksinasi influenza pada pasien diebetes sudah direkomendasikan dalam Jadwal Imunisasi Dewasa Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI 2023 dan Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia tahun 2021 dari PERKENI. Hal ini bertujuan untuk menurunkan kejadian influenza dan perawatan di rumah sakit akibat infeksi influenza serta komplikasinya. (ikh)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya